Sistem Emak

Sistem Emak
Bab 23 Pertemuan dengan Raja Planet Mustahil


__ADS_3

Emak yang lagi rebahan menerima kabar dari bagian resepsionis melalui telepon antar ruang, jika ada utusan dari Kerajaan Planet Mustahil yang telah menunggu di loby.


"Apa??! utusan kerajaan???


Emak langsung bangun dari rebahan.


"Betul Mak, dia bilang utusan dari Kerajaan Planet Mustahil" Resepsionis mengulang kembali informasi nya.


"Cepat antar ke kantor" ucap emak sambil merapihkan penampilan nya.


"Siap Mak" jawab resepsionis sambil menutup telponnya.


Ketika utusan Kerajaan Planet Mustahil sedang memperhatikan alat yang digunakan resepsionis dari tempat dia duduk.


Salah seorang karyawan D'Group menghampiri dan sedikit membungkukkan badan meminta utusan tersebut mengikutinya.


"Maaf tuan, dengan tidak mengurangi rasa hormat kami terhadap pihak kerajaan, kami meminta tuan mengikuti saya ke tempat yang lebih nyaman"


Utusan tersebut menganggukkan kepalanya kemudian berdiri dan mengikuti karyawan D'Group.


Sang utusan memperhatikan kesibukan yang ada di pertokoan, dari lantai satu tempat nya menunggu dia diajak masuk ke dalam ruangan dimana semua orang sibuk menata barang barang, begitupula dengan kesibukan di lantai dua dan lantai tiga.


Naik ke lantai empat dia melihat ke kiri, beberapa orang antri didepan beberapa ruangan, sepertinya sedang menunggu giliran di panggil masuk kedalam ruangan tersebut.


Sedangkan dirinya diajak ke ruangan yang ada di sebelah kanan, ketika masuk terlihat ruangan tersebut memang sangat nyaman.


Begitu dia masuk disambut oleh dua orang paruh baya dan dua orang muda lain nya.


Ya dia adalah emak, babe, Mita dan asisten nya.


"Selamat datang tuan, silahkan duduk terlebih dahulu, dan buatlah diri anda senyaman mungkin" babe mengajak bersalaman dan mempersilahkan utusan Kerajaan Planet Mustahil untuk duduk di sofa.


Setelah semuanya duduk, utusan kerajaan pun mulai mengutarakan maksud dan tujuan kedatangannya.

__ADS_1


"Begini tuan dan nyonya, pihak kerajaan telah mencermati sedikit banyak perubahan permasalahan orang terbuang ke arah yang lebih baik.


Semua tenaga kerja yang diserap oleh pertokoan ini hampir 100% adalah orang terbuang.


Oleh karena itu, pihak kerajaan sangat berterimakasih kepada tuan dan nyonya yang telah membantu sedikit permasalahan yang ada di kerajaan.


Untuk orang terbuang, kerajaan hanya mensubsidi untuk pendidikan dan kesehatan saja, masalah tempat tinggal hanya diberi lahan untuk bercocok tanam di area yang jauh dari perkotaan.


Jumlah mereka saat ini memang hanya 10% dari total penduduk Planet Mustahil tidak menutup kemungkinan akan bertambah di masa depan" utusan kerajaan menuturkan dengan panjang lebar.


Karena utusan kerajaan berjenis kelamin pria, emak rada sungkan, mangkanya babe yang aktif. Begitu pula sebaliknya, jika rekan bicara mereka wanita, maka emak yang aktif.


Hal tersebut dilakukan untuk menghindari kemungkinan terjadinya kesalahpahaman yang tidak perlu.


Mangkanya babe menanggapi penuturan utusan kerajaan "Sedikit banyak permasalahan orang terbuang saya ketahui ketika salah seorang dari mereka menghampiri kami ketika kami baru saja tiba di pertokoan ini.


Dan kami merasakan apa yang mereka rasakan, karena kami juga tidak memiliki bakat sihir, namun kami memiliki yang namanya tekhnologi yang akan kami bawa dengan seizin yang mulia raja Planet Mustahil"


Babe meminta Mita untuk mulai memperkenalkan Perusahaan D'Group lalu mempresentasikan visi dan misi perusahaan, dibantu asisten dan proyektor.


