SSS Grade Skill System

SSS Grade Skill System
Chapter 10


__ADS_3

Nama ku Akira. Aku tidak tahu bagaimana rupa dari kedua orang tua ku, benar aku seorang anak yang dibuang oleh kedua orang tuanya. Aku dibuang ketika aku masih bayi, hanya dengan berbalut kain berwarna merah, pengurus panti menemukanku di depan pintu masuk Panti Asuhan, setidaknya itulah yang dikatakan oleh pengurus panti padaku.


Aku tumbuh di panti seperti anak normal lainnya, bermain, bersenang - senang itu sudah menjadi keseharian yang ku jalani. Sampai suatu saat, ketika usiaku baru menginjak 5 tahun, aku diadopsi oleh sebuah keluarga besar, yaitu Keluarga Rosellen.


Keluarga Rosellen adalah keluarga besar kaya yang tersembunyi, keluarga ini bergerak di bidang teknologi untuk bisnisnya, serta sihir untuk kekuatan utamanya, benar sihir, keluarga ini memiliki sesuatu seperti itu.


Aku benar - benar terkejut ketika baru pertama kali melihat sebuah bola api kecil melintas di depanku, aku hanya bisa mematung melihat bola api itu, kupikir bola api yang hanya bisa kulihat dalam film hanyalah sebuah fiksi belaka, tapi kali ini aku benar - benar melihatnya di dunia nyata. Mulai dari saat itu ayahku menunjuk seorang pelatih untuk mengajari ku kemampuan sihir.


2 tahun telah berlalu, usiaku kini memasuki 7 tahun, kini aku benar - benar bisa membentuk bola api ku sendiri, selama 2 tahun ini aku telah berlatih sihir dengan salah satu pelatih yang telah ditunjuk oleh ayah ku untuk melatih diriku. Selain diajari sihir, keluarga ini juga mengajariku berbagai hal, mulai dari teknik mesin, ilmu teknologi serta hal lainnya yang berkaitan dengan bisnis dari keluarga ini, ya meskipun aku tidak terlalu fokus pada hal itu, aku hanya tertarik pada sihir.


Keluarga ini sungguh memperlakukanku dengan sangat baik, aku tidak kekurangan apapun selama berada di keluarga ini, semuanya mereka sediakan untuk ku, seolah aku adalah bagian asli dari anggota keluarga ini.


Sihir itu sesuatu yang rumit, tapi entah mengapa bagiku sihir itu terasa seperti permainan puzzle yang petunjuknya terlihat sangat jelas, aku selalu mengikuti petunjuk yang terlihat, meskipun hasilnya tidak selalu berhasil, tapi jika aku terus berusaha melatihnya, aku akhirnya bisa mewujudkan sihir yang ku pelajari.


Untuk sekarang aku hanya bisa melakukan mana control tingkat pemula, serta mewujudkan sihir bola api tingkat pemula yang ukuran dari bola apinya hanya sebesar bola kasti, tentu saja ini semua baru permulaan, aku mulai berpikir kalau aku ingin menjadi penyihir terhebat dalam keluarga ini.


3 tahun kemudian, ketika usiaku baru menginjak 10 tahun, akhirnya aku bisa mewujudkan sihir bola api tingkat menengah yang ukuran bola apinya sebesar ban mobil, meskipun petunjuk sihirnya terlihat jelas, ini masih sangatlah susah untuk mewujudkannya sampai ke tahap menengah, dibutuhkan konsentrasi mana yang tinggi, serta control mana yang lihai untuk mengendalikannya.


3 tahun bukanlah waktu yang normal bagi seorang penyihir di keluarga ini untuk mewujudkan sihir sampai ke tahap menengah, karena rata - rata penyihir dari keluarga setidaknya membutuhkan 5 - 6 tahun atau bahkan bisa lebih untuk meningkatkan penguasaan dari tingkat pemula ke tingkat menengah, apalagi bagi anak yang berusia 10 tahun seperti ku, hanya dalam setengah tahun aku sudah bisa mengontrol mana, lalu karena melihat bakat sihir yang terpendam pada diriku, pelatih yang saat itu melatih ku, mulai sedikit demi sedikit mengajarkan teknik sihir bola api padaku, hasilnya hanya dalam waktu 3 tahun aku sudah berhasil menguasainya sampai ke tahap menengah.


