Stay With??

Stay With??
1


__ADS_3

Semoga kalian suka.


Makasih❤️


***


Berawal Dari Yudha, Fatir, Roby, dan Erwin berlibur ke Lombok. Mereka ke sana hanya sekedar liburan karena telah menempuh ujian akhir.


Singkat cerita mereka pun sampai di Lombok. Mereka menyewa sebuah Villa di dekat pantai.


Sore harinya Yudha, Fatir, Roby, dan Erwin sedang berjalan ke pantai. Beberapa lama jalan - jalan Fatir kehausan.


"Woy, gue haus nih" ucap Fatir.


"Yaudah cari minum sana, sekaligus gue nitip" ujar Yudha.


"ok, Rob temenin gue" ajak Fatir.


"Yoi buat temen gue yang keren ini apa sih yang enggak" Roby menarik turun kan alisnya.


"paan sih, lo lebih keren juga" timpal Fatir.


"Emang gue keren dari lahir" Roby membanggakan diri.


"Woy udah abis bicara kerennya Gue juga haus nih" Erwin menyudahi percakapan yang tidak ada habis nya ini.


"widihh.. Brother Gue udah haus nih, yuk Tir kita jalan" Ajak Roby.


"Kuy" ucap Fatir lalu berjalan bersama Roby.


Yudha dan Erwin pun melanjutkan jalan-jalan mereka. Tiba-tiba entah dari mana seseorang menabrak Yudha menyebabkan bajunya terkena tumpahan minuman membuat Yudha sontak kesal.


"Woy, kalau jalan liat - liat dong, lihat nih baju gue kotor gara-gara lo" ucap Yudha kesal.


Orang yang menabraknya memutar ke dua bola matanya. "Yaudah Sorry, masalah sepele juga" .


"Main sorry ajah tanggung jawab nih baju Gue kotor" Yudha semakin kesal karena Ucapan gadis di hadapannya itu seolah tidak terjadi apa-apa.


"Ayolah Please Gue nggak sengaja, sorry" ucap Gadis itu masih tetap santai.


Baru saja Yudha ingin bicara tiba-tiba seseorang menghampiri mereka.


"Ih, Indah lo disini Rupanya. Ayok balik kevilla Astrid udah nungguin tuh" ucapnya menarik gadis yang bernama Indah itu menjauh.


Yudha tambah kesal melihat Indah langsung pergi.


"Sabar Brother, Lu nggak rugi juga di tabrak Cewe Cantik." Erwin berusaha menghibur.


"Paan sih, baju Gue kotor nih" kesal Yudha.


Saat Erwin berusaha menghibur Yudha. Fatir dan Roby datang membawa minuman yang mereka habis beli. Roby melihat keadaan Yudha.


"Wow, baju Lo keren banget sih Yud". Goda Roby.


"Iyah, nih baju baru yah?" Fatir ikut - ikutan.


Yudha semakin kesal karena Fatir ikut-ikutan menggodanya. "Dasar Lu pada, Gue itu barusan di tabrak orang yang tidak bertanggung jawab" ucap Yudha.


"udah-udah, kuy balik ke vila mau gelap nih " Erwin menengahi.


Yudha pun akhirnya kembali ke vila dengan wajah yang kesal.


**

__ADS_1


Keesokan harinya Yudha kembali ke Pantai karena penasaran sama orang yang sudah menabrak nya. Yudha mondar-mandir mencari keberadaan Indah namun hasilnya nihil, Ia tidak menemukan Indah dimanapun. "Akkhh... Ngapain sih Gue nyari-nyari Cewek pembawa sial itu. Buang - buang waktu Gue ajah" kesal Yudha.


Malam harinya Roby keluar jalan-jalan untuk mencari udara segar. Bosan jalan terus-terusan Roby pun mengambil kerikil dan melemparnya sembarangan.


Roby tak tahu kalau kerikil yang dia lempar mendarat mulus di kepala seseorang.


"Aww.." Ringis seseorang itu yang terkena lemparan Roby. "Siapa sih yang lempar batu malam-malam gini Kepala Gue jadi sakit, Woy Si pelempar sialan keluar Lu". Teriak Indah.


Roby yang mendengar suara teriakan langsung mencari sumber suara tersebut. "Woy, Jangan teriak-teriak ini udah malam ganggu orang tidur Lu".


