
happy reading
sehabis dari makam adiknya zoya menuju rumah yang pernah dia tempati sewaktu sebelum dirinya dan bundanya pindah, ya, zoya pergi ke rumah dimana adiknya pernah meregang nyawa disana walau tempat itu banyak kenangan pahit namun tak ayal jika zoya merindukan tempat itu, masih ada setitik kenangan dari tempat itu
apakah ayahnya masih ada di tempat itu?, tanyanya dalam hati
walau masih ada rasa kecewa dalam hatinya namun dia merindukan sosok itu
zoya memandangi rumah itu, dia melangkah kan kakinya menuju pekarangan rumah itu, rumah yang sangat sederhana itu pernah menjadi tempat tumbuh kembangnya, mencoba mengetuk pintu
tok
tok
tok
tak ada sahutan dari dalam rumah itu, mencoba membuka rumah itu, rumah itu terbuka
tidak dikunci?
"eh neng zoya,sudah lama tidak pulang neng" ucap seseorang yang pernah menjadi tetangganya
"iya mang, cuman pengin liat rumah ini" jawab zoya mencoba tersenyum
__ADS_1
"oh ya mang,ayah kemana?"tanya zoya
"lah ayah kamu kan udah ga pernah pulang lagi setelah kejadian itu" mang mang itu menjawab pertanyaan zoya dengan jawaban yang tidak diinginkan oleh zoya
"Manang tau ayah kemana?"tanya zoya
"mamang tidak tahu nak, ya sudah ya, mamang mau kepasar untuk jualan" orang itu meninggalkan Zoya didepan rumah sendirian
zoya perlahan-lahan masuk kedalam rumah itu, kondisi rumah yang lumayan berantakan tak terurus, jauh sebelum meninggalkan rumah itu zoya dan bundanya sempat bersih-bersih, entah apa yang terjadi sampai rumah itu menjadi berantakan tak terurus
sore harinya zoya pulang menggunakan bus untuk kembali ke kota yang ditempati nya, setelah dari rumah lamanya entah apa yang dia. lakukan disana,
***
sudah beberapa kali aga menghubunginya namun zoya tidak pernah mengangkat panggilan dari aga sekalipun mengangkat panggilan itu dia hanya mengatakan baik baik saja tanpa mengatakan apa yang sebenarnya terjadi
berbeda dengan allard yang mencoba mencari zoya tidak ada niatan untuk meminta maaf melaikan hanya ingin mengetahui bagaimana keadaan zoya, allard tidak ingin ada yang tidak diinginkannya terjadi
sepulang sekolah allard terlebih dahulu mengantarkan adiknya pulang, lalu berangkat menuju ke rumah zoya, hanya untuk mengawasinya saja, bahkan sampai sore hari tidak ada tanda kehidupan disana, allard memutuskan untuk pulang bukan kerumah melainkan ke apartemennya
menghubungi kedua temannya untuk datang ke apartemen, evan dan alvin pun hanya mengiyakannya saja,
"kenapa lo?,galauin si ade tiri?"tanya alvin dengan nada yang mengejek
__ADS_1
" dia pergi ga tau kemana"jawab Allard
"jangan jangan"alvin menakuti allard
"ga mungkin, dia ga bisa hidup tanpa gue"allard menatap tajam alvin
"kalo dia ga bisa hidup tanpa lo, dia udah mati dari dulu, jangan ngarep lo itu cuma jadi benalu dalam kehidupan dia aja"ucap evan menohok relung hati allard
"udah udah, dari pada lo ribut mending diem" ucap alvin menengahi percakapan kedua temannya yang nantinya bisa menimbulkan keributan
evan dan allard masing masing diam menenangkan hati mereka yang tadi terasa panas, setelah semuanya sedikit membaik mereka melanjutkan obrolan ringan,
allard pulang ke rumah karena tidak ada niatan untuk menginap di apartemennya
***
jangan lupa dukungannya ya dengan
like
komen
dan votenya ya
__ADS_1