Soul Fighter

Soul Fighter
Berburu Bersama Xue Ying


__ADS_3

"Apakah kau bingung kenapa kekuatan fisikmu tidak bertambah??." ucap Xue Ying.


Yang Chen melihat ke arah sebuah pohon yang ada di sekitarnya, dan dia melihat Xue Ying sedang duduk di batang pohon tersebut.


"Sejak kapan kau disana??." ucap Yang Chen datar.


"Aku sudah disini sebelum kau datang kemari." ucap Xue Ying sambil melompat turun dari atas pohon.


"Apa kau tau, bagaimana cara supaya kekuatan fisik ku bertambah saat aku mengaktifkan jiwa petarung??." tanya Yang Chen.


"Tentu saja aku tau, aku kan senior mu." ucap Xue Ying sombong.


"Cepat beri tau aku!!." ucap Yang Chen.


"Baiklah... tapi kau harus menyiapkan sebuah busur, dan juga anak panah!!."


ucap Xue Ying.


"Aku akan segera kembali, tunggu aku disini!!." ucap Yang Chen sambil berlari meninggalkan Xue Ying.


setengah jam kemudian Yang Chen sudah kembali membawa busur dan juga anak panah yang di minta oleh Xue Ying.


"Jelaskan padaku untuk apa benda ini??." tanya Yang Chen.


"Untuk berburu." ucap Xue Ying.


"Apa hubungannya berburu dengan meningkatnya kekuatan fisik saat mengaktifkan jiwa petarung??." tanya Yang Chen.


"Saat kau mengaktifkan jiwa petarung kekuatan fisik mu akan bertambah sesuai dengan kekuatan jiwa mu, jika kekuatan jiwa mu lemah maka kekuatan fisik yang meningkat saat kau mengaktifkan jiwa petarungmu juga akan lemah, tapi jika kau berburu, kau akan membunuh beberapa hewan dan kau bisa menggunakan jiwa mereka untuk menutrisi jiwa mu, dengan menutrisi jiwa, kau bisa meningkatkan kekuatan jiwa mu." jelas Xue Ying.


"Penjelasan mu cukup masuk akal, kalau begitu ayo kita berburu seekor gajah!!." ucap Yang Chen semangat.


"Puufft... ini daratan bagian tengah kau tidak akan bisa menemukan gajah di tempat ini." ucap Xue Ying.


"Lalu hewan kuat apa yang ada di daratan bagian tengah??." ucap Yang Chen.


"Hahahahaha pengetahuan mu benar benar tipis ya, setipis kulit bawang."

__ADS_1


ledek Xue Ying.


"Jangan meledek ku, aku sedang serius." ucap Yang Chen.


"Jangan memikirkan hewan yang memiliki kekuatan besar dulu,lebih baik kita berburu ikan toxotes saja dulu."


ucap Xue Ying.


"Kekuatan apa yang bisa aku peroleh dari ikan toxotes??." tanya Yang Chen.


"Ikan toxotes memiliki tubuh dan tulang yang flexibel, dan juga mata yang sangat bagus untuk melihat di bawah air, dengan kemampuan itu kamu pasti akan lebih mudah untuk berburu." jelas Xue Ying.


"Dimana aku bisa menemukan ikan toxotes??." tanya Yang Chen.


"Ayo ikuti aku!!. aku akan menunjukkan tempatnya pada mu." ucap Xue Ying.


Xue Ying berjalan menelusuri hutan untuk mencari sebuah telaga dan di ikuti oleh Yang Chen. setelah satu jam mereka pun sampai di telaga yang mereka cari.


"Nah, kita sudah sampai." ucap Xue Ying.


"Jangan terburu buru, lagi pula kau belum tau kan bagaimana caranya agar jiwa hewan yang kau buru terikat dengan energi jiwa mu." ucap Xue Ying.


"Bagaimana caranya??." tanya Yang Chen.


"Bidik dulu pohon itu!!." ucap Xue Ying sambil menunjuk ke salah satu pohon yang ada di sekitar mereka.


"Aku sudah membidiknya sekarang apa??." tanya Yang Chen.


