Super Talent: Eclipse

Super Talent: Eclipse
Chaos


__ADS_3

Arth kini berada di dalam Dungeon Tier Ex tersebut..


"Dungeon ini terlihat seperti telah terjadi peperangan yang sangat besar", Ucap Arth.


Tak lama kemudian, sesosok Entitas berwarna hitam dengan wajah yang menyeram kan dan bertubuh besar pun muncul.


"RAWWRRRHHHG", Teriakan Entitas tersebut.


"Makhluk apa itu?", Tanya Arth.


Muncul 2 tanduk dan juga sayap di Entitas tersebut. Kini sosok itu semakin terlihat seperti iblis dan System Dungeon menunjukan identitas dari Entitas tersebut.



[GOD Demon]


"Ah, aku sangat kesal kepada mu saat ini karena kejadian saat itu", Ucap Arth.


Arth menggunakan Super Eclipse Demonic Mode [MAX] dan juga Armor Angelicnya.


Kini Arth sudah selevel dengan Dewa Tingkat menengah.


"Dimensional Suika, Eclipse Explosion!"


Ini adalah versi terkuat dari Eclipse Explosion. Sihir ini membuat Dimensinya sendiri dan membuat hujan tetesan gerhana.


Luciferius terkena serangan itu dengan telak, namun masih berhasil untuk bertahan hidup karena Regenerasi nya yang super. Arth terus membabi buta dan meluapkan emosi nya.


Luciferius pun mengeluarkan salah satu Sihir Tier EX nya.


"Catalysm Of Demonic"


Sebuah Plasma yang saat mengenai, target akan langsung meleleh.


"Eclipse, Super Shield"


Aura Shield yang Tingkatannya jauh diatas 'Sun, Shield'.


Serangan dari Luciferius tak memberikan damage apa pun kepada Arthur.


Di luar Portal...


"ARTH!!!", Teriak Sheryl.

__ADS_1


"JAWAB AKU ARTH!!!", Teriak Sheryl.


Sheryl terus mencari Arth di reruntuhan bangunan mansion itu. Mansion itu runtuh diakibatkan oleh gempa yang sangat besar tadi dan menjatuhi para pengunjung. Beruntung tidak ada yang menjadi korban jiwa pada peristiwa ini dan Sheryl hanya sempat pingsan karena kepalanya terbentur, dia tak mengingat apa yang terjadi saat gempa tersebut.


"Tak mungkin Arth mati jika tertimpa batu seperti ini", Ucap Sheryl.


"Semoga dia selamat dalam keadaan apa pun", Batin nya.


Di dalam Dungeon...


"HA!!", Teriak senang Arth


"RASAKAN ITU BRENGSEK!", Ucap Arth


"Dimesional Break!"


Sihir yang merobek dimensi dan realita.


Sihir ini bisa mengatur ulang target sesuka hati nya, tapi sihir ini memiliki Cooldown yang sangat panjang waktunya, yaitu 10 tahun.


Tapi Arth menggunakan Sihir ini untuk dirinya dan mengatur agar bisa menggunakan 'Dimensional Break' sesuka hatinya, namun tetap ada batasannya, yaitu 5 tahun 3 kali pakai.


HP Milik Luciferius hanya tinggal sedikit, Arth akan langsung membunuhnya disini. Namun sesuatu yang tidak diperkirakan pun terjadi. Sebuah Aura menyelimuti Luciferius dan membangkitkannya menjadi sesosok yang 10 kali lipat lebih kuat, dengan 6 sayap serta 4 tanduknya yang berwarna merah dan berjubah hitam pekat.


Kini Luciferius sudah berubah 100% ke bentuk aslinya yang sangat kuat.


"HEI BRENGSEK! MAU KEMANA KAU!", Teriak Arth.


Bumi..


Sebuah Kubus besar berwarna hitam muncul dan dari kubus itu muncul lah sesosok Luciferius, para pemujanya yang tersisa memberikan sebuah doa doa dan menjadikan dirinya sendiri sebagai kekuatan dari Luciferius.


Para Dewa tidak bisa tinggal diam, mereka mengutus para 'Grand Angel' untuk mengalahkan Luciferius. 'Grand Angel' adalah Malaikat Tingkat Tertinggi yang memiliki 6 sayap dan sebuah lingkaran sihir besar di belakang tubuh mereka dan mereka juga menggunakan pakaian dan jubah berwarna putih.


Para Dewa mengutus 3 Grand Angel terkuat pada masa ini, yaitu Power, Dexter, Extent.


Arth pun ikut serta membantu para Grand Angel.


Para penduduk negara sangat panik dan ketakutan, karena rasa takut ini lah yang membuat Luciferius semakin kuat.


Luciferius terus mengamuk dan menghancurkan selurub bangunan yang ada, Grand Angel berusaha menahannya dengan terus menyerang menggunakan Sihir 'Tingkat God' namun tak berhasil.


Ada seorang warrior yang sangat kuat melompat dan memberikan damage yang sangat kuat kepada Luciferius.

__ADS_1


Arth pun tiba di medan tempur, dia segera membantu Warrior itu dengan seluruh kemampuannya. Grand Angel memutuskan untuk memberikan seluruh kekuatannya kepada Arth dan juga Warrior itu, kini mereka menjadi sangat kuat diantara yang terkuat.


Mereka melancarkan serangan Ultimate secara bersamaan.


"Sun Moon Destroyer"


Target akan di himpit oleh matahari dan juga bulan.


"Chaos Slash"


Tebasan mematikan yang bisa membelah 4 gunung sekaligus.


Luciferius pun terkena serangan itu dengan telak dan mati, Arth tidak lupa untuk mengambil Item drop yang terjatuh karena itu juga bagian dari Quest.


"Hei bocah, tampaknya kau sangat kuat. Mari kita bertarung", Ucap sang Warrior.


"Aku tak ma-"


Warrior itu langsung menyerang Arth dengan tebasan pedangnya, namun Arth bisa menahannya dengan mudah.


Arth menggunakan Sihir untuk melumpuhkan warrior itu.


"Grand Eclipse, Paralyze"


Sihir yang memberikan tekanan luar biasa kepada target, sehingga membuatnya tak bisa bergerak.


"Tekanan luar biasa ini, bisa menggambarkan seberapa kuat bocah ini", Batin Warrior itu.


"Hei bocah, siapa nama mu?", Tanya Warrior.


"Arthur, nama ku Arthur", Jawab Arth.


"Aku miguel dan aku akan selalu mengingat nama itu", Ucap Miguel.


Miguel pun pergi entah kemana, Arth pun merasa sedih karena Kerajaan Bianca hancur berantakan seperti ini karena dirinya tak bisa langsung membunuh Luciferius. Seketika dia teringat dengan Sheryl, Arth bergegas pulang ke Asrama untuk menemui Sheryl.


"OII CENGENG!!", Teriak Arth


"Dasar bocah brengsek!", Teriak Sheryl yang sedang berlari dari arah belakang Arth.


"Rasakan ini, Ice Push!", Ucap Sheryl.


"AGHH!", Teriak Arth yang terdorong oleh Sihir Es Sheryl.

__ADS_1


Sheryl sangat khawatir kepada Arth karena sempat menghilang tadi.


Walau sebenarnya Sheryl adalah seseorang yang memiliki sifat yang sangat dingin sesuai dengan Elemen Sihir yang dia miliki, namun saat bersama Arth dia adalah wanita yang berisik.


__ADS_2