
Sedih banget YaaAllah, aku pingin nangis saat itu, aku tidak percaya dengan apa yang sedang terjadi padaku saat ini. Biasanya kalau mau ke Depok, kerumah mamah ku, aku tinggal duduk di samping mas DJ dan tiba tiba sudah sampai di tujuan, tapi ini,,,
Aku meminggirkan motor ku sejenak, aku mengelap keringat yang menetes diantara Kerudung dan kening ku,, Aku lelah!!!
Ku pandangi wajah Key yang tak kalah lelahnya, keringatnya bercucuran,, MashaAllah,, kenapa kami bisa seperti ini, bisik ku dalam hati,,
"Kenapa Bu?? mogok??" seorang tua menegur ku,
"Iya pak,, bengkel terdekat dimana ya??" tanya ku padanya
"Masih agak jauh Bu, tapi 200meter kedepan ada bengkel mobil, coba aja mungkin bisa,," bapak itu menjelaskan,,
"Owh iyaa, makasih ya pak,," jawab ku
Aku memandang pada Key, aku memastikan apakah dia kuat,,
"Ka,,???" panggil ku
"Aku masih kuat mah,," jawabnya meyakinkan ku,,
__ADS_1
Disaat seperti ini aku berharap Mas DJ datang menjemput kami, mencari kami, setidaknya berusaha menelpon kami menanyakan kabar kami mengingat hujan mulai deras,,
Sepanjang jalan sambil menuntun motor mogok, aku menangis mengingat nasib ku yang jauh berbanding terbalik dengan yang dulu aku rasakan,,
Aku menangis berbarengan dengan hujan deras yang membasahi tubuh ku dan Key.
Alhamdulillah tidak seberapa jauh kami menemukan bengkel mobil, iya bengkel mobil, tidak putus asa aku parkirkan motor ku di parkiran ruko nya,,
"Kenapa motornya Bu,,??" Tanya pemilik bengkel yg ku lihat sepertinya orang Cina
"Mogok koh,,, bisa tolong benerin gak koh??" tanya ku berharap, karena aku sudah hampir putus asa, tidak tau lagi harus minta tolong sama siapa di bawah hujan deras seperti ini
Kupandangi wajah Key yang sudah tak kuat berdiri sampai mau makan roti pun tangannya gemetaran,,
"Sebentar lagi ya sayang, sebentar lagi motornya nyala ko,," aku memberi harapan pada Key
Key hanya mengangguk tidak kuat menjawab ku badannya bersandar pada tembok.
Kokoh membongkar motorku, aku hanya duduk, kaki ku sudah tidak kuat berdiri lagi,,
__ADS_1
"Bu, ini nya nih yang rusak, tapi disini ga ada barangnya,," Kokoh memberitahu ku sambil tangannya menunjukkan barang yang dimaksud
"Tapi kalau ga pake ini dulu, tetep bisa jalan koh??" aku memastikan
"Bisa ko, saya copot dulu ya yang penting ibu sampai rumah dulu aja" Kokoh menjelaskan
Akhirnya motor ku bisa nyala kembali, entah apa yang harus ku ucapkan pada Kokoh, dibayar pun gak mau,,
Aku gak akan pernah lupa semua kebaikan kokoh sama kami,,
Akhirnya kami kembali melanjutkan perjalanan, perjalanan pertama kami yang sangat melelahkan.
Aku memang tidak mengabari mamah dan papah ku kalau hari itu aku akan kerumah mereka, biar mereka tidak bingung,,
Jam 7 lewat kami sampai dirumah orangtua ku di Depok, mereka kaget dengan kedatangan kami, mengingat hari sudah malam dan cuaca hujan deras.
Aku bisa melihat keterkejutan mereka, papah dan mamah ku dari raut muka mereka.
Selesai kami bersih-bersih, sambil makan kami pun ngobrol tentang perjalanan kami tadi.
__ADS_1
"Lain kali kalau Aa mau kerumah papah, berangkatnya jangan sore, biar sampainya ga malam begini" Papah ku mengutarakan kekhawatiran nya,,