"Sekarang kau harus fokus, pusatkan seluruh energi jiwa mu pada titik akupuntur yang ada pada lengan yang kau gunakan untuk menarik anak panah, lalu alirkan energi jiwa mu pada anak panah itu sampai menutupi seluruh permukaan anak panah mu, dan saat kau akan melepaskannya alirkan energi jiwa mu dengan cepat, kau harus menyamai kecepatan pergerakan anak panah itu, jika tidak aliran energi jiwa mu akan terputus." jelas Xue Ying.


Yang Chen mengalirkan energi jiwanya keanak panah dengan cepat, setelah seluruh permukaan anak panah tertutup oleh energi jiwanya dia pun melepaskan anak panahnya, dan mengalirkan energi jiwanya dengan cepat, hingga saat anak panahnya mengenai pohon itu dia pun berhenti mengalirkannya.


"Wah hebat juga kau, kau berhasil melakukannya dengan sempurna, padahal baru pertama kali loh."


ucap Xue Ying.


"Baiklah tunjukkan pada ku seperti apa ikan toxotes!!." ucap Yang Chen.

__ADS_1


"Lihatlah ikan yang bertubuh belang itu, itu adalah ikan toxotes aku mau kau memburu sebanyak dua belas ekor ikan toxotes!!." ucap Xue Ying.


"Kenapa banyak sekali??." ucapYang Chen.


"semakin banyak maka akan semakin besar efek yang akan kau peroleh, tapi untuk pertama kali aku rasa dua belas ekor saja sudah cukup." jelas Xue Ying.


"Baiklah aku mengerti." ucap Yang Chen.


Yang Chen mulai memanah ikan ikan toxotes itu sementara Xue Ying sedang asik menikmati pemandangan telaga itu. tidak lama kemudian Yang Chen kembali dan membawa dua puluh ekor ikan toxotes.


"Aku sudah membawa dua puluh ekor ikan toxotes" ucap Yang Chen.


"Aku kan hanya menyuruh mu membunuh dua belas ekor, kenapa kau membunuh dua puluh ekor??." ucap Xue Ying.


"Bukannya kau bilang, semakin banyak maka efeknya akan semakin besar."


"Ya itu memang benar, tetapi akan semakin lama kau menutrisi jiwa mu, memangnya kau hanya ingin menutrisi jiwa mu dengan ikan toxotes ini saja." jelas Xue Ying.


"Sudahlah lupakan saja, lebih baik aku segera menutrisi jiwa ku dengan jiwa jiwa ikan toxotes ini, beritahu aku caranya menutrisi jiwa ku??." tanya Yang Chen.


"Kau hanya perlu berkultivasi maka jiwa jiwa yang telah kau kumpulkan akan menutrisi jiwa mu dengan sendirinya." jelas Yang Chen.


setelah itu Yang Chen langsung berkultivasi. sementara Xue Ying sibuk memanggang ikan ikan toxotes yang di tangkap oleh Yang Chen. setelah kurang dari satu jam Yang Chen telah selesai berkultivasi.


"tidak kusangka,walaupun dia sangat sulit untuk membangkitkan jiwa petarung, tetapi dia memiliki kemampuan kultivasi yang sangat cepat." dalam hati Xue Ying.


"Kenapa warna jiwa ikan ikan ini sama dengan energi jiwa ku??." tanya Yang Chen.


"Karena jiwa ikan toxotes itu ada di tingkat perunggu, sama dengan jiwa mu." jawab Xue Ying.


"Ada berapa banyak tingkatan jiwa??." tanya Yang Chen.


"Ada sepuluh, yang pertama tingkat perunggu warna energinya itu biru muda, yang ke dua tingkat perak warna energiya hijau muda, yang ke tiga tingkat emas warna energinya kuning, yang keempat tingkat master warna enrginya orange, yang kelima tingkat grand master warna energinya merah, yang ke enam tingkat elite warna energinya biru tua, yang ke tujuh tingkat legenda warna energinya unggu, yang ke delapan tingkat juara warna energinya emas, yang ke sembilan tingkat titan warna energinya hitam, yang ke sepuluh adalah tingkat dewa warna energinya putih." jelas Xue Ying.


"Bagaimana caranya agar aku sampai di tingkat dewa??." tanya Yang Chen.


"Mudah saja kau hanya perlu menutrisi jiwa mu sampai sekuat tingkat dewa" ucap Xue Ying.

__ADS_1


__ADS_2