Kebanyakan penyihir di keluarga ini, mereka baru mulai berlatih teknik sihir di usia 15 tahun, sedangkan di tahun sebelumnya mereka hanya belajar bagaimana cara mengontrol mana. Melihat potensi besar yang ada dalam diriku, ayah angkatku yang bernama Arthur Rosellen memanggil ku ke dalam ruang kantornya.


Saat itu usiaku baru 7 tahun, ketika aku berada di dalam kantor itu, aku hanya berdua saja dengan ayahku, aku duduk dengan raut wajah kecilku yang polos, tanpa memandang kalau aku hanyalah seorang anak kecil, ayahku mulai berbicara dan langsung membeberkan fakta kalau sebenarnya aku adalah anak kandungnya, entahlah, rasanya itu tidak terlalu mengejutkan bagiku, semuanya terlihat sangat jelas jika melihat perlakuan keluarga ini yang sangat baik kepadaku.


Ayahku juga menjelaskan alasan kenapa dirinya membuangku ke Panti Asuhan, ia bilang saat itu keluarga Rosellen sedang menghadapi krisis yang mengharuskan seluruh keluarga terpencar ke berbagai titik negara, ntah krisis apa itu ia tidak menjelaskannya, tapi dia menjelaskan pada waktu itu keluarga Rosellen sedang di masa terlemah mereka.


Setelah beberapa waktu kondisi keluarga Rosellen benar - benar stabil, saat itulah ayah baru berani mengambil kembali diriku dari Panti Asuhan lewat jalur adopsi.

__ADS_1


Memang sulit dipercaya, tapi aku tidak peduli itu, mau aku anak aslinya atau bukan, aku tidak peduli, satu - satunya yang ku anggap sebagai keluarga adalah tempat dimana aku dibesarkan, yaitu di Panti Asuhan, tempat di mana aku menjalani hari - hari yang begitu menyenangkan.


Lalu, tiba - tiba saja terbesit dalam benakku sesuatu yang jahat,


'aku akan menjadi penyihir terhebat di keluarga ini, lalu aku akan menghancurkan keluarga sampah yang telah membuangku!'


Entah mengapa hal itu tiba - tiba saja muncul dalam benakku. Setelah pertemuan itu, tidak ada yang berubah, semuanya masih terasa damai, aku masih melanjutkan mempelajari berbagai macam sihir.


Tahun - tahun telah berganti, kini usia ku telah memasuki 18 tahun dan aku sudah lulus sekolah menengah atas, perkembangan sihir ku juga sangat pesat, sekarang aku sudah bisa mewujudkan sihir bola api tingkat atas yang ukuran bola apinya sebesar 10x lipat dari tingkat menengah, bukan hanya itu saja aku juga bisa mewujudkan 3 sihir bola api tingkat atas sekaligus secara bersamaan, aku juga telah mempelajari sihir pertahanan serta sihir penguatan tubuh, keduanya hanya baru mencapai tingkatan pemula, tentu saja hal itu dikarenakan karena aku terlalu fokus pada sihir bola api.


Tidak mengherankan jika seluruh anggota keluarga memanggil ku sebagai seorang yang jenius dalam sihir, karena aku bisa menggunakan berbagai macam sihir ketika usiaku berada dibawah 20 tahun, sedangkan untuk mereka yang bukan jenius sepertiku membutuhkan waktu hingga 20 tahun untuk bisa mempelajari lebih dari 1 teknik sihir, itu membuktikan bahwa sihir adalah sesuatu yang sangat sulit untuk dipelajari.


Menjadi seorang jenius di sebuah keluarga besar itu bukan sesuatu yang mudah, ada saja anggota keluarga yang membenciku, terutama anak - anak dari kedua paman ku.


Paman ku yang pertama, George Rosellen dia adalah kakak dari ayahku, dia mempunyai sifat yang baik hati, dia tidak menunjukkan permusuhan apapun pada ku maupun kedua orang tua ku, dia seorang penyihir ramah yang memiliki bakat rata - rata dalam keluarga, tapi meskipun bakat sihirnya rata - rata, dia adalah seorang jenius dalam hal teknologi, bisa dibilang George Rosellen adalah inti bisnis teknologi dalam keluarga Rosellen.


