
vivian sudah kembali ke kemarnya ia langsung tidur bahkan tidak mandi ataupun mengganti bajunya,,kata kata ayahnya masuh membekas jelas di ingatannya
...'pembayar hutang,,aku guman dianggap pembayar hutang oleh ayahku sendiri,,orang yang ku annggap sandaran dalam hidupku walaupun ibu sudah meninggal dan ia memilih membawa istri dan anak selingkuhannya kerumah ini tapi aku masih menghormatinya,, tapi sekarang aku gak menyang ternyata ayah setega ini padaku,,ingat ini yah jangan anggap aku anakmu setelah aku nantinya keluar dari rumah ini karna aku akan pergi bersama kebencian terhadapmu tuan roberto' kata vivian sambil memejamkan matanya...
yah vivian sudah pasrah dengan kehidupannya skarang,,apa pun yang dialaminya skarang ia harus bisa hadapi karna ia tak punya orangtua lagi mulai sekarang katanya dalam hati sembari menutup mata untuk tidur karna mangantuk
☯☯☯☯☯☯☯☯☯
pagi harinya
vivian sudah bagun pagi pagi sekali ia mulai menyemangati dirinya sendiri bahwa semuanya kan mudah dan ada jalan keluarnya untuk setiap masalah yang ada.
ia sekarang lagi bersiap siap untuk bertemu orang yang yang katakan ayahnya sebangai suaminya,,ia juga sudah mengabari aluna bahwa ia akan ke kafe nanti siang karna ia ada urusan pagi ini,,sedangkan aluna hanya menyetujui apapun yang di katakan sahabatnya itu.
15berlalu setelah vivian selesai berdandan ia mengenakan dress selutut berwarna navy dengan lengan pendek,,ditambah make up seadanya dan lipstik menghiasi bibir merahnya,,ia membiarkan rambut panjang sepunggungnya tergerai indah dengan tambahan jepit rambut menghiasi kepalanya
dari luar terdengar deru mesin mobil ia melihat melalui jendela,,keluarlah laki laki dangan balutan jas hitam yang pas di tubuhnya,,muka datar dan dingin menghiasi wajahnya.
setelah vuvian yakin bahwa orang utu yang menjemputnya ia pun turun
__ADS_1
diruang tamu ia melihat ayah dan ibunya beserta lela yang memasang senyum manis yang tak pernah luntur di bibir mereka,,,rasanya vuvuan ingin meleburi cabe di mulut mereka masing masing agaf swnyum merka itu tidak pernah luntur.
"ah ini dia,,vivian cepatlah ini ada orang yang menjemputmu jngan buat dia menunggu"kata pak roberto semangat menghampiri vivian dengan menarik anaknya agar cepat berjalan
"cih menunggu kepalamu,,menunggu uang jatuh dari kepala orang itu maksud mu pak tua"gerutu vivian.
"iya,,iya "jawab vuvian dengan datar
"baiklh tuan nyonya kami permisi dulu,, mari nona"kata leo mempersilahkan vivian
vivian pun pergi tanpa pamit ataupun melihat ke arah orangtuanya ia pergi dengam melewati assisten leo
vivian dan leo pun sampai di samping mobil,,leo membukakan pintu mobil untuk vivian mempersilahkan ia masuk
"kalau boleh tau nama anda siapa tuan?"kata vivian bertanya
"anda bisa memanggil saya sekretris leo nona,,mari kita berangkat"kata leo dingin menyudahi pembicraan mereka.
"dasar beruang kutub"gerutu vivian yang masih di dngar leo tapi ia tak ambil pusing
__ADS_1
mobil pun melaju membelah jalan pagi itu,,,setelah berkendra sekitar 30menit akhirnya meraka sampai di kafe yang di janjikan kemarin
"silahkan ikuti saya nona tauan sudah menunggu kita di dalam"kata lei saat membukakan pintu untuk vivian sedangkan vivian hnya diam tak tau harus berkta apa
mereka pun berjalan melewati beberapa meja akhirnya sampai di ruangan VVIP
"silahkan nona tuan menunggu anda di dalam"kata leo mempersilahkan masuk
Vivian pun masuk dengan persaan gugup bagaimana tidak,,,ia akan bertemu calon suaminya yang dia kira tua itu
saat masuk ia melihat laki laki yang duduk dengan angkuhnya,,,di depannya terdapat beberapa makanan yang ia yakini harganya pasti mahal dilihat dari bentuk makananya
"selamat datang nona vivian vernitsya roberto" suara dingin penuh intonasi yang petama kali masuk di telinga vivian
'iya,,tuan"jawab vivian mencoba seberani mungkin
"silah kan duduk dan nikmati hidangannya baru kita mengobrol,,aku tak ingin membuag calon istriku kelaparan"kata rendra mengejek
"baik tuan"balas vivian,, rasanya ia ingin memukul kepla orang di depannya ini menggunakan garpu di tanggannya karna berani mengatakan ia kelaparan,,padahala ia sudah makan tadi dari rumah,,tapi yah dari pada tidak sopan lebih baik menurut saja
__ADS_1