Spirit World

Spirit World
KEJUTAN!!!


__ADS_3

Raya menggeleng, " Aku kemarin keluar pergi ke hutan dan tidak ada di kota selama satu hari penuh" ujarnya dengan jujur.


Liana tampak memikirkan kembali apa yang dia lihat waktu itu benar atau tidak, "apa aku salah lihat ya?" Gumamnya dengan tampak seperti tengah memikirkan sesuatu.


Raya bangun dan bergegas untuk pergi dari sana, "sudahlah jangan terlalu dipikirkan palingan kamu salah lihat jika itu adalah aku!" Ujar Raya melangkah pergi dari tempat itu dan diikuti oleh Liana.


"Tapi aku melihat dengan sekilas dan wajah itu mirip sekali denganmu!" Ujar Liana tidak mau kalah karena memang benar orang yang dia lihat itu pasti Raya.


"Kamu mungkin terlalu banyak makan kecubung hutan jadi sering sekali berhalusinasi" ujar Raya dengan jengah.


Liana menatap sinis ke arah Raya, "Aku saja jarang keluar dari kota tidak sepertimu yang sering sekali menyelinap keluar!" Sindirnya.

__ADS_1


Raya yang hendak menjawab perkataan Liana terhenti ketika mendengar sebuah suara ledakan dari arah tengah kota.


DUAR!!!


"APA ITU!?" Liana berteriak kaget ketika mendengar suara ledakan itu dan mereka berdua langsung bergegas menuju tengah kota untuk melihatnya.


Tidak lupa mereka membawa senjata mereka berupa panah mata api dan juga pedang alam untuk berjaga-jaga jika itu adalah musuh yang menyerang kota. Mereka berdua sampai di tengah kota dan betapa terkejutnya mereka ketika melihat para peri hutan dan juga kakaknya tengah menunduk hormat pada sesosok makhluk yang entah siapa itu dia tidak tahu pasti.


Raya menoleh ke arah Liana yang tampak sangat terkejut ketika melihat makhluk itu, "siapa makhluk itu Liana?" Tanyanya.


"D-dia adalah malaikat agung yang selama ini kami anggap sebagai legenda saja t-tapi ternyata INI TIDAK MUNGKIN TERJADI" Liana dengan cepat turun dan masuk ke dalam barisan untuk memberi hormat kepada sang malaikat agung.

__ADS_1


Dia adalah Mikhael.


Mikhael datang dengan membawa sebuah kejutan besar atau bahkan teramat besar hingga mereka semua tampak sangat ketakutan jika ada sesuatu hal yang sangat penting atau salah yang membuat mereka semua akan dilenyapkan begitu saja olehnya. Mikhael berniat membuat sebuah kejutan dengan datang langsung menggunakan sebuah kecepatan melebihi kecepatan cahaya, bukan menggunakan sebuah portal ataupun langsung menemui Raya tanpa ada yang mengetahuinya.


"Ada apa anda kemari malaikat agung!?" Riya kakak Raya bertanya dengan menunduk tanpa berani melihat ke arah sang malaikat agung Mikhael.


Mikhael tidak langsung menjawab dan lebih memilih memperhatikan sekelilingnya dan matanya berhenti tepat ke arah Raya yang saat ini berada di atas pohon sedang menatap bingung ke arahnya.


"Aku datang ke sini membawa perintah langsung dari sang pencipta takdir untuk memanggil Puteri bungsu dari kerajaan peri alam" Ujar Mikhael dengan tenang dan itu membuat mereka semua merasakan hawa yang sangat berbeda di sana yang tak pernah mereka rasakan sebelumnya.


"M-maksud anda Malaikat agung?" Tanya Riya dengan sedikit terbata.

__ADS_1


Sebuah gelombang angin akan muncul saat Mikhael berbicara dan itu membuat mereka sedikit oleng dan sulit untuk mempertahankan diri agar tetap berada di sana.


Mikhael menunjuk tepat ke arah Raya yang saat ini bengong ketika melihat dirinya tengah ditunjuk.


__ADS_2