
Sopir dokter Luis tak bersuara melihat tuan nya berdiri tegak dan baik baik saja
" Tuan ...... Ya tuhan ini sungguh luar biasa Sebuah keajaiban nyata tuan .Tuan baik baik saja Saya pikir tuan sudah meninggal " Kata sopir itu senang mendekati dokter Luis
" Aku baik baik saja jo , ayo sayang aku ingin ngobrol dengan para siswa ku Dan kau jo kembalilah dan istirahat Jangan pergi kemana pun Di luar lagi genting " kata dokter Luis
" Baik tuan " kata sopir dokter Luis senang Seakan tak percaya tuannya itu sehat dan bisa berdiri lagi Padahal kemaren sudah lemas tak berdaya Dan ketika ia menemui tuan nya itu kondisi sekarat Seperti sedang menunggu ajal
Dokter Luis di gandeng nyonya Jenny dan Bee Mereka duduk di ruang tengah bersama untuk ngobrol dan minum teh Yang di temani tuan Ris
" Trimakasih Al kalian bisa praktek di sini kalo mau masalah mayat aku bisa menghubungi seorang teman ku untuk mengambilnya Karna aku punya ruang bedah sendiri untuk praktek " kata dokter Luis menatap keempat para siswa itu
" Serius dokter itu lebih baik Dari pada di rumah sakit " kata Al senang
" Ayo lakukan besok Agar kalian tidak ketinggalan pelajaran Dan kalian juga bisa membantu para dokter baik dengan herbal Al Bukan begitu Bee " Kata dokter Luis
" Benar dokter kita akan bantu para dokter yang berhati tulus dan baik Karna mereka berkerja untuk menolong orang Masih banyak orang yang punya hati mulya dan pasti tuhan akan menolong kita " Kata Bee
" Ayo kita buat vaksin Al Walau tidak di akui pemerintah Paling tidak untuk menolong tim medis kita Agar ketika mereka terpapar virus Kita bisa menolong dan menyelamatkan mereka Agar mereka tidak di suntik mati oleh para oknum yang tak bertangung jawab " kata Willy
" Ya aku setuju " kata Ana
" Ya kami akan membantu kalian , ayo kita mulai " kata tuan Ris
" Kita akan mulai besok Ris,aku ingin istirahat dulu hari ini Ayo anak anak silahkan di minum dan di cicipi " kata dokter Luis Yang senang bisa selamat
" Ya kalian bersantai lah dulu. Kita akan makan siang bersama di sini " kata nyonya Jenny
" Wah .... Kami merepotkan nyonya " kata Ana
" Tidak sama sekali nak, silahkan nikmati dulu ya Biar saya kedapur untuk melihat para pelayan memasak " Kata nyonya Jenny tersenyum
" Trimakasih nyonya " Kata keempat dokter muda itu. Yang membuat dokter Luis dan tuan Ris tersenyum
***********
Di tempat lain Deni baru saja ingin keluar dari kampus ketika ada teman yang berlari sempoyongan menabraknya .
__ADS_1
" Brak.........
" Lau ....." kata Deni kaget
" Deni bantu aku , mereka ingin menangkap ku .Ayo kita pergi banyak petugas disana .Tadi mereka menangkap ku dan menyuntik ku Aku ngak mau mati bro " Kata Lau meringis
" Astaga " Kata Deni yang lalu memapah Lau ke tempat yang tak terlihat Lalu mendudukkan nya di kursi
" Sudah berapa jam mereka menyuntik mu " Kata Deni
" Satu jam bro " Kata Lau terengah engah
" Belum lama "kata Deni yang membuka tas nya Dan mengambil sisa air herbal yang ia jual .
" Ini cepat minum Agar virusnya tak menyebar "Kata Deni Yang di terima Lau dengan tangan gemetaran .
Tak lama banyak para petugas sedang memeriksa ruangan kelas Yang membuat Deni menarik tubuh Lau kepinggir Agar tak terlihat .
