
setelah urusan dan rendra dan leo selesai ia langsung melangkah menuju ke kamar,,,
ceklek
"kemana gadis itu" rendra mengedarkan pandangannya dan melihat Vivian yang tertidur diatas sofa
"sadar diri juga dia" kata rendra dalam hati
ia pun melangkah ke atas kasur nya dan membuka baju yang dia pakai,, yah dia sudah terbiasa untuk tidak memakai baju waktu tidur,, ia mereka gerah jika memakai baju pada saat malam hari
*pagi hari
Vivian pun membuka matanya ketika dirasa waktu sudah pagi,,, ia pun membuka handphone nya dan melihat waktu menunjukkan jam 6 ia langsung melangkah ke kamar mandi untuk langsung mandi,, dan segera memulai pekerjaannya di rumah ini
30 menit kemudian ia sudah siap,,, memakai kaos oblong dan celana pendek selutut,, setelah itu ia langsung melangkah turun ke dapur.
ketika sampai di dapur ia sudah melihat beberapa pelayan wanita yang sudah mengerjakan tugas mereka masing-masing dan pak mun yang bolak balik masuk dan keluar rumah untuk melihat semua pekerjaan pelayanan apakah mereka sudah siapkan atau belum.
"pagi pak mun" sapa vivian saat pak mun berjalan untuk keluar rumah
" iya nona ada apa" kata pak mun sopan
"begini,, aku tidak tau harus mengerjakan apa,, jadi aku nanya pak mun,, apakah ada pekerjaan yang bisa aku kerjakan atau tidak" ujar Vivian
"em,,, kata tuan muda semalam nona anda bekerja untuk menyiapkan semua kebutuhan nya sehari-hari,, buat makanan atau pekerjaan rumah lainnya anda tidak perlu mengerjakan nya karna iyu sudah tugas pelayan nona" jawab pak mun
"ah,,, begitu kah? baiklah kalau begitu saya kembali ke atas dulu Untuk menyiapkan kebutuhan tuan rendra"
saya permisi pak mun
__ADS_1
"ia nona silahkan" sahut pak mun
Vivian pun kembali keatas ke lantai 3,, saat membuka kamar ia melihat tuan rendra yang masih tidur,,, jadi ia berinisiatif untuk menyiapkan air mandi sebelum tuan renda bangun,,15 menit kemudian ia sudah selesai melihat tuan rendra belum bangun juga,,, jadi ia membuka gorden yang menutup kamar tersebut agar bisa menjadi lebih terang dan cahaya matahari bisa masuk,, setelah selesai ia pun membangunkan tuan rendra
"tuan,,, tuan rendra" ujar Vivian pelan
"tuan" panggil Vivian sekali lagi
"apa?!"jawab Rendra ketus
"omaigat!!! tuan anda membuat saya terkejut" kata vivian spontan
"apa peduli ku" jawab rendra ketus langsung bangkit dan berjalan menuju kamar mandi
" dasar sombong,,, tapi,, akapah sejak tadi ia bangun?kenpa aku gk tau? sudahlah mending aku menyiapkan bajunya dan turun kebawah setelah itu mana tau ada pekerjaan yang bisa aku lakukan di bawah" kata Vivian pada dirinya sendiri sambil beranjak berdiri.
15 menit kemudian rendra selesai mandi ia melihat seisi kamar yang sepi dan juga melihat baju yang sudah di siapa kan diatas ranjang
setelah selesai berpakaian,, memakai sepatu,jam tangan,, ua pun turun ke bawah untuk sarapan
dibawah sudah ada leo yang duduk di ruang tamu,, dengan ditemani secangkir kopi serta aipad yang ada di tangannya,, melihat tuan mudanya telah turun ia langsung bangkit berdiri dan menghampiri nya
"selamat pagi tuan muda" sapa nya
"hm,, duduk dan makan lah disini leo" kata rendra
"baik tuan muda" jawab leo
"kau,,,"tunjuk nya pada Vivian yang berdiri di sisi meja
__ADS_1
"apakah aku perlu mempersilakan mu mkan juga,,, atau memotong kakimu biar kau bisa duduk"katanya pada Vivian sambil menatap tajam
" tidak usah tuan muda,,, saya bisa duduk sendiri tanpa harus memotong kaki saya" jawab Vivian langsung
*acara makan pun selesai
"leo,, berikan padanya daftar pekerjaan nya skrg,,, setelah itu kita langsung berangkat" kata rendra
" ini nona daftar pekerjaan anda,,, jika ada yang tidak anda mengerti anda vis menanyakan pada saya nanti" kata leo sambil menyerahkan selembar kertas pada Vivian
"baik,, sekretaris leo" jawab Vivian
"tapi,,, apakah saya masih bisa bekerja tuan muda?
saya tidak mungkin meninggal kan pekerjaan saya begitu saja" kata Vivian
"kau boleh bekerja,, tapi ingat jangan sampai ada yng mengetahui kalo kira sudah menikah,,, atau kau akan tau akibatnya" kata rendra tegas smbil menatap tajam pada Vivian
"saya jamin hal ini tidak akan ada yang tau tuan,,, anda tenang aja"jawab Vivian
"hm" deheman rendra lalu bangkit berdiri menuju ke mobil yang sudah siap di halaman rumah
setelah rendra masuk,,, mobil pun melaju membelah jalan ramai pagi ini
"sampai jumpa tuan" kata Vivian sambil melambaikan tangannya,, padahal rendra sudah menutup kaca mobil,,, yang artinya dia tak peduli akan lambaian Vivian
"dasar bos aneh" gerutu vivian
*segini dlu yah
__ADS_1
mohon like,,komen dan votte yah
author butuh banget dukungan dari para reader terimakasih