
malam ini hujan deras, lina sudah pulang ke rumah suaminya dia takut ketahuan oleh suaminya dan takut zoya yang akan menjadi korbannya, maka sore tadi lina langsung terburu-buru pulang, terpaksa meninggalkan putrinya lagi,
sudah pukul setengah sebelas malam namun zoya masih merasa gelisah dikarenakan hujan sedang turun dengan deras beserta terelepnya yang seakan sudah siap menyambar apa pun itu,
keringat dingin itu sudah membasahi rambut panjang zoya keadaan dirumah itu mati lampu karena ada konsleting listrik, saat ini zoya sedang mencoba untuk melawan fobianya namun itu malah membuatnya semakin takut, hingga tak terasa zoya tidur
hingga mimpi itu datang dengan sendirinya
plakk
plakk
plakk
tiga tamparan mengagetkan tidur zoya, zoya tersentak kaget hingga dia menerawang kejadian-kejadian itu, namun dia menggelengkan kepalanya mengusir kejadian itu, hingga zoya tertidur kembali
namun mimpi itu
***
"DIMANA IBUMU ZOYA"bentak ayahnya tiba tiba datang mengagetkannya
zoya tersentak kaget mendengar mendengar suara bentakan itu hingga buku yang ada ditangannya terjatuh tanah
"ibu belum pulang yah"cicit zoya lirih
"berikan aku makanan"ucap ayah zoya
__ADS_1
"hanya ada nasi dan telur yah" ucap zoya lirih
"bagaimana hanya ada itu saja, beli makanan enak sana"sertak ayahnya
"zoya tidak punya uang ayah" ucap zoya menunduk
"kalian memang tidak berguna, hanya bisa menyusahkan saja,cepat cari makanan enak, sekarang"
zara yang sedang belajar dikamarnya pun keluar lalu menghampiri kakaknya dan ayahnya yang sedang berdebat
"BISAKAH AYAH DIAM, BUKANKAH AYAH YANG SELALU MENYUSAHKAN BUNDA DAN KAKAK!!!!" tiba-tiba zara membentak ayahnya, karena dia sudah tidak tahan dengan semua tingkah laku ayahnya,
entah keberanian dari mana ia dapat hingga membuatnya bisa berkata seperti itu, mungkin batinnya yang sudah tertekan hingga zara bisa seberani itu
"APA MAKSUDMU ANAK SIALAN,JIKA KALIAN TIDAK LAHIR DIDUNIA INI MAKA KALIAN TIDAK AKAN MENYUSAHKAN KU!!!!" bentak ayahnya sambil menunjuk wajah kedua putrinya
"DASAR ANAK SIALAN"hendra hilang kendali hingga menampar putri bungsunya
plakk
plakk
plakk
tiga tamparan mendarat diwajah adiknya zoya tersentak kaget hingga
"AYAH APA YANG AYAH LAKUKAN,DIA PUTRIMU BAGAIMANA BISA AYAH MENAMPAR ZARA SEPERTI INI!!!!" muka zoya merah padam memendam amarah yang sewaktu-waktu dapat meledak
__ADS_1
"DIAM KAMU!!!!" hingga Hendra tak sadar menbenturkan kepala putri bungsunya tiga kali ke tembok darah berceceran ditanah karena kuatnya benturan itu membuat zara langsung meninggal ditempat,
"HENDRAAA APA YANG KAMU LAKUKAN, KAU MEMBUNUH PUTRIMU SENDIRI, GILA KAMU HENDRA" lina tiba tiba datang tepat melihat apa yang sedang suaminya lakukan
"ZARAAA, BANGUN ZARA"Zoya mencoba membangunkan adiknya sambil menepuk-nepuk pipi adiknya, membuyarkan tatapan kedua orang tuanya yang sedang ribut itu,lina langsung menghampiri putrinya itu yang sudah berlumuran darah
"ZARAAA ZARAAA BANGUN NAKK,"teriak lina yang sudah menangis, ada beberapa tetangga yang menghampiri mereka, mereka kaget saat melihat Zara yang berlumuran, salah satu dari mereka mengecek kondisi nadi zara
"LINA ZARA SUDAH TIDAK ADA"bagai disambar petir tubuh lina dan zoya langsung ambruk ketanah mereka berdua pingsang
hujan deras menjadi saksi bagaimana hilangnya nyawa seorang gadis kecil ditangan ayahnya sendiri
*****
gajee banget
kalo misalkan ada alur yang gak nyambung bagi Kalian disambungin sendiri ya mohon maaf bangettt
jangan lupa dukungannya dengan cara
like
komen
dan votenya ya jika berkenan
follow ig":laela_lyla
__ADS_1
sekian dan terima kasih