Paman pertama ku ini memiliki dua anak laki - laki yang bernama Stephen Rosellen yang berusia 19 tahun, serta Aron Rosellen yang berusia 17 tahun, bakat keduanya dalam sihir sangatlah rata - rata, Stephen yang berumur 19 tahun hanya bisa mewujudkan 2x sihir bola api tingkat menengah, sedangkan Aron Rosellen yang berusia 17 tahun hanya bisa mewujudkan 1x sihir bola api tingkat pemula, bakat keduanya dalam keluarga sungguh sangat buruk, karena itulah mereka sangat iri dengan bakat sihir yang ku miliki, mereka berdua memendam kebencian yang begitu dalam pada diriku.


Barlow Rosellen memiliki tiga anak yang semuanya adalah seorang perempuan, anak pertamanya bernama Arabella Rosellen yang berusia 19 tahun, anak kedua Briana Rosellen 17 tahun, lalu anak yang ketiga Charlotte Rosellen yang berusia 15 tahun.


Bakat ketiganya dalam hal sihir sungguh tidak terlalu buruk, Arabella anak yang tertua telah berhasil menguasai sihir ilusi sampai ke tingkat menengah, Briana anak keduanya berhasil menguasai sihir air tingkat menengah, sedangkan Charlotte anak ketiga mampu menguasai sihir kegelapan tingkat pemula, karena ketiganya lahir dari seorang ayah yang jenius dalam bidang sihir, ketiganya selalu berlatih sihir dengan keras untuk mewujudkan ekspektasi anggota keluarga lain, tetapi karena ayahnya yang selalu memujiku serta membicarakan ku yang seorang jenius sihir di hadapan mereka, ketiganya jadi membenciku, mereka menyimpan dendam begitu besar pada diriku.


Tidak sekali dua kali kelima anak - anak itu menggangguku, tapi aku selalu bisa menangani nya, lalu sampai pada puncaknya, Stephen, Aron, Arabella, Briana, serta Charlotte bekerja sama untuk membunuhku, benar, mereka berlima sungguh berniat untuk membunuhku.


Peristiwa itu tidak akan pernah kulupakan seumur hidupku, pada saat itu Aron datang kepadaku, ia mengajakku untuk berlatih sihir bersamanya, aku tahu ini adalah jebakan, tapi tanpa pikir panjang aku menerimanya, karena kupikir saat itu aku bisa menangani jebakan yang hanya dibuat oleh anak - anak yang belum dewasa.


Aron membawaku ke sebuah lapangan luas yang berada di belakang mansion keluarga Rosellen, dengan cepat dia bergerak menjauhi ku, seketika itu aku tahu kalau permainannya sudah dimulai dan ketika aku hendak mengejarnya, tiba - tiba tubuhku terasa sangat berat, tanpa aku sadari, aku sudah terjebak dalam susunan sihir tingkat rendah, lalu entah dari mana, Stephen, Arabella, Briana dan Charlotte tiba - tiba muncul, lalu Aron kembali dan bergabung dengan mereka, dengan wajah yang jelek karena dipenuhi amarah mereka mulai mengoceh serta meluapkan kebencian yang mereka miliki padaku, mereka mencaci maki ku, mengatakan kalau aku adalah seseorang yang harus mati karena aku akan menghalangi jalan yang mereka lalui untuk menjadi penyihir terkuat dalam keluarga. Aku tidak menyangka kalau mereka akan benar - benar nekat untuk menggunakan susunan sihir tingkat rendah untuk membunuhku.

__ADS_1


kekuatan dari susunan sihir tingkat rendah itu sendiri sama dengan 10x penyihir tingkat pemula yang menyatukan kekuatan nya, meskipun aku seorang jenius yang sudah bisa mewujudkan sihir bola api sampai tingkat atas, aku masihlah seseorang yang bahkan belum memasuki tahapan penyihir tingkat pemula yang dimana syarat untuk memasukinya, seorang penyihir tingkat pemula harus bisa menguasai 5 atau lebih sihir tingkat rendah dan dengan mudah menggunakannya, sedangkan aku masihlah seorang remaja yang hanya bisa menguasai 3 sihir tingkat rendah yang dimana penguasaannya, satu penguasaan tingkat atas dan dua lainnya penguasaan tingkat pemula. Susunan sihir tingkat rendah ini masih sangat mungkin untuk membunuhku.


