
Permainan mereka terus berlanjut tidak ada kata henti di setiap hentakan permainan itu di penuhi dengan hasrat dan gairah yang panas keduanya. persatuan tubuh diantara mereka menjadikan malam yang dingin menjadi panas bergairah.
Rian semakin bersemangat tidak ada kata henti dalam melakukan permainannya dia seperti hewan buas yang kelaparan dalam memangsa mangsanya. Radit bahagia tidak karuan dia sangat menikmati malam panjang itu bersama kekasih seakan tidak ingin melepaskannya dan ingin melahapnya sampai habis.
Klara yang terlihat lelah itu tapi juga sangat menikmati malam panjang itu hanya bisa mendesah hebat di setiap permainan yang dilakukan Radit padanya, desakan tiap ******* yang keluar dari mulutnya malah membuat Radit semakin panas menggila. Suara ******* itu sangat menggoda di telinga Radit.
Setelah beberapa jam dan beberapa ronde permainan akhirnya merekapun kelelahan dan tertidur saling berpelukan tanpa Radit mengeluarkan miliknya dari tubuh Klara.
.....
Keesokan harinya, Klara terbangun dengan tubuh seakan ingin remuk karena ulah Radit dan dia mendapati tangan Radit yang sedang memeluknya seakan tidak ingin melepaskannya walaupun dia sedang tertidur dengan pulasnya.
__ADS_1
Klara memperhatikan wajah tampang itu yang hanya berjarak beberapa senti dari wajahnya itu. Dia menyentuh wajah Radit dan mengusap setiap lekukan wajah itu dengan lembut. Wajah mulus Radit yang terukir sempurna itu seakan tidak ada kekurangan sedikitpun.
Radit yang merasakan sentuhan tangan lembut Klara terbangun dari tidurnya dan sedikit demi sedikit membuka matanya. Saat terbangun pertama kali yang dilihatnya wajah cantik Klara gadis yang sangat dia cintai itu, gadis yang sudah sejak dulu ingin dia miliki.
Hati Radit sangat bahagia dia tidak bisa membayangkan kebahagiaan yang teramat besar di dalam hidupnya setelah Klara resmi menjadi istrinya nantinya.
Setelah pernikahannya nanti wajah Klara akan menghiasi paginya sepanjang waktu.
"Pagi" jawab Klara
Radit membelai rambut Klara dan menciumnya.
__ADS_1
Klara bangun dari tidurnya dan bergegas ke kamar mandi yang di susul oleh Radit.
Didalam kamar mandi, Radit memeluk Klara dari belakang dan memutar Kran air sehingga air bercucuran membahas tubuh mereka. Radit kembali mencium leher jenjang Klara secara panas dan mulai memainkan tangan nakalnya sehingga menghasilkan Suara ******* kecil dari mulut Klara yang memancing Radit semakin menggila.
Radit memulai permainan panasnya dengan Klara di dalam kamar mandi itu. Radit sangat bersemangat dalam memainkan permainan itu dia tidak merasa lelah ataupun puas dengan permainan panjangnya semalam. Radit bermain dengan sangat nakal di dalam kamar mandi bersama Klara.
Setelah beberapa jam permainan mereka yang panas mereka akhirnya menyudahi permainan itu dan lanjut membersihkan diri mereka. Selanjutnya bersiap siap untuk jalan bersama melakukan aktivitas mereka masing masing. Setelah selesai bersiap siap Radit mengajak Klara untuk kerestoran mahal yang ada di Kotanya itu sebelum mengantarnya pulang.
....
Dalam perjalanan mengantar Klara, Radit dan Klara terus berbincang tentang hal hal yang hangat berbicara hal kedepannya apa yang akan Klara lakukan selanjutnya setelah lulus nanti tanpa dia ketahui bahwa Radit telah menyusun rencana panjang agar Klara tidak dapat kemana mana lagi karena dia yakin itu bahaya banyak laki laki yang di luar sana mengincar Klara dan bisa saja merebut gadis itu darinya dan itu hal yang bisa saja terjadi.
__ADS_1