
"Tenang saja! Aku membuat kekai ini agar kalian tidak buta saat melihat cahaya dari God of the universe and all creatures" Ujarnya yang sepersekian detik kemudian terdengar sebuah suara menggema di tempat yang sangat luas itu. mereka menatap satu sama lain tanda jika mereka bingung dengan maksud perkataan suara tadi pada mereka.
Makhluk itu tertawa kecil melihat mereka yang sangat polos ini.
"Oh ya, aku belum memperkenalkan diri pada kalian!" Ujar makhluk itu tiba-tiba.
"Perkenalkan namaku Gabriel dan aku adalah salah satu malaikat agung yang menjaga perbatasan tempat ini, dan jika boleh jujur aku juga baru pertama kali bertemu langsung dengan SP" Ujar Gabriel dengan tenang dan tersenyum tipis.
Lucas mengernyit heran, dia pernah mendengar tentang malaikat yang bisa dibilang merupakan dewa nya para peri.
"M-malaikat itu ada!?" Kalimat itu muncul dari belah bibir Rey yang terlihat sangat kagum dengan makhluk di depannya itu.
Gabriel terkekeh, "untungnya aku yang dipilih SP untuk menemui kalian saat pertama kali dan bukan kakakku Mikhael" ujarnya.
Els diam menyimak sedari tadi tanpa bersuara dan memperhatikan sekitarnya yang sangat lain dari pada bumi yang pernah dia injak.
__ADS_1
"Apa maksud dari SP SP itu?" Tanya Els yang diam menyimak saja sedari tadi.
Gabriel hanya terkekeh dan menjentikkan tangannya sekali yang membuat energi pada tubuh Rey menghilang dalam sekejap.
"Ayahmu saat ini berada dalam dimensi yang berbeda dengan kita tapi tengang saja karena di sana dia bisa beristirahat dengan tenang tanpa menganggu kita disini" balas Gabriel dengan tenang.
Tubuh Rey seketika melemas dengan sendirinya dan akan tidak sadarkan diri, terbukti dari tubuhnya yang hampir oleng dan ditangkap oleh Lucas.
"Apa yang terjadi pada dia!?" Tanya Lucas dengan tatapan menuntut, dia masih tidak percaya dengan makhluk aneh di depannya itu yang mengaku sebagai seorang malaikat agung.
Lucas dan Els membantu tubuh Rey untuk tetap berdiri dengan membopongnya.
"Dari mana kau tahu tentang itu semua?" Tanya Els dengan menatap ke arah Gabriel.
Gabriel tersenyum kecil, "aku adalah seorang malaikat dan aku mengetahui segala sesuatu yang berkaitan dengan tugasku!" Jawabnya.
__ADS_1
Els menatap dengan cemas, "apa itu akan berdampak buruk pada tubuh Rey?" Tanyanya dengan tatapan khawatir.
Gabriel tampak berpikir sebentar, "tubuhnya akan hancur ketika dia tidak bisa mengendalikan kekuatan batu itu seperti tadi dan jika dia berhasil maka dia akan menjadi lebih kuat lima puluh kali lipat dari pada sebelumnya" jawab Gabriel dengan sepenuhnya tidak benar.
"Baiklah sekarang kita ke tempat di mana kita akan melakukan tugas pertama kalian dan aku juga harus memanggil ke dua orang yang seharusnya ada disini dan dalam perjalanan nanti aku akan menjelaskan apa maksud dan tujuan kalian datang kemari!" Ujar Gabriel dengan menjentikkan tangannya sekali sehingga membuat tempat mereka kini berganti pada sebuah pemandangan putih.
Mereka berpindah dimensi ke dunia atas dimana itu sering disebut sebagai kota terbang yang begitu banyak, kota itu berada di atas awan dengan pemandangan yang sangat cantik.
"Nah kita sudah sampai! Tempat ini adalah Kalatino yang merupakan salah satu dari miliaran bahkan triliunan kota di atas awan"
.
.
.
__ADS_1
.