Aku mulai merasakan gejolak 'mana' yang besar datang dari bawah kaki ku, aku melihat kebawah dan menemukan susunan sihir itu semakin terlihat jelas, aku tahu nama dari susunan sihir ini, ini adalah susunan sihir Blast tingkat rendah, Blast adalah nama dari susunan sihir yang bisa diatur tingkatannya sesuai dengan kebutuhan, mekanisme dari susunan sihir Blast adalah memusatkan mana di bawah targetnya lalu dengan sekejap mana yang berkumpul di bawah akan meledak dan jika susunan itu tingkat atas, itu bisa membunuh 1 atau 2 penyihir tingkat menengah.


Aku sedikit bersyukur karena ini hanyalah susunan sihir Blast tingkat rendah, tapi meskipun tingkat rendah, ini masih bisa untuk membunuh 1 penyihir tingkat pemula, nyawaku bisa melayang jika aku tidak melakukan apapun. Aku yakin mereka telah menghabiskan seluruh mana yang mereka miliki hanya untuk membuat susunan ini, tapi aku bingung siapa yang mengajarkan susunan ini pada mereka? Setahuku yang diizinkan untuk menggunakan susunan sihir hanyalah penyihir yang sudah memasuki tingkatan pemula, lalu apa mereka mencurinya dan mempelajari susunan ini secara otodidak? Pemikiran seperti itu masih terbesit dalam benakku, meskipun nyawaku sendiri sedang dalam keadaan bahaya.


Untung saja saat itu aku teringat, aku pernah membacanya di salah satu buku panduan sihir yang pernah kubaca, susunan sihir Blast bisa dilawan dengan cara mengendalikan mana yang ada dalam susunannya lalu mengubah mananya menjadi milikku, mengendalikan mana yang bukan milikku saja itu sudah sangatlah sulit, apalagi mengubahnya menjadi milikku, ini membutuhkan control mana yang sangat tinggi untuk melakukannya, mana yang berada dalam susunan ini adalah mana liar yang dikumpulkan dalam satu titik, tinggal menunggu waktu saja sampai mana tersebut meledak, ini adalah pertaruhan, jika pada saat itu aku gagal mengendalikan mananya, maka ledakannya bisa terjadi kapan pun.


Aku sudah membulatkan tekad ku, karena tidak ada pilihan lain aku akan melakukannya, entah mati atau hidup aku serahkan semuanya kepada takdir. Ini adalah pertaruhan hidup dan mati pertama kali yang terjadi dalam hidupku.


Aku mulai berkonsentrasi penuh, aku sudah tidak memikirkan lagi kapan ini akan meledak, supaya menjadi lebih tenang aku mulai mengatur nafas ku, aku pun mengambil posisi duduk bersila dan mulai memasuki keadaan meditasi. Perlahan aku mulai merasakannya, mana yang semakin besar berkumpul di bawah tempat duduk ku, tanpa banyak pikir lagi aku mulai membuat saluran mana untuk mengalirnya mana di luar menuju masuk ke dalam diriku.


Mana itu seperti air dalam aliran sungai, ia membutuhkan jalur jika ingin memasukkannya kedalam tubuh, aku harus membentuk aliran sungai yang kering untuk mengalirnya sebuah mana, ini seperti jalur aliran sungai baru yang sudah disiapkan untuk mengalirnya air yang dibendung dari sebuah bendungan besar. Mulai dari saat ini semuanya akan sulit, aku harus bisa mengontrol aliran mana yang besar memasuki tubuhku, jika tidak tubuhku akan meledak.


Aku mulai merasakannya, aliran mana yang sangat besar mulai memasuki tubuhku, aku harus bisa mengendalikannya, tidak seperti yang kubayangkan ini sungguh sangat susah, aliran mana yang coba kukendalikan ini sangat berat, sungguh berbeda dari aliran mana yang selama ini aku gunakan, mana yang selama ini ku gunakan itu sangat halus dan mudah digunakan, itu karena mana yang memasuki tubuhku di atur sedikit demi sedikit, tapi ini, ini sungguh sangat berbeda, yah, bagaimanapun juga mana adalah sesuatu yang liar, aku harus bisa mengendalikannya karena ini adalah sebuah pertaruhan hidup dan mati.


