
"racun tikus yang saya kasih tadi tuan biar anda skit perut"ujuar Vivian kesal
"lagian buat apa aku harus kasih racun? hidupku sudah enak disini tidak perlu memikirkan aku harus makan dan minum apa, kan tuan sudah penuhi, dan tidak harus juga mendengar ocehan mama tiri aku, jadi aku mah seneng-seneng aj berada disini hehee" ujar Vivian sedikit kesal pada rendra tanpa takut pada tatapan intimidasi rendra
'kenapa ia tidak takut pada tatapan ku, bukankah setiap orang yang kutatap seperti ini pasti merasa menggigil tapi kenapa ia tidak'? tanya rendra dalam hatinya
setelah berkata begitu Vivian pun langsung keluar dari ruang kerjanya rendra dengan minuman yang ia buat tadi untuknya, ia melangkah ke arah balkon yang terdapat dilantai tiga itu,
ceklek
ia membuka pintu yang menghubungkan ruangan di lantai tiga dengan kolam renang dan balkon di samping yang menampilkan bintang dan bulan diatas langit yang sedang memancarkan sinar nya
setelah berada disana selama satu jam, minuman di tangannya juga sudah habis ia langsung melangkah masuk ke dalam, karna cuaca mulai dingin, saat melewati ruang kerja rendra ia melihat bahwa lampu masih menyala yang artinya rendra masih berada di dalam ruang kerjanya padahal jam sebentar lagi menunjukkan pukul 21 yang artinya waktu untuk tidur, Vivian pun tidak mau ambil pusing akan urusan rendra, ia langsung turun kelantai satu menaruh gelas dan kembali ke lantai dua untuk tidur, saat sampai ia langsung menuju di sofa untuk tidur dan setelah itu ia tidak tau lagi apa yang terjadi.
4 hari berlalu
__ADS_1
sinar matahari menerobos masuk lewat ventilasi kamar rendra dan menyoroti mata Vivian, Vivian pun langsung bangun, ia bangkit berdiri menuju ke kamar mandi sambilan menyiapkan air mandi untuk rendra
stelah itu ia membangunkan rendra, Vivian sudah mulai terbiasa akan tugasnya sekarang melayani rendra, menurut nya itu memang sudah kewajibannya sebagai rendra,,
"tuan,, bangun air mandi anda sudah saya siapkan" kata vivian sambil mengguncang kecil lengan rendra
"hmm" ujar rendra berdehem
setelah mendengar deheman dari rendra Vivian langsung bangkit menuju walk closed untuk menyiapkan pakaian rendra, karna jika rendra sudah berdehem seperti itu tandanya ia sudah bangun, setelah mengambil pakaian dan perlengkapan kantor rendra, Vivian pun melangkah keluar dari ruang baju, dan meletakkan baju rendra diatas ranjang
ia sudah masuk ke kamar mandi tadi saat Vivian melangkah ke walk closed
setelah selesai Vivian pun turun kelantai satu membantu para pelayan menyiapkan makanan
30 menit kemudian terlihat rendra menuruni tangga dengan tampilan nya yang tampan, berkharisma jangan lupakan tatapan dingin dan tatapan tajam nya, menjadikan semakin terlihat tampan
__ADS_1
ia pun langsung duduk begitu juga dengan Vivian, saat makan leo pun datang
"slamat lagi tuan muda, slamat pagi nona" sapa leo pada keduanya
"pagi juga sekretaris leo" sapa Vivian sambil tersenyum ke arah leo, sedangkan rendra hanya berdehem sambil melirik ke arah Vivian yang tersenyum ke arah leo
" saya permisi dulu tuan mengambil tas kerja anda" kata leo
" iya" jawab rendra singkat
setelah selesai makan rendra pun langsung bangkit berdiri diikuti leo dari belakang dan Vivian yang mengekori mereka, saat sampai leo langsung membukakan pintu untuk rendra masuk sedangkan Vivian berdiri di ambang pintu mengantarkan rendra bekerja
setelah melihat mobil keluar dari pagar Vivian pun masuk untuk bersiap-siap pergi bekerja, apalagi malam ini mereka punya misi
jangan lupa like,, komen dan vote yah❤
__ADS_1