
Jangan lupa Vote & Comment! đ
**
Roby sedang Memainkan Ponselnya tiba-tiba ada notif Line masuk.
âDari Indahâ guman Roby saat membaca notif itu.
@Alexanderindah
Rob, lagi sibuk?
^^^@Robygans^^^
^^^Nggk, knp?^^^
@Alexanderindah
Ok, Resto terdkt Gue tunggu
^^^@Robygans^^^
^^^Otw^^^
^^^Read^^^
Tanpa banyak Cincai, Roby segera menuju ke Resto yang Indah maksud.
âHey Ndah, udah lamaâ Ucap Roby yang baru sampai dan langsung duduk di kursi depan Indah.
âNggak Kokâ balas Indah.
Mereka terlebih dahulu memesan makanan. âJadi maksud Lo ngajak Gue Ngedate kenapa?â tanya Roby dengan tampan so coolNya membuat Indah terkekeh melihatnya.
âIdihh... Dasar GR, awas Gue laporin sama Rereyâancam Indah.
Rerey atau Renthyas Margharent adalah seorang gadis asal Paris yang sedang dekat dengan Roby. Indah mengetahuinya setelah kemarin-kemarin Roby curhat ke Indah.
âHmm... Iya-iyah yang dikit-dikit ngancem, jadi kenapa?â.
â2 hari lagi Gue udah mau balik ke JermanâUcap Indah terus terang yang membuat Roby kaget.
âSerius?â.
âiyaa.. Makanya Gue ajak Lo ketemu karena setelahnya kita akan jarang bertemu lagi Gue bakal miss sama sifat Loâ.
âSebenarnya Gue juga 2 hari lagi udah mau balikâ ujar Roby.
âLah... Ke Jakarta atau langsung pulang ke Paris?â tanya Indah.
âJakarta dulu sih mau pamit sama Oma Gue abis itu Gue ke Paris kuliah di sanaâjelas Indah.
__ADS_1
âIyah... Yang udah janjianâ goda Indah.
Mereka pun saling mengobrol membicarakan semua hal-hal yang penting sampai ke yang tidak penting. Tak jarang mereka tertawa mendengar cerita mereka satu sama lain. Hingga akhirnya satu pertanyaan Roby membuat Indah terdiam.
âNdah apa yang Lo rasain selama kurang lebih 2 minggu kenal dengan Yudha?â tanya Roby.
Indah terdiam memikirkan Ucapan Roby. Pertemuannya dengan Yudha memang bisa di bilang kurang menyenangkan tapi mengingatkan. Yudha memang berbeda di antara keempatnya tapi Indah tidak memiliki perasaan apa-apa. Ia lebih menganggap Yudha sebagai teman oh tidak, lebih tepatnya parnert musuh.
âBanyak yang Gue rasain, Kesel, Bete hmm apalagi yah... Pokoknya banyak dehâ Jawab Indah.
Roby memutar ke dua bola matanya mendengar jawaban Indah bukannya menjawab serius tapi malah menganggapnya sebagai candaan.
âKayak Rasa yang lebih dari seorang teman mungkinâ Ucapan Roby kali ini membuat Indah tertawa kencang.
âHahaha... Rob, Rob kek Lo mau jodohin Gue sama Yudha Si tukang marah ituâ. Indah Menarik nafasnya dan menghembuskannya perlahan. âRob, Lo udah Kek saudara bagi Gue semenjak Lo Nolongin Gue dulu. Gue mau jujur sama Loâ Indah mulai berbicara serius.
âWaktu Umur Gue 10 Gue bertemu dengan seseorang. Keadaannya begitu hancur karena saat itu orang tuanya baru bercerai. Gue jadi ada rasa kasihan sama Dia singkatnya kita mulai saling kenal berbagi dan bermain bersama.â
Flashback on
Sore hari yang ceria Indah kecil sedang berjalan-jalan di taman dekat rumahnya. Sewaktu dia bermain di taman tak sengaja ia melihat anak laki-laki yang sedang duduk menyendiri di bangku taman berbeda dengan anak lainnya yang sedang tertawa lepas sebaliknya anak laki-laki itu sedang duduk menunduk dengan wajah murung.
Indah perlahan mendekat. âHei, namaku Indah kamu siapa?â Indah kecil menyapa bocah laki-laki itu dan memperkenalkan diri.
Bocah laki-laki itu mendonggak melihat siapa yang menyapanya. Terpampang lah wajah menggemaskan indah yang sedang menatapnya tersenyum.
âNamaku Samâ tunduk bocah itu lagi setelah berbicara.
âMom and Dad pisah Sam kesepian, adik Smith ikut Momâ Ucap Sam.
Indah Menarik tangan Sam. âIndah mau jadi teman Sam ayo mainâ Indah mengajak Sam untuk berlari-lari kecil sambil tertawa.
Untuk pertama kalinya setelah orang tuanya berpisah Sam tertawa lepas seakan tanpa beban. Hari â hari berikutnya mereka semakin dekat. Dari situ Sam mulai berjanji pada dirinya sendiri Akan selalu menjaga Indah wanita yang sudah membuatnya mampu tersenyum lagi.
Dari sejak itu Sam berjanji akan selalu menjaga Inda Dari apapun. Sampai sekarang Sam masih memegang teguh Janjinya kepada Indah. Dan Indah sendiri berjanji tidak akan meninggalkan Sam apapun itu.