Perlahan tapi pasti aku mulai bisa mengendalikan dan mengubah mana liar ini menjadi milikku, inilah saatnya, lima bocah brengsek itu akan ku panggang sampai kering.


Tanpa banyak pikir lagi, dengan cepat aku segera mewujudkan 5 sihir bola api tingkat penguasaan atas, sihir bola api tingkat atas yang sebelumnya hanya bisa ku wujudkan 3 sekaligus, kini aku bisa membentuknya 5 sekaligus, tentu saja itu dikarenakan suplai mana yang sangat besar dari susunan sihir Blast, tanpa banyak pikir lagi aku mengarahkan dengan cepat bola api itu ke arah mereka berlima, saat itu aku bisa melihat dengan jelas wajah jelek dari lima bocah yang ketakutan, karena saking takutnya, tubuh mereka membeku, persetan jika mereka berlima adalah bagian dari keluargaku, aku akan membakar semuanya.


Masing - masing dari bola api itu berhasil dengan tepat membakar kelima bocah brengsek itu, hasilnya mereka berlima mendapatkan luka bakar yang sangat parah, mana yang berada di susunan sihir juga sudah ku habiskan, jadi sekarang aku sudah tidak khawatir akan meledak, bukan hanya mana yang ada di susunan sihir saja yang habis, sepertinya mana milikku juga sudah ku habiskan karena untuk membuat 5 bola api sekaligus, lalu aku pun jatuh pingsan.


Seluruh anggota keluarga menjadi heboh mengetahui kejadian ini, lima hari kemudian setelah aku bangun dari tidurku, ayah memberitahuku, seluruh anggota keluarga telah sepakat untuk menjatuhkan hukuman padaku karena telah melakukan tindakan yang hampir membunuh anggota keluarga lain, cih aku yakin kalau mereka mengetahui kalau lima bocah itu yang memulai duluan, tapi aku malah yang terkena imbasnya, tapi itu tidak apa - apa, lima bocah itu mulai dari sekarang, tubuh mereka akan dipenuhi dengan luka bakar yang mengerikan seumur hidupnya, sekarang kita impas bocah - bocah sialan.


Seharusnya aku dijatuhi hukuman mati, tetapi karena aku adalah seorang anak yang ahli dalam bidang sihir dan mereka tahu kalau ini juga bukan salahku, melainkan salah lima bocah itu, jadi seluruh anggota keluarga sepakat hanya memberikan hukuman berupa pengusiran dari keluarga Rosellen, sekali lagi aku dibuang dari keluarga ini, kesal rasanya mengetahui hal itu, tapi aku tidak bisa berbuat apa - apa.


Tidak lama kemudian setelah aku bangun, tanpa ragu ayah menggunakan sihir manipulasi ingatan kepadaku, aku telah melupakan ingatan yang ada pada waktu di keluarga ini, ingatan tentang sihir, ingatan tentang kelima bocah yang telah ku bakar, serta tentang nama dari keluarga Rosellen, semua ingatan yang berkaitan tentang keluarga Rosellen telah dihapus dari ingatan ku, sekarang yang tersisa hanyalah aku yang hidup sebagai yatim piatu yang dibesarkan di panti asuhan.

__ADS_1


4 tahun telah berlalu, kini umurku memasuki 22 tahun, masih dengan ingatanku yang telah hilang, aku menjalani hari - hari dengan normal, aku bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidup ku sendiri, tapi itu tidak selalu bertahan lama, dan sekarang aku menganggur, alasan diriku menganggur ini karena aku sedang kecanduan bermain game online, yang bahkan tanpa aku sadari, aku telah menghabiskan banyak uang tabungan yang kudapatkan dari hasil jerih payah yang selama ini ku lakukan, hanya untuk bermain game online, sungguh kehidupan yang menyedihkan.


Lalu, sebuah kejadian misterius menimpaku, aku mengalami kejadian seperti dalam novel yang pernah kubaca, aku dipindahkan didunia lain!


__ADS_2