Super Talent: Eclipse

Super Talent: Eclipse
Invasi Monarch (2)


__ADS_3

Arth dan Kizaan pun melawan para Monarch yang tersisa dengan bantuan dari Salinan Dragon Monarch. Kini mereka 4 melawan 3, satu Monarch hanya berdiam diri dan melihat Monarch lain bertarung. Arth merasa aneh akan hal ini, jadi dia dengan cepat mengalahkan Gravity Monarch dan segera melesat ke tempat Monarch itu.


Saat sudah mendekat, Arth di tatap oleh Monarch itu dan seketika dirinya merasakan kematian yang akan datang dengan cepat. Arth pun memilih mundur dan memikir kan bagaimana caranya dia mengalahkan Monarch itu.


Sekarang dia mengetahui Monarch yang berdiri di depannya adalah Death Monarch, Monarch yang bisa mengendalikan kematian dan juga arwah dari makhluk yang mati. Arth merasakan Aura kematian yang sangat mengerikan sampai sampai membuatnya bergetar ketakutan, Arth pun melawan rasa takut itu dan mencoba untuk menyerang nya lagi dengan seluruh kekuatannya.


"Rasakan ini brengsek! Eclipse Breath!"


Nafas api hitam yang bisa membakar apa pun di depannya.


"HAHA, RASAKAN ITU!", Ucap Arth.


Monarch itu ternyata berhasil menghindari serangan yang di lancar kan oleh Arth dan sekarang Monarch itu berada dibelakang nya dan menyerang Arth dengan pukulan yang keras hingga membuat Arth terpental jauh dan menabrak Planet Jupitee.


"Aghh... Kekuatan macam apa itu?", Ucap Arth.

__ADS_1


Tanpa dirinya sadari, Death Monarch sudah berada di hadapan nya dan meninju nya lagi, kali ini pukulan beruntun yang membuat Arth hanya merasakan kesakitan di mana mana. Arth merasakan dia sedang berada di hadapan dinding yang sangat besar dan kokoh.


"Ini.. Rasanya seperti... Manusia biasa mencoba melawan Nuklir", Batin Arth.


Death Monarch seharusnya tak sekuat ini, dia kuat karena menyerap kekuatan dari orang orang kuat yang telah mati. Dirinya juga cukup pintar dalam strategi bertempur jarak dekat maupun jauh, dia adalah seorang yang jenius di berbagai bidang.


Arth pun kalah oleh nya dan berakhir pingsan, dan di bawa pergi oleh Kizaan yang terluka parah ke tempat Sheryl.


Saat ini Kota Bianca di kuasai oleh Death Monarch, situasi ini sangat lah kacau karena orang orang yang terbilang paling kuat saja kalah oleh Death Monarch. Keadaan Bumi kini semakin berbahaya, bisa saja Bumi di kuasai penuh olehnya.


"Kakak! Bos! Bos terluka!", Teriak Kizaan.


"APA!! MANA DIA?!", Jawab Sheryl.


"Tunggu sebentar ya Arth, aku akan mengobati mu", Ucap Sheryl.

__ADS_1


"Maaf ya, hehe", Ucap Arth.


Para Grand Sage mencoba mengalahkan Death Monarch dengan sepenuh tenaga namun mendapatkan hasil yang sia sia. Kini wilayah yang di Kuasai oleh Death Monarch mencakupi seluruh Negara Bianca, yaitu negara yang di pimpin oleh Ayahnya Sheryl.


Di tempat Death Monarch, Dia melancarkan para Pasukan Undead nya untuk menyerang berbagai wilayah. Undeadnya disini bukanlah sekedar mayat hidup yang lemah, tapi undead miliknya sangat lah kuat yang kekuatannya setara dengan Arth.


Karena Death Monarch, kepunahan manusia hampir terjadi. Arthur tak bisa tinggal diam, dia pergi ke God Dimension dan terus berlatih dengan para Dewa yang tingkatannya lebih tinggi di sana.


Sebulan pun berlalu..


Arth mendapatkan sebuah perubahan yang signifikan, tapi dia belum percaya diri untuk bertarung langsung dengan Death Monarch. Arth lebih memilih melawan Undead nya terlebih dahulu, tapi saat keluar dari persembunyian mereka. Mereka semua di kejutkan karena Death Monarch sudah berdiri di hadapan nya serta di ikuti oleh pasukan Undeadnya.


"Ba-bagaimana ini, Arth?", Tanya Sheryl


"Tenang lah, kau akan baik baik saja", Jawab Arth.

__ADS_1


Arth dan Kizaan sudah bersiap siap untuk bertempur, tapi...


__ADS_2