Flashback off
â2 hari lagi Gue balik ke Jerman. Gue kangen banget sama Sam tapi sayang dia lagi di Paris sekarangâ Ucap Indah.
Roby tidak bisa berbuat apa-apa lagi awal niatnya ingin mendekatkan Indah dengan Yudha tapi Indah terlebih dahulu sudah memiliki seseorang jauh dari ia mengenal Inda, apalagi Roby tahu kalau Sam Aditya itu adalah bukanlah orang biasa. Sejarah keluarga Aditya sangat dikenal di berbagai belahan dunia utamanya di bidang bisnis.
âWow, Gue baru tau ternyata Putra sulung Mr.Aditya sedang menjalani sebuah hubungan dengan Putri Bungsu Mr.Alexander. Congratsâ Roby memberikan ucapan selamat.
âThanks Rob, btw kita ke Mall yuk Gue mau beli sesuatu buat Sam. Sekalian Lo juga beliin sesuatu ke Rerey pasti dia seneng tuhâ ajak Indah.
Roby pun menyetujui ajakan Indah dan mereka pergi berbelanja bersama.
**
Hari ini adalah hari terakhir Indah berlibur di Lombok. Dan Indah masih belum memberi tahu sahabatnya yaitu Astrid dan Salwa tentang kepulangannya besok ke Jerman.
__ADS_1
Sore itu menjelang Sunset Indah mengajak Kedua sahabatnya ke pantai untuk membicarakan kepulangannya. Indah meminta maaf karena ia baru memberi tahu sahabatnya kalau hari ini adalah hari terakhirnya berada di Indonesia. Bahkan jet pribadinya sudah datang tadi pagi.
âNdah maksud Lo... Kok mendadak bangetâ Salwa tidak percaya.
âbesok? Indah jangan bercandaâ Astrid pun sama.
Indah mulai berkaca-kaca ia pun memeluk kedua Sahabatnya itu. âWawa sama Ririd sorry Gue baru Ngasih tau sekarang. Dan yah Gue besok udah pulang ke Jerman Thanks 3 tahun ini kalian udah jadi sahabat yang baik buat GueâIndah mulai mengeluarkan air mata.
âHiks... Wawa nggak rela Indah pergiâ Salwa membalas pelukan Indah bersama dengan Astrid.
Mereka berpelukan mengingat Hari ini hari terakhir Indah berada di Indonesia.
Malam harinya Indah ke Vila Roby untuk pamit Dengan Yang lain.
âThanks yah Guys 2 minggu ini kalian udah mau jadi temen Gue. Gue akan kangen deh nantinya sama kalianâ ujar Indah.
âSama-sama Ndah Seneng juga bisa kenal Loâ Ucap Erwin.
âJadi nanti Lo kuliahnya di Jerman dongâ Ucap Fatir.
âSorry Tir kalau itu Gue nggak bisa jawab, itu masih Privasiâ Ucap Indah.
Di tengah mereka sedang Ngobrol Roby datang sambil membawa minuman dan cemilan yang tadi sempat ia beli waktu di mall. âKuy silakan di coba ala Chef Robyâ
âHahahah.. Thanks Robâ Ucap Indah.
Roby mengambil posisi duduk di depan Indah.
âBtw kalian semua Kuliahnya di mana?â tanya Indah balik.
âGue sama Erwin sih sama di Jakarta, Roby katanya mau pulkam ke Paris, kalau Yudha katanya dia di luar negeri tapi Dia belum kasih tau pasti dimanaâ timpal Fatir.
Mereka bercerita dan bercanda bareng, Indah melirik jam tangan Alexander Cristie yang mengalung pas di tangannya sudah berada di angka sembilan. Indah pun pamit kembali ke Vilanya.
Indah sebenarnya ingin bertemu dulu dengan Yudha tapi ia tidak melihat Yudha ada di Vila itu. Saat perjalanan menuju ke Vilanya tak sengaja penglihatan Indah menangkap seseorang yang ia kenal sedang duduk di salah satu bangku Cafe. Indah dengan cepat menghampiri orang itu.
âJadi Lo di siniâ Indah langsung mengambil tempat untuk duduk di depan Yudha. Sementara Yudha begitu terkejut melihat Indah ada di sini. Pasalnya ia sengaja menghindar dari Indah.
Yudha hendak berdiri tapi Indah menghentikannya. âKenapa sih, Setiap Gue ngomong Lo selalu mau pergi. Lo kayak ngindar terus dari Gue?â Indah menatap tajam.
âNggak penting!â Ucap Yudha langsung pergi.
Indah dengan cepat mengejarkan Yudha. Ia butuh penjelasan kenapa Yudha seperti itu, bukan masalah apa tapi Ia tidak ingin meninggalkan kenangan buruk atau kurang menyenangkan.
âYudhaâ Teriak Indah. Indah berusaha menggapai Yudha.
âYud, Lo sebenarnya kenapa sih kok selalu Menghindar dari Gue. Gue Cuma mau minta maaf dan ucapin salam perpisahan karna besok Gue udah balik dan kemungkinan nggak akan balik lagi ke Indonesiaâ jelas Indah saat sudah berada di depan Yudha.
Yudha sebenarnya sudah tahu Indah akan balik besok. âHmm.. Yah, Good bye and nice to Meet Youâ Ucap Yudha singkat setelah itu meninggalkan Indah yang masih bingung dengan Yudha.
**
__ADS_1
@liliscorpio