Indah berbalik badan melihat orang yang sedang berbicara dengannya ia sudah menyiapkan kata-kata mutiara untuk orang itu. "Siapa sih Lo, Lo itu Nggk tahu mas......." ucapan Indah terhenti ketika melihat Sosok yang berada di hadapannya itu.


"Roby"


"Indah"


Ucap mereka bersamaan.


"Roby Sbastianel ini beneran Lo?" tanya Indah mematikan.


"Iya, Gue Roby Sbastianel orang terganteng waktu di Paris. Nggk Nyangka Gue bisa ketemu Lo disini Indah Alexander Si anak cerewet yang selalu bikin kuping Gue selalu sumpek ketika ketemu sama Dia kayak sekarang" Ucap Roby yang membuat Indah kesal.


"Ihh.. Dasar Roby Lo tuh yang nyebelin" sambil menghadiahi Roby beberapa pukulan di Bahu Roby .


"Ehh.. Iya-iya gue yang salah berhenti mukulin Gue, Gue laporin entar ke kak Seto".


"Bodo " ucap Indah malas.


"hmm.. Btw Kok Lo bisa ada di sini, bukannya Lo Di jerman yah? " tanya Roby.


"Cari tempat lain ajah ngobrolnya masa mau di tengah jalan, ntar ada lagi yang lempar batu ke kepala gue" ujar Indah.


"Mampus jadi Dia ngomel-ngomel gara-gara kena lemparan Gue tadi, Mudah-mudahan dia nggak tahu kalau pelakunya itu gue "batin Roby.


Roby sontak kaget. "Dasar lu yah liat kondisi sebelum teriak" Roby meringis sambil mengusap ngusap ngusap telinga nya.


"Lagian Gue panggil nggak nyahut, kirain Lo kesurupan" ujar Indah.


Tak ingin memperpanjang masalah, Roby mengajak Indah kevilanya. Sampai di sana mereka mengobrol santai Indah mulai bercerita kenapa bisa ada di sini.


5 tahun yang lalu mereka bertemu di Paris tepatnya pada saat itu Indah tersesat dan nyasar di sebuah mall, pada saat itu Indah belum Hapal pasti mall itu karena ia baru pertama kalinya dia diajak oleh Kakak perempuannya Indarixel. Hingga akhirnya ia bertemu dengan Roby dan Roby membantunya untuk menemukan Kakaknya itu.


Dari situ Indah berteman dengan Roby, dua minggu Indah berada di Paris membuatnya semakin akrab dengan Roby. Tapi pada saat Indah kembali ke Jerman mereka hilang kontak dan baru bertemu lagi sekarang itu pun kebetulan.


Kembali lagi ke mereka.


"What? Jadi Lo Sekolah di sini" Kaget Roby. Indah hanya menganggukkan kepalanya.


"Kok Gue nggak tahu padahal Guenya juga sekolah di Indonesia, emang Di sini Lo tinggalnya dimana?" tanya Roby.


"Lah serius? Gue tinggalnya di rumah Nenek gue di Sulsel, kan Nyokap gue orang Indonesia." Jawab Indah. "Btw Lo dimana?" tanya Indah balik.


"Oh.. Pantes Gue nggak tahu, tempat kita jauhan. Gue sekolahnya di Jakarta" jawab Roby.


"Hmm... Btw Rob Gue haus nih" Ucap Indah menaik turun kan Alisnya.


Roby sudah Hapal betul sikap Indah selain Cerewet Indah juga agak manja sama orang yang sudah ia kenal dekat. "Yaudah, Kuy masuk sekalian gue kenalin ke teman-teman gue" ajak Roby.


Di dalam Villa nampak orang cowok yang sibuk dengan urusan masing-masing. Mulai dari Fatir yang main Game di laptopnya, Erwin yang Sibuk main Ponsel dan juga Yudha yang sedang tidur tengkurap dikarpet. Mereka tidak menyadari kedatangan Roby dan Indah.


"Hmm.. Sibuk amet sampai Gue di kacangin" ucap Roby.


Baik Fatir maupun Erwin menoleh. Keduanya heran melihat seseorang yang datang bersama Roby.

__ADS_1


"Kenalin Temen Gue Indah" Roby memperkenalkan Indah kepada Fatir dan Erwin.


"oh, Hai Gue Fatir"


"Gue Erwin, Salken"


Keduanya memperkenalkan diri.


