
Tiba tiba Radit terbagun dan ingin melakukannya lagi Radit bermain dengan pelan secara naik turun.
Klara dia mengerang kecil merasakan sakit karena robekan yang di bawah tubuhnya itu sambil memejamkan mata dan mengeluarkan air mata
Radit yang menyadar hal tersebut mencium lembut bibir klara agar dia bisa menjadi tenang karena rasa sakit itu.
"Rasa sakit ini hanya sebentar saja baby kamu tenang sebentar ya.... " (sambil mengerang kecil menikmati sensasi adik kecilnya itu), ucap Radit sambil menenangkan Klara
Tidak lama kemudian adik Radit yang mulai di gerakan secara perlahan kemudian cairan tersebut akhirnya keluar bersamaan keduanya yang telah bercampur darah segar milik Klara.
Klara mengadu kesakitan
"Iya baby... rasa sakitnya sebentar saja kok nanti akan hilang", kata Radit
"Kak sakit, jangan gerak-gerak nanti tambah sakit" (sambil menampilkan wajah memelas), ucap Klara menahan sakit
__ADS_1
"iya baby kuuu, nanti sakitnya hilang dan malah kamu minta lagi" (menggoda Klara sambil mengecup bibir Klara dengan lembut), ucap Radit
Klara mulai menyesuaikan diri dengan milik Radit yang begitu besar itu. Dia mulai merasakan hilang rasa sakit yang ada pada tubuhnya itu diganti dengan rasa nikmat yang di pompa semakin cepar oleh Radit.
Radit yang menyadari hal tersebut melihat Klara sudah menikmati permainan yang dilakukannya semakin semangat dalam melakukan permainannya.
"Baby... Baby" (sambil mengelus lembut wajah Klara)", ucap Radit.. "kamu menikmatinya kan" (Sambil terus memainkan miliknya secara memompa secara teratur dan cepat)
Klara mengerang secara lebih kuat bersamaan keluarnya cairan panas yang menabrak milik Radit yang membuat Radit semakin bersemangat dalam mempo miliknya semakin dalam)
Setelah keluarnya cairan kenikmatan mereka berdua Klara pun tertidur karena kelelahan melakukan aktivitas yang membawa mereka merasakan surga dunia. Mereka berpelukan berdua dengan lembut, sambil memeluk Klara tanpa mengeluarkan miliknya.
Sambil berbaring di samping Klara, Radit menatap Klara dengan lembut dan mengelus wajahnya yang cantik itu yang berpindah pandangan ke arah leher Klara yang dipenuhi tanda merah kepemilikannya.
Radit merasa bangga setelah mengingat setiap aktivitas mereka berdua hal yang telah lama dia tunggu tunggu akhirnya terwujud. Gadis yang selama ini dia impikan akhirnya dapat dia miliki, dia akan melakukan segala hal agar Klara menjadi miliknya seutuhnya.
__ADS_1
Radit merencanakan semua ini sudah lama, dengan merencanakan mencampurkan obat pada minuman Klara bukanlah kesalahan menurutnya dan tanpa menggunakan pengaman adalah pilihan terbaik dalam menanam benih dalam rahim Klara agar mengikatnya semakin kuat dan akan menyingkirkan semua penghalang dalam memiliki Klara.
Radit mengeluarkan secara perlahan miliknya walaupun belum puas dengan permainannya malam ini tapi dia hanya bisa menahan diri karena ini adalah kali pertama bagi Klara dan tidak tegah.
Ia mencoba membersihkan tubuh Klara dengan menggendongnya kedalam kamar mandi membersihkannya dengan lembut setiap usapan yang dia lakukan pada tubuh Klara membuatnya sebenarnya ingin melakukannya lagi tapi dia terus mencoba menahan birahinya itu. setelah selesai memandikan Klara ia langsung menggendongnya ke sofa dalam kamar dan memakaikanya pakaian yang sudah dia siapakan sebelumnya dan menghubungi pelayan agar segera datang untuk membersihkan kamarnya.
Sebelum pelayan datang dia segerah memakai pakaiannya dan juga Klara. setelah semuanya siap dan selesaikan dibersihkan oleh para pelaya Radit kemudian menggendong Klara menuju ranjang dan membaringkankannya dengan hati-hati.
Radit duduk di samping Klara dan memandanginya dengan penuh perhatian, dirinya merasa bangga karena apa yang telah dia rencanakan akhirnya berhasil.
Satu langkah lagi rencana besarnya akan sempurna yaitu dengan mengunjungi kedua orangtua Klara untuk melamarnya dan menyusun pertunangan mereka secara cepat dan setiap rencana satu persatu akan tercapai. Dia tersenyum bahagia dan memandangi Klara, gadis cantik yang dia cintai sejak lama.
"Selamat malam sayang", ucap radit sambil mencium kening Klara
Radit memeluk Klara dalam pelukannya sambil tertidur.
__ADS_1