
"sedikit? Sedikit itu sejauh mana kau mengetahuinya? Aku tidak akan terbodohi lagi oleh perkataanmu. Sebenarnya kau itu apa?kau itu sangat aneh."
Mahluk itu merasa terbodohi oleh perkataan Akira tentang manusia yang tidak memiliki kekuatan super, namun hal itu berbanding terbalik dengan Akira yang mengaku sebagai manusia, akan tetapi ia memiliki kekuatan yang besar, ya meskipun itu bukan masalah, tapi mahluk itu kesal karena percaya pada perkataan Akira ditambah dirinya yang sudah 'memeriksa' Akira dan itu sesuai dengan apa yang Akira katakan, jadi mahluk itu menurunkan penjagaannya, tapi mahluk itu tidak menyangka kalau hanya dengan energi yang manusia itu keluarkan bisa membuatnya tidak bergerak, itu benar - benar melukai harga diri dari mahluk itu.
Mahluk itu juga berpikir sosok mahluk yang bernama manusia ini sangat aneh.
Pertama, ia melihat Akira memasuki Tujuh Tempat Suci bersamaan dengan tubuh fisiknya, yang mana seharusnya tempat ini yang termasuk dalam Tujuh Tempat Suci, tidak bisa di masuki oleh sesuatu yang bermateri padat seperti tubuh fisik, terkeculi oleh dirinya.
Kedua, ketika 'memeriksa' Akira hanya dengan menyentuhnya, mahluk itu tidak merasakan kekuatan yang kuat ataupun keanehan pada diri Akira, tapi kenapa Akira bisa mengeluarkan kekuatan yang hebat, sementara tidak ada jejak kekuatan ketika di periksa olehnya, mahluk yang sudah hidup selama jutaan atau bahkan milyaran tahun, dengan pengelaman yang mahluk itu punya, tentu saja mengetahui kekuatan dalam diri seseorang itu bukannya mudah? Pikiran itulah yang selalu hinggap dalam kepala mahluk itu.
Dan yang ketiga, mahluk itu juga berpikir 'seberapa banyak kekuatan yang dia sembunyikan? Siapa dia sebenarnya hingga mampu menghalangi pengamatan ku?'
***
"ya jika kubilang sedikit ya sedikit, sudahlah mari kita lanjutkan pertarungannya, aku tidak sabar ingin mencoba kekuatan ini." gelora api semangat berkobar dalam jiwa Akira.
"bentar dulu, sebelum itu kau benar - benar bukan dari Ras Bintang kan?" mahluk itu bertanya kepada Akira seolah ingin memastikan sesuatu.
"ya tentu saja, aku ini manusia asli." ucap Akira dengan sedikit membanggakan dirinya.
"lalu bagaimana kau bisa mendapatkan tubuh bintang itu?" mahluk itu bertanya sembari memberikan tekanan aura yang kuat kepada Akira.
"bagaimana? kau tidak perlu tahu tentang itu." Akira membalas dengan tekanan aura yang jauh lebih kuat.
Keduanya beradu, saling menekan satu sama lain menggunakan aura kuat yang mereka miliki. Selang beberapa menit kemudian, mahluk itu menarik kembali aura kuat miliknya, lalu mahluk itu duduk bersila. melihat apa yang mahluk itu lakukan, membuat Akira terheran.
'apa yang sedang ia lakukan?' batin Akira terheran melihat mahluk itu yang tiba - tiba duduk dengan posisi bersila.
"manusia kau membuat kepalaku sakit. Tubuh itu, sepertinya itu adalah bukan?"
__ADS_1
"hah bagaimana kau mengetahuinya?" pertanyaan yang tiba - tiba mahluk itu lontarkan sontak membuat Akira sedikit terkejut.
"sudah sejauh itu ya, kau menyembunyikannya dengan baik." mahluk itu masih mengira bahwa Akira menyembunyikan kekuatannya.
