
Ketiga nya saling pandang tak mungkin mereka bisa membawa pasien yang terkena covid Pastinya mereka akan kena surat peringatan Bila sembarangan membawa nya keluar .Dan mereka harus punya alasan jelas Bila ingin membawanya pulang kerumah
" Dokter kami akan merawat mu , Tapi beri kami petunjuk " Kata Bee
" Bungkus aku seperti orang mati " kata dokter Luis pelan
" Ok biar aku yang lakukan , dokter akan saya totok dan akan seperti orang meninggal Beri kami alamat rumah dokter " Kata Al menatap dokter Luis
Dokter Luis lalu berbisik pelan Dan setelah mereka berempat sepakat Mereka bersiap Dan Al menotok aliran darah dokter Luis Yang membuat nya seperti mati sungguhan Dan mereka langsung keluar membawa dokter Luis Dengan mengatakan akan menguburkan mayat dokter Luis
" Will bawa mobil dokter Luis Biar kami pakai punya Bee " Kata Ana
" Ok kalian harus hati hati " Kata Willy
" Ya kami siap bro " Kata Al Yang bergegas mendorong brankar Dan mengendong tubuh dokter Luis ke dalam mobil Bee Dan setelah semua aman Al cepat cepat mengembalikan brankar kedalam gudang
Ana dan Bee menunggu Al gelisah di dalam mobil Setelah melihat Al kembali mereka bertiga pun langsung tancap gas Sedangkan Willy yang sudah sedari tadi menunggu di persimpangan jalan Langsung mengikuti mobil Bee dari belakang
Mobil melaju bersama mobil lain Yang membuat Ana dan Bee di depan memakai masker Karna untuk protokol kesehatan Hampir satu jam berkendara mereka sampai di rumah dokter Luis di sebuah komplek perumahan mewah
" Tin ....."
" Ayo kita turun , lihat rumahnya sangat sepi " kata Bee
" Iya ayo " kata Ana
" Al cepat kita bawa masuk " Teriak Willy dari halaman rumah dokter Luis bersama seorang pria
" Dia siapa ?" kata Ana
" Adik dokter Luis ayo " Kata Willy
" Ya " kata Al menyetir mobil Bee untuk masuk ke halaman teras rumah dokter Luis Lalu para pria mengangkat tubuh dokter Luis ke dalam rumahnya Dan Al langsung membuka totok tubuh dokter Luis ketika sudah di baringkan Hingga dokter Luis kembali bernafas lagi .
" Huh..... syukur lah " kata Willy
__ADS_1
" Apa dia sakit parah " Kata adik dokter Luis membuka sedikit pakaian dokter Luis di bagian dada
" Tidak tuan, hanya pernapasannya kurang bersih " Kata Al yang tak ingin membuat pria itu khawatir Lalu menyuruh Bee mengambil herbal lagi Untuk di minum dokter Luis
Tak lama seorang wanita datang Yang langsung memeluk dokter Luis Dan menangis Karna sempat khawatir Suaminya tak bisa keluar dari rumah sakit Karna sudah di nyatakan terjangkit virus covid Yang membuat dokter Luis di beri vaksin hingga semakin parah .
" Dokter Luis baik baik saja nyonya , Teman kami sudah menganalisa nya Dia bisa bertahan hidup " kata Bee
" Trimakasih apa kalian mahasiswanya " kata sang istri
" Ya nyonya " kata Bee
" Kalian keluar lah Biar aku terapi sebentar, oh ya nyonya bisakah saya minta air hangat Yang di taruh di botol " Kata Al
" Ya nak, biar saya suruh pelayan menyiapkan " Kata wanita paruh baya itu Yang tak lain nyonya Jenny istri dokter Luis Yang bergegas ke dapur untuk memberi tahu pelayan nya
"' Apa dia bisa sembuh " Kata adik dokter Luis menatap Al
" Bisa tuan " Jawab Al memijat beberapa titik paru paru dokter Luis
" Kau yakin , teman ku meninggal sore kemaren Mereka sudah menyuntiknya dengan vaksin Ketika dia terpapar Dan setelah 2 jam menunggu dia tak bernyawa. lagi " kata adik dokter Luis bercerita
Dan tak lama seorang pelayan datang membawa air hangat di botol Dan memberikan nya pada Al Dan Al langung menaruhnya di punggung leher dokter Luis Cukup lama botol itu di letakan di sana Sampai dokter Luis terbangun dan melihat sekeliling nya
" Apa aku sudah mati ?" kata dokter Luis menatap Al dan adiknya
" Tidak kak, anak didik mu sedang mengobati mu " Kata adik dokter Luis Yang membuat dokter Luis menatap Al Lalu bernafas lega Karna merasakan dirinya sedikit lebih baik.
