
"Tempat apa ini?" Tanya Raya dengan memperhatikan sekelilingnya yang terlihat seperti tumpukan awan yang sangat banyak dengan cahaya kuning menghiasi setiap sudutnya.
"Kita akan masuk ke dalam dan pastikan kakimu tidak menyentuh tanah karena itu bisa membuatmu mati seketika!" Ujar Mikhael memperingatkan yang langsung diangguki Raya tanpa pikir panjang.
Mereka masuk ke dalam dengan tenang dan anehnya pada saat raya masuk dia tidak melihat apapun di tempat itu, hanya kosong dengan tumpukan awan saja yang dapat dia lihat tidak seperti Rey, Els dan Lucas yang dapat melihat ada sebuah perkotaan dimana ada banyak makhluk tinggal disana.
"Apa tempat ini memang kosong seperti ini?" Raya mencoba bertanya pada Mikhael dan pertanyaan itu membuat Mikhael tertegun sebentar.
Hal apa yang sebenarnya terjadi pada tubuh Raya sehingga tidak bisa melihat apapun di tempat ini.
Mikhael menoleh dan menatap tepat di mata raya dan dapat dia lihat mata itu memancarkan energi gelap yang sepertinya itu merupakan penyebab Raya tidak bisa melihat kondisi di dalam dunia roh ini. Raya yang melihat itu merasa canggung dan mencoba memundurkan tubuhnya.
"Kau..." Mikhael menunjuk pada Raya menggunakan tongkat miliknya dan berkata.
__ADS_1
"Tubuhmu telah diberi kekuatan gelap oleh seseorang sehingga mata milikmu tertutup awan hitam" Ujarnya yang membuat Raya mengernyit heran.
"Apa maksudmu itu huh?" Tanyanya.
Mikhael tidak menjawab dan malah mendekatkan tangannya hingga menutup kedua mata Raya.
"H-hei! Apa yang akan kau lakukan!?" Raya berteriak panik saat dia tidak bisa bergerak dan juga tidak bisa melihat apapun.
Sekarang dia baru tahu jika di tempat ini sangat ramai dengan banyak sekali penduduk berlalu lalang, mulutnya terbuka menikmati indahnya pemandangan kota ini yang begitu asri
"Tempat kita tidak di sini dan seharusnya kita cepat itu ke tempat tujuan!" Ujar Mikhael dengan menggerakkan tangannya sehingga tubuh Raya ikut melayang ke depan.
Beberapa menit berlalu dia akhirnya sampai pada sebuah jalan setapak dengan menuju pada perbukitan yang terpisahkan oleh jurang dalam dan tertutup oleh awan. Dapat dia lihat pada jalan setapak itu ada sebuah jembatan yang menghubungkan antar tempat seperti kuil hingga kejauhan yang tidak bisa dia lihat lagi.
__ADS_1
"Aku akan mengantarmu sampai ke kuil pertama hingga bertemu dengan teman-temanmu dan kalian akan menyelesaikan tugas pertama kalian!" Ujar Mikhael dengan tenang dengan menurunkan tangannya sehingga membuat tubuh mereka turun dan bisa berjalan.
Raya melihat ke kakinya dan jalan setapak itu, "apa saat ini kita bisa berjalan?" Tanyanya dengan menoleh ke arah Mikhael.
Mikhael mengangguk, "setiap makhluk bisa melewatinya dan bisa dibilang juga tempat ini terpisah dengan dunia roh" jelas Raya.
Raya mengangguk dan berjalan mengikuti Mikhael di depannya dan sampai pada kuil pertama yang bertuliskan.
"Kalian harus menjernihkan air yang berada di dalam bak itu tanpa menggunakan kekuatan kalian!" Ujar Gabriel dengan tenang.
Mereka bertiga mengernyit heran dan oh ya, sayap milik Lucas sekarang sudah terlihat kembali sehingga dia menunjukkan wujud aslinya seperti seorang peri sejati.
"Bagaimana kita melakukan itu jika kita tidak boleh melakukannya dengan kekuatan?" Els bertanya pada Gabriel dengan mengernyit heran.
__ADS_1