"menyembunyikan? Aku tidak tahu apa maksudmu, tapi bagaimana kau mengetahui ?" Akira menyipitkan matanya, seolah dirinya tahu kalau ada sesuatu yang aneh.
"seharusnya aku yang bertanya begitu, perlu kau ketahui tubuh ku yang sekarang, itu adalah tubuh yang sama seperti milikmu, yaitu tubuh dewa bintang kuno, teknik penempaan tubuh dalam Seni Dewa Bintang Ilahi." jelas mahluk itu.
"apa tubuh Dewa Bintang Kuno yang sama denganku? bahkan kau mengetahui tentang Seni Dewa Bintang Ilahi?" Akira bertanya kembali.
"hei hei seharusnya aku yang bilang begitu, Seni Dewa Bintang Ilahi adalah keterampilan tingkat lanjutan dari Seni Bintang Ilahi, kau tahu itu kan?"
'kelanjutan dari Seni Bintang Ilahi? Tapi kenapa system tidak menjelaskannya dalam 'penjelasan'? System ini sepertinya belum sempurna, masih banyak hal cacat di dalamnya.
Seperti yang mahluk itu bilang, akan masuk akal jika Seni Dewa Bintang Ilahi adalah tingkat lanjutan dari Seni Bintang Ilahi, karena aku telah meningkatkannya dengan system, tapi ku pikir skill yang di tingkatkan itu adalah skill baru, yang hanya aku seorang yang memilikinya, aku tidak pernah terpikirkan soal 'apakah ada yang mempunyai skill ini selain diriku?' melihat penjelasan dari mahluk itu benar - benar membuka pikiranku, lalu bagaimana cara kerja system tentang 'meningkatkan skill?'. Sialan ini membuatku pusing.'
"kekekekeke... Sepertinya kau terlihat sangat kebingungan dengan apa yang ku ucapkan tadi, itu membuktikan bahwa dirimu tidak mengetahui itu. Sekarang semuanya terlihat jelas, bukannya diriku yang kurang cermat dalam 'melihatmu' atau juga bukan dirimu yang menyembunyikan kekuatan milikmu, tapi Tubuh Dewa Bintang Kuno itu kau sepertinya mendapatkannya dalam waktu singkat, atau jangan - jangan semua kekuatan yang kau tunujukan sekarang itu, kau mendapatkannya dalam waktu singkat ketika pertama kali kau maju menyerangku? Karena sebelum itu aku 'memeriksa' dan tidak menemukan hal aneh apapun."
'sial, semua tebakannya benar, mahluk ini dia cerdas, pantas saja dia selalu melontarkan pertanyaan - pertanyaan itu, dia ingin memastikan sesuatu dan hanya dalam waktu singkat dia menyimpulkannya, lalu menebak dan tebakannya itu benar semua, sungguh kemampuan deduksi yang luar bisa. Aku dipermainkan!' batin Akira merasa kagum sekaligus kesal karena dirinya seolah dipermainkan oleh mahluk itu.
"hmm? Apa tebakan ku benar? Hahahaha... Itu sangat terlihat jelas terukir dalam raut wajahmu, lalu pertanyaan selanjutnya... Bagaimana kau bisa membuat kekuatan itu dalam sekejap?"
Boom! Pertanyaan yang mahluk itu lontarkan membuat Akira terdiam seribu bahasa. Melihat Akira terdiam membisu, mahluk itu angkat bicara kembali.
"kau tidak mau menjawabnya ya, yah terserah jika kau tidak mau menjawabnya itu rahasia yang kau punya. Lalu jika tebakan ku benar, jika kau mendapatkan Tubuh Dewa Bintang Kuno dalam waktu singkat, kau juga pasti telah mempelajari Seni Dewa Bintang Ilahi dalam waktu yang singkat juga kan? Hmm bagaimana kau mempelajari semua itu dalam waktu yang singkat? Ini sangat aneh sekaligus luar biasa!
