
×SKANDAL×
PART 6
BRAAKKK.....
"GILAAAA!! INI BENAR-BENAR KETERLALUAN KELAKUAN NAMISH TIDAK DAPAT DI TOLERIR LAGI, KITA HARUS MEMUTUSKAN KERJASAMA DENGANNYA!!"
Pria itu mengubungi seseorang lewat ponselnya.
TOK.. TOK.. TOK..
"MASUK" teriaknya.
"Ada apa Mr. Rathore?" tanya Adars.
"Apa kau sudah melihat berita yg sedang menjadi trending topic di luar sana mengenai video skandal Namish Taneja dengan seorang wanita?"
Adars langsung menelan ludahnya, dia merasakan lidahnya kelu.
"Video ciuman itu, kan?"
Rathore hanya menyunggingkan senyumnya.
"Apa ini yg kau maksud dengan ciuman?"
Rathore memperlihatkan video di laptopnya, dia menatap dengan serius.
'Astaga Namish! Kau selalu saja buat ulah' batinnya.
"Apa kau lihat itu? Itu video ciuman? Apa seperti itu ciuman yg di lakukan Namish dengan seorang wanita?" ledeknya.
Adars hanya terpaku di tempatnya berdiri, dia merasakan tenggorokannya tercekat, tak mampu untuk mengatakan sepatah katapun. Mukanya memelas, entah apa yg akan di lakukan Mr. Rathore, dia sudah pasrah.
Adars mengatur nafasnya.
"Aku ingin memutuskan kerjasamaku dengan Namish, dia sudah mencoreng nama baikku, kau tau? Filmnya sebentar lagi liris dan ada video skandal seperti ini menyebar? Entah apa yg akan di pikirkan semua orang. Video ini sudah viral dimana-mana. Mau di taruh di mana mukaku ini, Adars. Tolong jelaskan!" bentaknya.
Adars terdiam.
"Maaf Mr. Rathore"
Dia hanya menundukkan kepalanya.
"Panggil Namish, aku ingin bertemu dengannya sekarang juga"
Adars menghubungi Namish melalui ponselnya itu.
"Nam, kau kesini sekarang. Ke tempat Mr. Rathore. Sekarang yah di tunggu"
Adars lalu mematikan ponselnya.
__ADS_1
Tak lama Namish datang.
"Duduklah, Nam"
Namish hanya mengangguk dan dia duduk di hadapan Mr. Rathore.
"Nam, sebenarnya siapa wanita yg seringkali terlibat video skandal denganmu?"
"Video? Skandal?"
Namish melirik Adars. Mr. Rathore memutar video itu dan Namish memperhatikan dengan seksama video itu.
Dia menelan ludahnya sendiri saat dia melihat video dirinya dan Teja semalam.
'Astaga! Mengapa video itu menyebar seperti ini, siapa yg melakukannya. Kemarin video ciuman di club, sekarang video ini. Astaga!' batin Namish.
Mr. Rathore hanya terkekeh.
"Katakan Nam, siapa wanita yg selalu ada dalam video skandalmu itu?"
Namish mengerutkan dahinya dan memejamkan matanya.
"Dia, dia adalah Teja" ucapnya pelan.
"APA?? TEJAA??" ucap Mr. Rathore dan Adars kompak.
Mereka saling lirik. Mr. Rathore menghampiri Namish.
Namish menceritakan segalanya kepada Adars dan Mr. Rathore. Mereka hanya mengangguk dan menyimak dengan serius cerita Namish.
"Dia kekasihku" ucapnya pelan.
Mr. Rathore menepuk pelan bahu Namish.
"Ini sangat menguntungkan, dengan adanya video skandal dirimu dan Teja, akan membuat antusias penonton semakin tinggi. Kita harus jumpa pers dan kau harus siap dengan segala pertanyaan yg nantinya mereka lontarkan. Dan ingat ajak Teja, gadis itu memang sangat menguntungkan bagiku" ucap Mr. Rathore.
Namish mengangguk, dia lalu keluar ruangan Mr. Rathore.
***
"KAKAKKK" teriak Teja.
Saurabh bangun dan menghampiri Teja. Teja terisak.
"Kau jahat kak, kau jahat" ucapnya lirih.
"Ada apa Tej? Memangnya apa yg terjadi?"
Teja masih menangis sesenggukan dan membuat Saurabh bingung, dia ingin mendekap tubuh Teja namun di tahan oleh Teja.
"Hei.. Kau kenapa sayang?"
__ADS_1
"Memang benar kata Mom, jika Kak Shasank yg paling menyayangiku di bandingkan Kak Saurabh. Bahkan kakak telah membuat aku malu saat berhadapan dengan semua orang" teriak Teja.
Saurabh mengepalkan tangannya, dia ingin menampar Teja namun ada tangan yg menahannya.
"Jangan kau sakiti adik kesayanganku, Kak Saurabh"
Saurabh terkejut saat melihat Shashank yg tiba-tiba datang. Saurabh menepis tangan Shashank.
"Ohh jadi anak kecil di hapanku ini sudah tumbuh besar dan menjadi anak pembangkang yah? Ckckck"
Shashank geram dia langsung menarik kerah baju Saurabh.
"Kakak macam apa kau yg menginginkan adikmu sendiri hancur, hah?"
Saurabh memejamkan matanya dia lalu tersenyum sinis.
"Teja itu adik yg penurut, dia pasti membela kakaknya. Bukan begitu sayang?"
Saurabh menghampiri Teja untuk mendekapnya tapi Teja memundurkan langkahnya.
"Kenapa, Tej? Kenapa kau menjauhi kakak mu?"
Teja hanya menangis sesenggukan.
"Kak, aku malu.. Seluruh orang sudah tau jika di video itu adalah dirku dan Namish" ucapnya dengan terisak.
"Kau tenang saja, kakak bisa mengatasinya"
Saurabh mendekap tubuh Teja dan menenangkannya, tak lama Teja tertidur. Karena memang itu kebiasaan buruknya setelah menangis dia langsung tertidur. Saurabh membopong tubuh Teja dan merebahkannya di ranjang. Dia tersenyum dan mengelus rambut adiknya itu.
"Maafkan kakak Tej, tapi kau harus selalu membantu kakak untuk mencapai tujuanku"
Teja hanya terdiam dan terlelap. Saurabh menghapus airmata di pipi Teja.
"Kalau kau ingin balas dendam kepadanya jangan libatkan Teja, entah apa yg nantinya akan terjadi kepada Teja nantinya. Kau jangan memperalat Teja, Kak. Ku mohon" ucap Shashank yg tiba-tiba datang.
Saurabh hanya tersenyum sinis.
"Dendam aku kepadanya sangatlah besar. Aku tak akan berhenti sebelum melihat dia hancur"
"Kak, jangan libatkan Teja. Aku takut Teja nantinya akan hanyut oleh perasaannya kepad Namish"
"Tidak akan mungkin! Teja tak akan mungkin mencintai Namish"
Pria itu tersenyum sinis.
"Tidak ada yg tidak mungkin kak, kita lihat saja!" ucap Shashank.
Pikiran Saurabh langsung melayang jauh.
"Tak akan ku biarkan semuanya terjadi, jika memang terjadi biar aku sendiri yg menghabisi nyawa Namish dengan tanganku ini! Sampai kapanpun aku tak ingin jika Teja bersungguh-sungguh mencintai Namish. Tak akan aku biarkan!" ucapnya sinis.
__ADS_1
To be continued..