"Hai, Fatir Erwin Salken too" ujar Indah tersenyum.


"Terus yang lagi tidur itu namanya Yudha" pandangan Indah mengarah ke Yudha yang sedang tidur tengkurap sehingga ia tidak bisa melihat wajah Yudha.


Erwin tiba-tiba teringat sesuatu. "Hah.. Dia kan Cewek yang waktu sore itu nabrak Yudha" batin Erwin.


"Gue kedalem dulu bentar, Ndah duduk dulu sana" Ucap Roby lalu pergi dari ruang tamu.


Sementara itu Indah duduk sambil bercerita-cerita dengan Fatir dan Erwin tentang dia dengan Roby. Tak jarang Indah tertawa mendengar setiap tingkah laku Roby yang diceritakan oleh Fatir dan Erwin.


"Hmm.. Btw Kalian udah sahabat berapa lama eh maksud Gue Dari kapan?" tanya Indah.


"Gue, Fatir sama Yudha sih udah dari SMP, tapi kalau sama Roby ketemunya pas SMA" Jawab Erwin.


Baru saja Indah ingin bertanya lagi tiba-tiba Ponsel nya berbunyi.


"Halo, Wa kenapa?"


"................. "


"Iya-iya bentar lagi nggak usah Khawatir Gue baik-baik aja"


"................."


"Ok, Bye"


Tut.


Indah meletakkan Ponsel nya di atas meja. Bersamaan dengan itu Roby datang membawa Minuman untuk Indah. "Nih, katanya haus" Roby memberikan Minuman itu ke Indah.


"Thanks, Rob" Ucap Indah lalu meminumnya.


Saat Indah tengah minum Fatir tiba-tiba saja berteriak karena dia game over. Hal itu membuat Indah kaget dan memuncratkan minumannya kearah Yudha yang sedang tidur. Jelas Yudha jadi terbangun.


"Mampus dah.. Mudah mudahan Yudha nggak ngamuk" batin Erwin.


Yudha terbangun dengan mengusap kasar Rambutnya yang terkena muncratan air. Matanya langsung tertuju pada Indah yang duduk mematung sambil memegang Gelas berisi Minuman. "Lo" Ucap Yudha yang mengingat Indah waktu menabraknya. "Jangan bilang Lo lagi yang nyirem Gue, Lo itu kenapa sih ketemu ama Lo itu bikin hidup Gue sial tau nggk" Marah Yudha.


Awalnya Indah ingin meminta maaf tapi tidak jadi karena kata-kata Yudha yang terlalu pedas baginya. Indah pun berdiri dari Duduk nya lalu menyiram semua sisa minumannya kearah Yudha. "Kata-kata Lo Pedes amet kek cabe, Gue juga baru kali pertama ini ketemu Cowok kek Lo. Lain kali sebelum ngomong mikir dulu" Ucap Indah lalu keluar dari Vila tersebut menuju kevilanya.


Yudha hanya terdiam melihat Indah keluar dari Vila yang ia tempati. Roby yang melihat Indah segera ikut mengejarnya keluar.


"Indah, sorry tadi kalau temen Gue ngomongnya gitu sama Lo sebenarnya dia baik kok tapi Taulah emosi orang yang baru bangun tidur itu kek gimana".Indah tersenyum menanggapi Roby.


"Santai ajah, Rob emang sejak kapan Gue ngambil hati kata-kata yang menurut Gue nggak penting. Tadi Gue itu Cuma kesel aja liat itu orang, Yaudah Gue balik ke Vila dulu, bye" Ucap Indah.


Sementara itu Yudha masih bingung bagaimana cewek yang sudah menabraknya itu bisa berada di Vila yang ia sudah sewa bersama sahabatnya. Fatir dan Erwin pun menjelaskan semuanya. Tiba-tiba pandangan Yudha jatuh ke sebuah ponsel yang berada di atas meja. Ia tahu pasti Ponsel itu bukan milik sahabatnya.


Awalnya Yudha mengabaikannya tapi lama-lama ia penasaran juga Akhirnya ia pun mengambil Ponsel itu dan melihat isinya. "Indah Alexander" guman Yudha lalu menonaktifkan Ponsel itu.


***


Jangan lupa Vote & Comment❤️


@liliscorpio

__ADS_1


__ADS_2