Stay With??

Stay With??
4


__ADS_3

Jangan lupa Vote & Comment! 😇


**


Roby sedang Memainkan Ponselnya tiba-tiba ada notif Line masuk.


“Dari Indah” guman Roby saat membaca notif itu.


@Alexanderindah


Rob, lagi sibuk?


^^^@Robygans^^^


^^^Nggk, knp?^^^


@Alexanderindah


Ok, Resto terdkt Gue tunggu


^^^@Robygans^^^


^^^Otw^^^


^^^Read^^^


Tanpa banyak Cincai, Roby segera menuju ke Resto yang Indah maksud.


“Hey Ndah, udah lama” Ucap Roby yang baru sampai dan langsung duduk di kursi depan Indah.


“Nggak Kok” balas Indah.


Mereka terlebih dahulu memesan makanan. “Jadi maksud Lo ngajak Gue Ngedate kenapa?” tanya Roby dengan tampan so coolNya membuat Indah terkekeh melihatnya.


“Idihh... Dasar GR, awas Gue laporin sama Rerey”ancam Indah.


Rerey atau Renthyas Margharent adalah seorang gadis asal Paris yang sedang dekat dengan Roby. Indah mengetahuinya setelah kemarin-kemarin Roby curhat ke Indah.


“Hmm... Iya-iyah yang dikit-dikit ngancem, jadi kenapa?”.


“2 hari lagi Gue udah mau balik ke Jerman”Ucap Indah terus terang yang membuat Roby kaget.


“Serius?”.


“iyaa.. Makanya Gue ajak Lo ketemu karena setelahnya kita akan jarang bertemu lagi Gue bakal miss sama sifat Lo”.


“Sebenarnya Gue juga 2 hari lagi udah mau balik” ujar Roby.


“Lah... Ke Jakarta atau langsung pulang ke Paris?” tanya Indah.


“Jakarta dulu sih mau pamit sama Oma Gue abis itu Gue ke Paris kuliah di sana”jelas Indah.

__ADS_1


“Iyah... Yang udah janjian” goda Indah.


Mereka pun saling mengobrol membicarakan semua hal-hal yang penting sampai ke yang tidak penting. Tak jarang mereka tertawa mendengar cerita mereka satu sama lain. Hingga akhirnya satu pertanyaan Roby membuat Indah terdiam.


“Ndah apa yang Lo rasain selama kurang lebih 2 minggu kenal dengan Yudha?” tanya Roby.


Indah terdiam memikirkan Ucapan Roby. Pertemuannya dengan Yudha memang bisa di bilang kurang menyenangkan tapi mengingatkan. Yudha memang berbeda di antara keempatnya tapi Indah tidak memiliki perasaan apa-apa. Ia lebih menganggap Yudha sebagai teman oh tidak, lebih tepatnya parnert musuh.


“Banyak yang Gue rasain, Kesel, Bete hmm apalagi yah... Pokoknya banyak deh” Jawab Indah.


Roby memutar ke dua bola matanya mendengar jawaban Indah bukannya menjawab serius tapi malah menganggapnya sebagai candaan.


“Kayak Rasa yang lebih dari seorang teman mungkin” Ucapan Roby kali ini membuat Indah tertawa kencang.


“Hahaha... Rob, Rob kek Lo mau jodohin Gue sama Yudha Si tukang marah itu”. Indah Menarik nafasnya dan menghembuskannya perlahan. “Rob, Lo udah Kek saudara bagi Gue semenjak Lo Nolongin Gue dulu. Gue mau jujur sama Lo” Indah mulai berbicara serius.


“Waktu Umur Gue 10 Gue bertemu dengan seseorang. Keadaannya begitu hancur karena saat itu orang tuanya baru bercerai. Gue jadi ada rasa kasihan sama Dia singkatnya kita mulai saling kenal berbagi dan bermain bersama.”


Flashback on


Sore hari yang ceria Indah kecil sedang berjalan-jalan di taman dekat rumahnya. Sewaktu dia bermain di taman tak sengaja ia melihat anak laki-laki yang sedang duduk menyendiri di bangku taman berbeda dengan anak lainnya yang sedang tertawa lepas sebaliknya anak laki-laki itu sedang duduk menunduk dengan wajah murung.


Indah perlahan mendekat. “Hei, namaku Indah kamu siapa?” Indah kecil menyapa bocah laki-laki itu dan memperkenalkan diri.


Bocah laki-laki itu mendonggak melihat siapa yang menyapanya. Terpampang lah wajah menggemaskan indah yang sedang menatapnya tersenyum.


“Namaku Sam” tunduk bocah itu lagi setelah berbicara.


“Mom and Dad pisah Sam kesepian, adik Smith ikut Mom” Ucap Sam.


Indah Menarik tangan Sam. “Indah mau jadi teman Sam ayo main” Indah mengajak Sam untuk berlari-lari kecil sambil tertawa.


Untuk pertama kalinya setelah orang tuanya berpisah Sam tertawa lepas seakan tanpa beban. Hari – hari berikutnya mereka semakin dekat. Dari situ Sam mulai berjanji pada dirinya sendiri Akan selalu menjaga Indah wanita yang sudah membuatnya mampu tersenyum lagi.


Dari sejak itu Sam berjanji akan selalu menjaga Inda  Dari apapun. Sampai sekarang Sam masih memegang teguh Janjinya kepada Indah. Dan Indah sendiri berjanji tidak akan meninggalkan Sam apapun itu.


