Suami Ku Sayang Suami Ku Terbang (Part 2)

Suami Ku Sayang Suami Ku Terbang (Part 2)
Suami Ku Sayang Suami Ku Terbang (Part2) BAB 1


__ADS_3

Hai Bunda-bunda Cantik, apa kabar?? Aku kembali lagi bunda 😍


'Meea' ingin mengisi cerita kembali di NovelToon,,


Seperti janji aku kepada Bunda-bunda untuk tetap melanjutkan kisah ini dan berharap ending nya yang menakjubkan πŸ₯° (doakan ya Bunda-bunda)


Sudah setahun lebih sepertinya aku vacum yaa, kangen juga bikin cerita dan baca komentar Bunda-bunda cantik disini yang penuh dukungan dan doa buat aku n anak ku,,πŸ₯°


Ceritanya masih lanjutan dari cerita yang pertama ya bunda, kalau kalian yang belum baca cerita aku yang pertama yang berjudul "Suami ku Sayang Suami ku Terbang" aku sarankan lebih baik baca cerita ku yang pertama dulu deeh biar tahu jalan ceritanya, setelahnya baru ikutin cerita yang ini,,,


Disclaimer dulu nih, cerita ini masih berjalan ya, aku juga belum tau akirnya akan seperti apa hehehe,,, πŸ€­πŸ˜‚


Sebelum aku menulis lanjutan novel ku yang part ini, aku harus membaca ulang novel ku yang pertama ya, paling tidak part terakhir nya supaya tetap nyambung dengan apa yg akan aku ceritakan selanjutnya,,

__ADS_1


Dan Bunda tahu, itu bagian yang aku paling hindari sebenarnya, membaca kembali novel ku, seperti membuka luka lama yang sebenarnya aku ingin lupa,, πŸ₯Ί


Tapi demi Bunda-bunda semua aku memberanikan diri untuk membacanya,,🀭


Dan tetap, air mataku tak dapat ku bendung, memori itu kembali terbuka, sakit ternyata saat ituu yg ku rasa,,


Sampai-sampai aku mengasihani diriku yang dulu,,


Setelah aku baca bab terakhir di novel ku bagian pertama, aku menarik nafas panjang,,


Aku kembali mengingat, ada cerita apa setelah aku pulang dari Pengadilan Agama,,


Β 

__ADS_1


Setelah aku merasa tenang, aku berpamitan ke Teh Dewi untuk pulang, sambil ku jinjing amplop berwarna cokelat hadiah dari suami ku yang sekarang sudah menjadi mantan. Teh Dewi tidak capek-capek nya menguatkan ku, bahwa aku perempuan kuat, dan pasti bisa melanjutkan hidup ku tanpa mas DJ.


Walau berat aku mengangguk, ku peluk Teh Dewi yang saat itu selalu jadi penguat untuk ku, dan ku ucapkan Terimakasih kepadanya karena sudah percaya padaku bahwa aku perempuan kuat. Padahal aku sendiri meragukan diriku.


Diperjalanan pulang, aku nangis sejadi jadinya, tidak percaya dengan status yang kusandang saat ini 'Janda Anak Satu', MashaAllah,,πŸ₯ΊπŸ˜­


Saat ituu aku tidak langsung pulang, seperti biasa aku mampir kerumah sahabat ku, Acha. Tujuan ku hanya satu, numpang nangis!!!!


Aku ingin sebelum aku tiba dirumah, rasa yang ada di dada ku semua sudah hilang, paling tidak sudah reda, aku juga tidak mau key melihat ku selalu nangis didepannya.


Diantara sahabat ku, aku memang lebih dekat ke Acha, aku lebih bisa berekspresi mengeluarkan apapun yang ada dalam hati ku.


Sesampainya dirumah Acha, aku melepas jilbabku, aku duduk bersila, menarik nafas panjang dan setelahnya aku langsung nangis,, iyaa, nangis!!!!

__ADS_1


Aku nangis sejadinya, ku peluk Acha yang sedang duduk bersila dihadapanku,, "Gw sekarang Janda ca, gw udah ga punya suami lagi" kata ku pada Acha dengan tangis yang mulai pecah', yang ku tahan sejak tadi,,


"Tega banget DJ cerain gw ca, gw sakit bangettt,,," aku melanjutkan kalimat ku sambil terbata karena tangis ku yang menderu.


__ADS_2