" Trimakasih Al aku berhutang budi pada mu " Kata dokter Luis memegang tangan Karna tak salah ia minta tolong pada kelompok Bee Karna ia tahu Al dokter berbakat Yang menyembunyikan ilmunya dari orang lain
" Dokter tak perlu bertrimakasih itu sudah jadi kewajiban saya " kata Al merendah
" Tapi aku tetap berhutang nyawa pada mu nak Karna ada dokter lain Yang tak selamat . " Kata dokter Luis Mengingat kemaren temannya juga di vaksin langsung meninggal Tanpa ada bantuan di ruang isolasi Membuat dokter Luis takut Itu lah sebabnya ia minta tolong pada Bee
" Sudah Al ayo kita lepas bungkusnya Biar nyonya Jenny menganti pakaiannya " kata Bee Yang masuk kamar setelah melihat dokter Luis sadar .
__ADS_1
" Ya ayo pake air hangat ya nyonya " kata Al
" Ya nak " Kata nyonya Jenny tersenyum senang Karma suaminya sudah sadar Dan terlihat baik baik saja Setelah di terapi Al
" Ayo Al kita duduk di luar Biar para wanita yang mengurus " kata adik dokter Luis
" Ya tuan " kata Al
" Hei jangan panggil aku tuan panggil saja Ris " kata adik dokter Luis yang bekerja di kantor pertanahan itu Yang sudah sebulan ini beraktivitas di rumah saja Karna mereka tak di perbolehkan beraktivitas di kantor .
" Tuan ini minumannya " kata seorang pelayan
" Ya taruh saja Ayo hei anak muda siapa nama mu " kata tuan Ris menyapa Willy yang sedang melihat keluar rumah
" Eh.....Willy tuan gimana , apa dokter Luis sudah sadar ?" kata Willy
" Sudah beliau baik baik saja " kata Al
" Syukur lah , paman lihat tadi di sebelah sana ada yang di jemput Karna terpapar virus "' Kata Willy
" Biarkan saja , kita tak bisa menghentikan virus yang makin berkembang Nanti pasti akan juga akan berhenti dengan sendirinya " kata tuan Ris
" Tuan Ris benar , wabah ini akan terus menyebar Tapi kita bisa selamat Tanpa kotak fisik dengan orang lain Dan tetap menjaga jarak Dan menjaga kondisi tubuh Agar slalu sehat dan kuat untuk bertahan sampai virus selesai " kata Al
" Apa mereka sudah membuat vaksin ?" kata Willy
" Entah lah mungkin mereka baru menelitinya saja dan uji coba Sekarang usaha kita tetap menjaga diri dengan baik " Kata Al Yang lalu duduk di sofa mengikuti tuan Ris yang lebih dulu duduk
"Ya semoga saja cepat berakhir Ayo kita minum " kata tuan Ris mengangkat gelas
" Tuan tuan Ris ...... tuan Ris .... " Teriak seorang sopir berlari dari teras rumah yang baru datang Yang terlihat sangat panik
" Ada apa jo ?" Kata tuan Ris kaget Ketika sopir kakaknya itu terlihat panik berlari kearah ruang tamu
" Tuan besar tuan , mereka sudah mengubur nya Dan tuan tidak selamat Tadi mereka bilang tuan Luis sudah di bawa ke makam " Kata pria itu dengan wajah terlihat pias
__ADS_1
" Hah....di kubur dikubur bagaimana ?" kata seorang pelayan lain datang membawa cemilan
" Tuan ..............." kata pria itu ternganga