Babe lanjut berkata "Kami berharap dapat secepatnya bertemu dengan yang mulia untuk menyampaikan dan membahas tekhnologi yang kami bawa"


Setelah itu babe mengajak utusan kerajaan berkeliling pertokoan diiringi oleh emak, Mita dan asisten nya.


Keluar dari ruang kantor emak dan babe, terlihat di depan nya masih ada antrian orang terbuang, babe pun menjelaskan bahwa mereka adalah para pelamar kerja.


Karena para pelamar kerja diharuskan membawa surat lamaran kerja, mereka dibantu oleh karyawan D'Group untuk membuat nya, barulah mereka bisa melanjutkan ke ruang berikut nya, yaitu tes dan wawancara.


Turun ke lantai selanjut nya terlihat para karyawan sedang menyusun berbagai macam pakaian, tas dan sepatu sambil membawa benda kotak dan tipis.


"Maaf tuan, saya penasaran dengan benda yang di bawa oleh semua karyawan disini, bolehkah saya menyentuh dan meminta penjelasan mengenai benda tersebut tuan?" tanya utusan.


"Tentu saja, ini namanya smartphone, smartphone adalah salah satu tekhnologi yang kami miliki, dengan alat sekecil ini, bisa sedikit mempermudah kita, khususnya kami yang tak memiliki bakat sihir" jawab babe singkat.

__ADS_1


Penjelasan selanjutnya diambil alih oleh Mita dan asisten nya.


"Maaf tuan, saya akan membantu menjelaskan mengenai smartphone, ini adalah alat untuk berkomunikasi dan berdagang bahkan bisa meringankan beban kerja, khususnya bagi orang terbuang.


"Apakah semacam benda sihir? sela utusan


"Ya bisa dikatakan seperti benda sihir, karena kita dapat menyimpan apapun selain makhluk hidup di logo yang bergambar peti ini, bukankah hal semacam ini hanya punyai oleh mereka yang berbakat sihir saja" jawab Mita


Babe pun mengakhiri penjelasan Mita dengan berkata "Maaf tuan, karena masih banyak hal yang perlu di jelaskan, saya akan menghadiahkan sebuah smartphone beserta buku panduannya kepada Raja, saya akan merepotkan tuan untuk membawa nya"


Lanjut berjalan menuruni anak tangga Kel lantai dua terdapat berbagai macam alat elektronik dan penjualan utamanya adalah panel listrik tenaga Surya.


Mita hanya menjelaskan secara umum tentang panel Surya dan produk lain nya karena untuk penjelasan detail sudah lengkap di smartphone, aplikasi D'Group.


Seperempat ruangan di lantai dua ini adalah food court, emak menjamu utusan kerajaan langsung di sana, berbagai menu makanan bumi terhidang diatas meja.


Utusan kerajaan merasa kalap saat melihat hidangan yang ada di depan nya, dia mencicipi seluruh hidangan dan meminta izin untuk menyimpan sisa nya di cincin penyimpanan.


Padahal emak sama babe gak lupa untuk membungkus berbagai macam hidangan tersebut sebagai oleh-oleh dari Perusahaan D'Group kepada pihak kerajaan.


Selesai makan, perjalanan pun di lanjutkan ke lantai satu yang berisi berbagai macam makanan dan minuman berat sampai ringan serta kebutuhan pokok sehari-hari.


Lokasi terakhir adalah loby tempat utusan kerajaan tadi menunggu.


Seketika sang utusan teringat benda yang di pegang resepsionis, dia dengan tergesa berjalan ke arah meja resepsionis berada.


"Maaf tuan, saya penasaran dengan benda yang dipakai petugas di meja ini, benda sihir kah?" tanya utusan kerajaan.


"Ooh ini adalah salah satu bentuk tekhnologi juga, namanya telepon kabel, untuk menggunakan nya harus terhubung dengan tali yang di sebut kabel. Penjelasan lebih detail nya nanti bisa di lihat di smartphone"


Mita kembali menjawab pertanyaan dari utusan kerajaan.


Berakhir juga tour pertokoan D'Group yang hanya di ikuti oleh seorang spesial yaitu utusan kerajaan Planet Mustahil.

__ADS_1


Babe pun menghadiahkan smartphone yang di janjikan nya beserta buku panduan dan tak lupa power bank, karena di kerajaan belum di perkenalkan dan dipasang panel Surya.


Hadiah lain nya berupa makanan dan minuman berat sampai ringan. Tak lupa kue kue tart lezat.


__ADS_2