Lalu apa kau tahu ketika kau mempelajari Seni Dewa Bintang Ilahi akan ada hukuman karena mempelajarinya?"
'hukuman? Apa yang dia maksud?' batin Akira bertanya - tanya, Akira tidak menjawab pertanyaan yang mahluk itu lontarkan. Meskipun Akira orang yang sangat teliti, tapi dia juga orang yang sangat gampang melupakan suatu hal yang kecil, seperti sekarang dia lupa bertanya pada system, padahal jika Akira bertanya pada system, system juga akan menjawab pertanyaannya.
__ADS_1
"hah Apa kau sungguh tidak mengetahui tentang hal ini?, jika begitu kita tidak perlu bertarung lagi..."
"tidak perlu bertarung lagi? Apa maksudmu?"
"ya itu karena kau akan mati, hukuman dari Dewa Bintang Kuno akan datang. Hahahahaha..." jelas mahluk itu tertawa sangat puas.
"hukuman Dewa Bintang Kuno? Apa maksudmu?" tanya Akira pada mahluk itu. Akira benar - benar lupa kalau dia memiliki system yang bisa menjawab pertanyaannya, serta Akira sedikit melewatkan detail kecil yang dirinya tidak sadari.
"meskipun kau mempelajari Seni Dewa Bintang Ilahi, tapi sepertinya kau tidak tahu apa - apa tentang keterampilan ini..." jelas mahluk itu, menyadarkan Akira tentang suatu hal.
'aku tidak mengetahui tentang ? Ahh... Sialan, aku baru menyadarinya, aku lupa kalau system ini, system yang cacat, penjelasan yang tertera dalam skill itu kurang!
Sial Aku terlalu percaya pada system ini karena kemampuan yang ia tunjukan selama ini sangat memuaskan, sehingga aku tidak meragukannya sedikitpun, ini kecerobohanku.' batin Akira merasa terbodohi oleh dirinya sendiri. Lalu Akira bertanya "lalu apa sebenarnya hukuman yang kau maksudkan itu?"
"kau benar - benar tidak mengetahuinya, hahahaha..." ejek mahluk itu sembari tertawa lantang.
"berhenti menertawakanku, cepat jawablah."
"karena sebentar lagi kau akan mati, maka aku akan memberitahumu...
Seni Dewa Bintang Ilahi itu diciptakan oleh Dewa Kuno dari Ras Bintang, mereka para Dewa Kuno mengabdikan separuh waktu dalam hidunya untuk membuat keterampilan ini, setelah beberapa kali mengalami kegagalan dalam percobaan dan waktu yang sangat lama hingga jutaan tahun lamanya, akhirnya mereka berhasil menciptakan keterampilan ini yaitu Seni Dewa Bintang Ilahi.
Lalu apa kau pikir Dewa Kuno akan diam saja ketika keterampilan yang mereka ciptakan di gunakan oleh mahluk lain? Tentu saja tidak, mereka akan menurunkan apa yang dinamakan dengan Hukuman Dewa Ilahi!
Perlu kau ketahui saja, saat pertama kali aku berhasil sepenuhnya mempelajari keterampilan ini, aku juga mendapatkan hukuman itu. Hukuman Dewa Ilahi itu sangat mengerikan, bahkan planet yang saat itu aku tinggali untuk berlatih, dalam sekejap hancur berkeping - keping menjadi butiran debu yang halus, untung saja saat itu aku berada pada puncak kekuataan yang ku miliki, aku selamat dari hukuman itu.
Hmm? Ohh lihatlah, sepertinya hukuman itu akan datang." jelas mahluk itu, lalu mahluk itu mendongakan kepalanya ke atas.
'jika benar apa yang seperti mahluk itu katakan, maka apa yang dinamakan dengan Hukuman Dewa Ilahi itu sangat mengerikan. Lalu apa dia bilang hukuman itu akan datang?' Akira melihat ke arah atas.
__ADS_1