" Ayo sini , jangan bersuara " kata Deni mengambil botol kosong herbal Yang membuat Lau langsung mengeluar kan keringat dingin
Tap ....tap......tap ......
" Dia tidak ada disini Semua mahasiswa sudah bubar semua. Pasti dia sudah sekarat " Kata seorang pria bertubuh kekar .
" Ya paling tidak kita sudah tahu efek vaksin itu " Kata pria lain
" Ya ayo pergi " Kata teman nya
Sedangkan Lau dan Deni yang di bawah meja diam tak bersuara. Dan ketika Lau ingin batuk Deni langsung menutup mulut Lau dengan cepat Agar mereka tidak curiga
" Mpt............. "
" Diam ....!!! " Kita bisa mati Kalo kita ketahuan
" Ya tapi aku tak bisa bernafas " Kata Lau meringis
Yang membuat Deni melepas tangan nya Akhir nya beberapa pria itu pun menjauh Yang membuat Deni lega lalu membuang nafas kasar nya
__ADS_1
" Apa kau baik baik saja " kata Deni
" Tubuh ku lemah Den " kata Lau lirih
" Ayo aku antar ke asrama di sana kau bisa istirahat dulu sebelum pulang " kata Deni memapah Lau ke asrama Karna akan lebih aman bagi teman nya Dari pada pulang sebelum di luar aman .
Sedangkan di lab seorang pria tua duduk menatap seorang teman nya dengan mata tajam
" Kenapa kau lakukan itu " kata si pria tua Bukan kah kita belum selesai membuat vaksinnya " Kata pria itu
" Cina sengaja menyebar virus ini untuk mengurangi populasi manusia Dan kita juga Bukan kah ini sudah lama kita rencana kan Agar bisa mengurang kepadatan penduduk .Orbit bumi sudah berubah Bahkan nanti di tahun 2025 populasi umat manusia akan berkurang di seluruh eropah Bahkan banyak manusia yang ingin di kirim ke planet venus .Lihat permukaan laut akan meningkat Es di kutub akan mencair kemarau panjang akan melanda dunia di belahan negara manapun kemarau panjang membuat panas bumi . Kita hanya mengurangi penduduk yang sudah tak berguna Tak perlu di sesali Karna yang kuat yang akan bertahan " kata pria tua itu .
" Kau gila kita juga akan mati, kita ini bukan manusia abadi " kata sang teman
" Tapi paling tidak kematian mereka bisa mengurang kepadatan dunia " kata pria itu duduk santai
" Astaga !!!" kata sang temannya mengeleng
" Kau tahu asteroid akan menabrak bumi Dan negara kita yang paling dekat dengan kehancurannya " Kata sang teman
" Aku tak percaya ilmuwan kita lebih banyak mereka lebih hebat dari ilmuwan lain " Kata pria tua itu.
"' Tapi kita bukan tuhan, kau menentang hukum alam teman Dan itu akan memancing konflik " Kata teman pria itu
" Kau tak perlu bicara Diam saja dan jangan bicara pada siapa pun Kalo kau ingin selamat begitu juga anak istrimu " Ancam pria itu pada teman nya Yang membuat teman nya terdiam Lalu duduk diam melihat para ilmuwan yang sedang menciptakan vaksin
*************
Di sisi lain Al dan Bee sudah berada di jalan untuk pulang di susul Ana dan Willy Yang memakai mobil biru Dan mereka mengikuti peraturan lalu lintas dengan hati hati . Agar tak ada masalah di jalan .Al yang membawa mobil Bee melihat situasi jalan dengan hati hati . Dan ketika mereka sudah didekat flat mereka Al langsung tancap gas Dan berhenti di depan teras ..
" Ayo cepat " kata Al
" Ya " kata Bee " Yang bergegas turun Begitu juga dengan mobil Willy yang melewati mereka .
Al cepat cepat masuk dan menutup pintu setelah situasi terlihat aman Dan Al tidak lupa mengunci pintu rapat rapat Namun ketika ia hendak melangkah masuk
" Tolong ..........tolong .... tolong ..... tolong " teriak seseorang dari luar .
__ADS_1