Suami Ku Sayang Suami Ku Terbang (Part 2)

Suami Ku Sayang Suami Ku Terbang (Part 2)
Suami Ku Sayang Suami Ku Terbang (Part2) BAB 8


__ADS_3

Hari ini adalah hari terakhr Key PTS, aku berencana kerumah orangtua ku, karena key akan libur selama 1minggu jadi kami bisa lebih lama untuk liburan di Depok.


Kami tidak bawa baju terlalu banyak karena memang kami sudah ada stok baju yang sudah ku bawa sebelumnya.


"Ka, telpon ayah gih, kabarin kalau kita mau nginep di Depok seminggu, biar ayah tidur dirumah selama kita ga ada, sekalian jaga rumah dan warung" kata ku pada Key


Key menurut, langsung mengambil hp nya mencari nomor yang dituju, 'Ayah Tamvan' ( lucu memang, tapi memang begitulah Key menyimpan nama kontak mas DJ *hahahaha)


"Halo ayah, assalamualaikum,,, Ayah, aku sama mamah mau kerumah enek, nanti pulang kerja ayah tidur sini aja yaa, tidur dirumah Cimuning, soalnya ga ada orang"


begitu Key menjelaskan panjang lebar,,


"Aku naik motor sama mamah, ayah" lanjutnya,,


Mungkin mas DJ bertanya kami naik apa ke Depok,,

__ADS_1


Setelah nya aku tidak terlalu mendengar obrolan mereka, karena sibuk mengunci pintu. Aku hanya melihat Key tertawa, karena memang mas DJ selalu ngelucu dan menggoda Key jika sedang ngobrol.


Hampir 2jam perjalanan kami naik motor ke rumah orangtua ku di Depok, tidak banyak kendala yang berarti, hanya motor nya masih suka batuk batuk walaupun tidak sampai mogok.


Kami tiba di depok, kali ini mamah tau kalau aku dan Key memang akan berkunjung, jadi mamah sudah mempersiapkan makanan yang enak buat kami.


Sore hari aku, Key dan kelurga adik ku Oceh berserta anak-anak nya ( Caca dan Al ) pergi jalan-jalan. Tidak terlalu jauh memang hanya main di taman sekitar 3km dari rumah. Sambil nunggu keponakan ku Al naik kuda, Kami ngobrol becanda dan jajan, sudah lama aku tidak pergi seperti ini, yg biasanya setiap Sabtu mingu aku melakukannya bersama kelurga kecil ku "aahh jadi inget mas DJ " aku menerawang jadi sedih,,


Setibanya dirumah langsung mandi, ku lihat papah sedang duduk sambil mengepalkan tangannya beberapa kali.


"kaya kesemutan, kebas gitu" jawab papah


"Makan apa tadi??" tanya ku lagi, karena klo merasakan kebas pasti tadi papah ada yang salah makannya


"Sayur daun singkong, dikit padahal" sambil terus mencoba mengepal kan tangannya

__ADS_1


"Ke dokter yuuk, kalau udah begini papah harus ke dokter, biar tau sebenarnya kenapa" bujuk ku pada Papah


Awalnya beliau enggan untuk ke dokter, tapi ku paksa dan akhirnya mau juga,,


Ku telpon adik ku, Oceh. Aku menceritakan keadaan papah dan memintanya untuk mengantar papah ke klinik


Tidak lama kemudian Oceh tiba dirumah bersama suami dan anak-anak nya langsung membawa papah ke klinik untuk bertemu dokter memeriksa kan keadaan papah,,


Satu jam kemudian mereka kembali dengan menuntun papah turun dari mobil dan sekantong plastik obat untuk papah.


Ternyata darah tinggi papah kambuh karena makan makanan yang bersantan,,


"Langsung diminum aja obatnya pah biar enak badannya" sambil ku buka kantong obatnya


Selesai minum obat, papah langsung masuk kamar, ngantuk katanya,,

__ADS_1


Aku, Mamah, Oceh dan Adi masih ngobrol tentang bagaimana tadi hasil pemeriksaan kesehatan papah. Ocih bilang papah udah lama ga minum obat penurun darah tingginya, makannya juga ga dijaga, jadi ya darahnya jadi selalu tinggi.


__ADS_2