
Lucas yang mendengarnya hanya tertawa kecil.
Luie dari tadi hanya menyimak atau lebih tepatnya dia saat ini tengah mencari sesuatu di sekitar tempat mereka berada. Rey yang melihat gelagat aneh ayahnya kini mendekat dan bertanya, "sebenarnya apa yang ayah cari huh?" Gerutu Rey yang tidak tahu menahu dengan apa yang diperbuat ayahnya sedari tadi.
Luie melirik sekilas, "ayah sedang mencari dimana letak beberapa alat yang ayah sembunyikan di tempat ini dan sepertinya aku lupa di mana tempatnya" ujar Luie dengan terus mencari dibeberapa tempat yang dia rasa itu adalah tempat rahasia di mana dia meletakkan beberapa alat untuk membuka portal menunju tempat lain.
Lucas turun dari batu besar itu, "bagaimana di bawah batu besar yang aku duduki tadi?" Tanyanya pada Luie yang kini terdiam dan mencoba mengingat kembali tentang perkataan Lucas.
Luie menjentikkan tangannya senang, "Ah! Aku baru ingat jika itu memang benar ada di bawah batu besar yang kamu duduki tadi" Ujarnya dengan senang dan mendekat ke arah batu besar itu.
__ADS_1
"Tidak aku sangka kamu lebih pintar dari Anak bodoh itu, jika begini lebih baik anakku kamu saja bukan dia" ujar Luie dengan berjalan mengitari batu besar itu, dan hal itu membuat wajah Rey menjadi masam dan terlihat kusut sekali.
"Cih, padahal dia yang sudah tua tapi menyalahkan ku!" Gerutunya yang dapat didengar oleh Lucas dan Els tapi tidak dengan Luie.
Lucas dan Els terkekeh kecil ketika mendengar gerutuan Rey barusan, mereka bertiga ikut berjalan menuju belakang batu besar itu dan dapat mereka lihat jika saat ini Luie tengah mencoba menekan setiap bagian dari batu besar itu. Hingga beberapa saat tidak ada tanda-tanda apa-apa dan memang belum terjadi sesuatu pada batu besar itu.
Luie melirik sinis ke arah anaknya, "sudah diamlah! Jika aku menjelaskan padamu hingga berbusa pun kau tidak akan paham"ujar Luie dengan pedas dan itu membuat Rey hanya bisa menghela nafas pasrah sekaligus jengah.
Hingga hampir setengah jam mereka menunggu Luie yang terus menekan batu itu tanpa berhenti untuk mencari tombol rahasia yang dia sembunyikan untuk menggulingkan batu itu.
__ADS_1
"KETEMU!" Teriaknya dengan bangga saat berhasil menemukan tombol pada batu itu.
Teriakan Luie membuat Lucas dan Rey terlonjak kaget dan bangun dari tidur mereka setelah lama menunggu hal apa yang sebenarnya telah dilakukan Luie pada batu itu.
"Apa yang ketemu!?" Tanya Rey dengan wajah yang masih terlihat mengantuk dan mata masih terlihat sayu.
Luie tidak menjawab dan lebih memilih menekan tombol itu hingga batu itu terlihat naik beberapa centi dan memunculkan sebuah brankas di bawahnya dengan sebuah segel terpasang pada brankas itu. Luie mengambilnya dan menekan kembali tombol yang itu untuk menutup batu itu seperti semula, baru dia ingat jika tombol yang terpasang pada batu itu akan berpindah setiap satu jam sekali dan menyebabkan tingkat kesulitan dalam menebaknya semakin tinggi.
Els mendekat, "lalu apa saja isi dari brankas itu?" Tanyanya dengan menunjuk brankas yang ada di tangan Luie.
__ADS_1