
menurut mu gimana isi surat ini vi?" tanya Aluna
"mau bagaimana lagi, walaupun merasa dikukung karna aku harus pada perkataan rendra,, tapi setidaknya itu lebih baik kan, kami tidak bersentuhan jadi aku masih aman - aman ajalah" ujar Vivian
"tapi vi, aku jadi penasaran deh" kata Aluna sambil mode berpikir
"penasaran apa?" tanya Vivian
"itu,,, senjata tuan rendra pasti kuat dan besar yah,, aku jadi pengen rasakan anu-anu sama nya" ujar aluna somplak
PLETAK
"yaampun vi,, sakit tau
lo pikir kepala aku papan cucian yah, yang bisa lo pukul sepuasnya" kesal Aluna
__ADS_1
"gimana gk di pukul coba, jika pikiran lo itu mesum tingkat dewa, liat yang ganteng langsung lo pepet, ntar laki-laki jadi takut dekat sama lo tau gak" ujar Vivian sama sahabat somplaknya ini
" iya-iya gk lagi deh" kata Aluna pasrah
"yaudah, gw pulang duluan yah lun,
urus nih kafe jangan mikirin pria tampan mulu" nasehat Vivian
" iya og*b" kata Aluna sedikit kesel dengan nasehat Vivian
" iya bye" jawab Aluna balas melambaikan tangannya pada Vivian
setelah selesai urusannya di kafe Vivian pun langsung pulang naik gojek, sebenarnya ia punya motor di samping kafe hanya saja motor nya itu motor sport, dan pasti akan banyak pertanyaan rendra jika ia memekai motor seperti itu, apalagi jika bertemu keluarganya jadi tambah pusing ia nanti, makanya ia memutuskan untuk memakai gojek jika ingin pergi bekerja atau pulang dari kerja agar orangtua nya tidak curiga
sedangkan motor nya itu ia gunakan saat hanya pergi menjalankan misi, mereka para pembunuh bayaran memang memiliki mobil yang bisa menampung sekitar 8 orang, tapi Vivian lebih sering menggunakan motor tersebut karna meurutnya pergerakannya lebih cepat, sedangkan untuk mobil itu lebih sering digunakan oleh Aluna untuk melakukan peretasan di dalam mobil saat menjalani misi
__ADS_1
kembali ke topik utama⬅
setelah menempuh perjalanan selama 30 menit akhirnya ia sampai pada mansion rendra,mansion yang sangat besar dengan tiga lantai, saat sampai di depan gerbang ia di sambut dengan setpam yang menyapanya ramah
ia pun langsung melangkah masuk kedalam, saat ia mengedarkan pandangannya ia sudah melihat pelayan yang sibuk menyiapkan makanan untuk malam hari, ia pun langsung melangkah ke kamar dimana kamar rendra berada, saat sampai ia langsung mandi karna ia merasa badannya sudah lengket dan bau keringat, setelah selesai ia pun turun dan membantu para pelayan menyiapkan makan malam, walaupun sudah dilarang oleh para pelayan tapi ia tetap bersikukuh untuk membantu, akhirnya para pelayan pun mengizinkan nya, dengan syarat ia harus berhenti bekerja ketika pak mun datang karna mereka tidak mau kena marah dari pak mun, sedang kan pak mun saat ini sedang memantau para pelayan yang membersihkan belakang mansion dan para bodyguard yang sedang berlatih
setelah berkecimpung selama 1 jam di dapur akhirnya makan malam siap, para pelayan pun menyimpan makan malam dan tinggal memanas kannya nanti saat tuan rendra sampai.
tak lama kemudian sebuah mobil mewah sampai pada halaman mansion, pak mun pun langsung bergegas membukakan pintu mobil untuk tuan rendra sedangkan para pelayan dan bodyguard berdiri sepanjang jalan menuju masuk ke dalam mansion sedangkan Vivian berdiri di dekat pintu masuk
"selamat datang tuan muda" kata para pelayan dan bodyguard sambil membungkuk kan tubuh mereka, sedangkan pak mun hanya menundukkan kepalanya saja
#mohon like komen dan vote
semngat author berasal dari para readers jadi jangan lupa like komen dan vote yah
__ADS_1
maaf jika typo masih berterbangan,, masih penulis amatir,, trimakasih❤