
happy reading
setelah tiga hari tidak berangkat ke sekolah, hari ini zoya memutuskan untuk berangkat dengan dijemput oleh aga, namun sebelum masuk ke sekolah zoya minta diturunkan sebelum masuk ke area sekolah dengan alasan tidak ingin hubungan mereka diketahui oleh manusia manusia disekolah, agarish pun hanya pasrah untuk menuruti permintaan zoya
pada saat zoya melewati parkiran sekolah tak sengaja berpapasan dengan evan, mereka tak sengaja bertatapan hingga membuat mereka canggung, zoya terlebih dahulu memutuskan pandangan melewati evan begitu saja, evan terus melihat punggung zoya yang semakin menjauh ada perasaan berbeda dihati evan saat melihat zoya, entah perasaan apa itu tak ingin memikirkan tentang itu evan akhirnya berjalan menuju ke kelasnya
ditempat lain saat ini lina sedang didalam mobil menuju kantor suaminya untuk mengantarkan makan siang dan dia ingin membicarakan sesuatu hal yang menyangkut anak-anak nya
tiba didepan gedung kantor yang tinggi menjulang lina keluar dari dalam mobil semua karyawan menyapa dirinya dengan senyum ramah dan Lina pun membalasnya dengan senyuman hangat
didepan lift khusus petinggi perusahaan lina masuk dan menuju lantai paling atas dimana ruangan suaminya berada, saat sampai lina langsung disambut oleh sekretaris suamimya untuk mengantarkannya, lina membuka pintu dan langsung melihat suaminya yang sedang duduk di kursi kebesarannya
"kau sudah datang sayang?,kemarilah"Abraham melambaikan tangannya agar Lina mendekat kearahnya namun lina malah berjalan menuju kearah sofa yang berada tak jauh dari suaminya
membuka rantang yang berisi makanan yang tadi telah dia buat lina menyusunnya untuk suaminya makan
"makanlah dulu aku sudah memasaknya untukmu"lina melambaikan tangannya dan menepuk tempat duduk disampingnya kepada Abraham untuk duduk disampingnya
"baiklah"
__ADS_1
setelah selesai makan lina membereskan semua bekas makan Abraham dan menatanya kembali dengan rapi, itulah yang disukai oleh Abraham terhadap lina yang tidak pernah ia dapatkan dari mendiang istrinya
"aku ingin berbicara sesuatu kepadamu"lina membuyarkan lamunan Abraham,dia sudah mengetahui apa yang akan dibicarakan oleh lina kepadanya
"berbicaralah aku akan mendengarkanmu"
"apakah kamu tidak ingin bersikap lebih tegas kepada allard?"tanya Lina membuka suara setelah diam beberapa saat
"bersikap lebih tegas bagaimana? aku selalu bersikap tegas terhadap anak anakku bahkan terhadapmu juga, apakah dia habis melakukan sesuatu terhadap putrimu?"pancing Abraham kepada lina agar dia membuka suara
"tidak usah ku katakan pasti kamu sudah mengetahuinya"Lina tersenyum sinis
"rupanya kau mengetahui siapa aku sayang,kau sudah tau bukan? bahwa anakku allard mencintai putrimu Zoya"ucap Abraham dengan santai menatap istrinya dengan tatapan sinis
"kau sudah menjauhkan anakku dari ku namun kau juga tidak memperbolehkanku untuk menemuinya Abraham, manusia macam apa kau ini!!"tunjuk lina pada Abraham, bahkan lina sudah bangun dari duduknya
"ternyata benar malam itu kau menemuinya"Abraham tersenyum sinis menatap lina remeh
"tidak usah berpura-pura tidak tahu"
__ADS_1
"aku memang tahu semua kehidupanmu, bahkan aku mengetahui dimana putramu sekarang"bisik Abraham ditelinga Lina
"kau mengetahuinya?,dimana dia Abraham!!!"teriak lina sambil mencengkram kedua kerah kemeja suaminya
"hahaha, lepaskan sayang, suatu saat pasti kau akan mengetahui dimana putramu berada, tunggu saja tanggal mainnya sayang"Abraham melepaskan tangan lina dari kemejanya
"pulanglah, jangan sampai kabur, ku pastikan putrimu yang akan menjadi korban bahkan bisa jadi putramu yang belum kau ketahui keberadaannya"ultimatum Abraham kepada Lina
penasaran sama cerita selanjutnya?
yuk ikuti kisahnya
jangan lupa dukungannya ya biar semangat ngetiknya
jangan lupa
like
komen
__ADS_1
dan votenya ya
follow ig:laela_lyla