Flashback off


“2 hari lagi Gue balik ke Jerman. Gue kangen banget sama Sam tapi sayang dia lagi di Paris sekarang” Ucap Indah.


Roby tidak bisa berbuat apa-apa lagi awal niatnya ingin mendekatkan Indah dengan Yudha tapi Indah terlebih dahulu sudah memiliki seseorang jauh dari ia mengenal Inda, apalagi Roby tahu kalau Sam Aditya itu adalah bukanlah orang biasa. Sejarah keluarga Aditya sangat dikenal di berbagai belahan dunia utamanya di bidang bisnis.


“Wow, Gue baru tau ternyata Putra sulung Mr.Aditya sedang menjalani sebuah hubungan dengan Putri Bungsu Mr.Alexander. Congrats” Roby memberikan ucapan selamat.


“Thanks Rob, btw kita ke Mall yuk Gue mau beli sesuatu buat Sam. Sekalian Lo juga beliin sesuatu ke Rerey pasti dia seneng tuh” ajak Indah.


Roby pun menyetujui ajakan Indah dan mereka pergi berbelanja bersama.


**


Hari ini adalah hari terakhir Indah berlibur di Lombok. Dan Indah masih belum memberi tahu sahabatnya yaitu Astrid dan Salwa tentang kepulangannya besok ke Jerman.

__ADS_1


Sore itu menjelang Sunset Indah mengajak Kedua sahabatnya ke pantai untuk membicarakan kepulangannya. Indah meminta maaf karena ia baru memberi tahu sahabatnya kalau hari ini adalah hari terakhirnya berada di Indonesia. Bahkan jet pribadinya sudah datang tadi pagi.


“Ndah maksud Lo... Kok mendadak banget” Salwa tidak percaya.


“besok? Indah jangan bercanda” Astrid pun sama.


Indah mulai berkaca-kaca ia pun memeluk kedua Sahabatnya itu. “Wawa sama Ririd sorry Gue baru Ngasih tau sekarang. Dan yah Gue besok udah pulang ke Jerman Thanks 3 tahun ini kalian udah jadi sahabat yang baik buat Gue”Indah mulai mengeluarkan air mata.


“Hiks... Wawa nggak rela Indah pergi” Salwa membalas pelukan Indah bersama dengan Astrid.


Mereka berpelukan mengingat Hari ini hari terakhir Indah berada di Indonesia.


Malam harinya Indah ke Vila Roby untuk pamit Dengan Yang lain.


“Thanks yah Guys 2 minggu ini kalian udah mau jadi temen Gue. Gue akan kangen deh nantinya sama kalian” ujar Indah.


“Sama-sama Ndah Seneng juga bisa kenal Lo” Ucap Erwin.


“Jadi nanti Lo kuliahnya di Jerman dong” Ucap Fatir.


“Sorry Tir kalau itu Gue nggak bisa jawab, itu masih Privasi” Ucap Indah.


Di tengah mereka sedang Ngobrol Roby datang sambil membawa minuman dan cemilan yang tadi sempat ia beli waktu di mall. “Kuy silakan di coba ala Chef Roby”


“Hahahah.. Thanks Rob” Ucap Indah.


Roby mengambil posisi duduk di depan Indah.


“Btw kalian semua Kuliahnya di mana?” tanya Indah balik.


“Gue sama Erwin sih sama di Jakarta, Roby katanya mau pulkam ke Paris, kalau Yudha katanya dia di luar negeri tapi Dia belum kasih tau pasti dimana” timpal Fatir.


Mereka bercerita dan bercanda bareng, Indah melirik jam tangan  Alexander Cristie yang mengalung pas di tangannya sudah berada di angka sembilan. Indah pun pamit kembali ke Vilanya.


Indah sebenarnya ingin bertemu dulu dengan Yudha tapi ia tidak melihat Yudha ada di Vila itu. Saat perjalanan menuju ke Vilanya tak sengaja penglihatan Indah menangkap seseorang yang ia kenal sedang duduk di salah satu bangku Cafe. Indah dengan cepat menghampiri orang itu.


“Jadi Lo di sini” Indah langsung mengambil tempat untuk duduk di depan Yudha. Sementara Yudha begitu terkejut melihat Indah ada di sini. Pasalnya ia sengaja menghindar dari Indah.


Yudha hendak berdiri tapi Indah menghentikannya. “Kenapa sih, Setiap Gue ngomong Lo selalu mau pergi. Lo kayak ngindar terus dari Gue?” Indah menatap tajam.


“Nggak penting!” Ucap Yudha langsung pergi.


Indah dengan cepat mengejarkan Yudha. Ia butuh penjelasan kenapa Yudha seperti itu, bukan masalah apa tapi Ia tidak ingin meninggalkan kenangan buruk atau kurang menyenangkan.


“Yudha” Teriak Indah. Indah berusaha menggapai Yudha.


“Yud, Lo sebenarnya kenapa sih kok selalu Menghindar dari Gue. Gue Cuma mau minta maaf dan ucapin salam perpisahan karna besok Gue udah balik dan kemungkinan nggak akan balik lagi ke Indonesia” jelas Indah saat sudah berada di depan Yudha.


Yudha sebenarnya sudah tahu Indah akan balik besok. “Hmm.. Yah, Good bye and nice to Meet You” Ucap Yudha singkat setelah itu meninggalkan Indah yang masih bingung dengan Yudha.


**

__ADS_1


@liliscorpio


__ADS_2