Super Talent: Eclipse

Super Talent: Eclipse
Semuanya Telah Berhasil Terungkap! [Fix]


__ADS_3

Pada siang hari yang seperti biasanya, terlihat Octa dan juga Lina sedang berlatih. Mereka berlatih menggunakan Body Suit Slime yang di berikan oleh Arth kemarin.


Mereka harus mempunyai Kontrol Mana yang sangat bagus agar Body Suit Slime itu stabil saat di gunakan..


"Aghh.. Aku sangat kesal!!!", Ucap Octa.


"Bagaimana kalau kita berduel", Ucap Lina.


"Sekali saja ya", Ucap Octa.


Mereka pun berduel dengan menggunakan senjata mereka masing masing, Lina terlihat sangat senang dan menikmati pertarungan ini...


Dalam ruangan..


"Ini makan siang kita kali ini!", Ucap Arth sambil membawa makanan yang sangat lezat.


"Wah... ", Ucap dari Shiraori yang ingin segera memakan masakan tuannya.


"Shira..Sebelum kau makan, panggil dulu si Octa ama Lina di luar", Ucap Arth.


Shiraori pun dengan wajah cemberut nya pergi keluar dan memanggil Octa dan Lin. Shiraori melihat pertarungan yang sangat sengit di antara mereka, namun karena Shira ingin makan siang lebih cepat.


Shira pun meneriakkan mereka untuk segera masuk karena Arth sudah membuatkan makan siang yang lezat.


"HEI BODOH, CEPAT MASUK! TUAN SUDAH MEMBUATKAN MAKAN SIANG!", Teriak Shiraori.


Lin dan Octa berhenti bertarung dan langsung berlari ke dalam untuk segera makan makanan yang di buatkan oleh Arth, Arth memasak makanan dari Dunia nya sebelum Reinkarnasi. Makanan itu adalah makanan favorit nya yang biasanya di buat oleh kakaknya, makanan itu adalah 'Ayam Geprek'.


Mereka semua menikmati makanan siang mereka yang dibuatkan oleh Arth, setelah makan siang dia pun beranjak keluar untuk menemui seseorang..


Di Taman..


Arth menunggu kedatangan dari seseorang yang dia bicarakan tadi..


"Di sini", Ucap Arth sambil melambaikan tangan.


Ternyata orang itu adalah Sheryl, Arth ingin menanyakan sesuatu kepadanya tentang masa lalu dari Sheryl dan juga Arth sendiri. Dia menanyakan ini kepada Sheryl karena Sheryl adalah teman yang paling dekat dengannya. Ketika Arth mengingat masa lalu, dia akan mengingatnya dengan samar samar, dia merasa ada yang tidak beres dengannya.


"Sepertinya kau sudah menyadari, wahai 'Pion' ku"...


Arth pun tidak mendapatkan apa pun dari bertanya kepada Sheryl di sana, setelah itu mereka pun berpisah. Arth masih merasa heran karena dia hanya mengingat kenangan bersama Keluarga dan Sheryl, di luar itu dia tidak mengingat apapun sama sekali. Arth saat ini berjalan sambil berfikir tentang semua keanehan yang terjadi pada dirinya sendiri.


Di sebuah ruangan..


"Memang manusia yang bodoh, padahal kau adalah satu satunya manusia yang bisa melampaui kekuatan ku", Tersenyum misterius.


"Aku akan membuat scenario cerita ini sangat bagus!".


Saat Arth berjalan pulang ke Rumah para anak didiknya, seketika muncul sebuah Retakkan yang sangat besar dan mengeluarkan banyak sekali monster kuat dari dalamnya. Kali ini Boss monsternya adalah Sang Demonic King Dragon, Arth memberikan sinyal darurat menggunakan sihir telepati nya kepada semua anak didiknya dan menyuruh mereka datang ketempat Arth.


Arth pun membuat Siang menjadi gelap, memindahkan Bulan untuk menutupi Matahari. Arth kini menggunakan Suit nya dan siap untuk beraksi dan membantai semua monster yang ada, Omega menyuruh Octa dan yang lainnya mengurus Monster Monster yang berkeliaran di kota. Sedangkan Arth melawan Demonic King Dragon itu sendirian. Di dalam banyang bayang, munculah sesosok Chaos yang memanfaatkan kesempatan ini untuk mengambil alih Kerajaan Bianca.


Kerajaan Bianca tidak tinggal dia saat kekacauan ini terjadi, Sang Raja mengirimkan Prajurit terkuatnya untuk melindungi Kerajaan.


"Yo, kita bertemu lagi. Omega!", Ucap Chaos yang dengan sihirnya, berhasil mengendalikan Demonic king dragon.


"Kegelapan yang mutlak akan melahap mu!", Ucap Omega.


Mereka pun bertarung di udara dengan Omega yang memimpin jalannya pertarungan! Chaos yang menaiki Naga sangat kewalahan dengan Sihir yang di lancarkan oleh Omega, akhirnya Chaos pun membuat Demonic King dragon menjadi marah dengan paksa menggunakan sihirnya. Akibatnya, seluruh kota pusat hancur terbakar karena Nafas dari Demonic King Dragon itu.


Arth pun menggunakan Sihir Summonnya dan mengeluarkan Dragon Monarch dan pertempuran antar Naga pun dimulai. Demonic King Dragon sedikit kewalahan melawan sang Monarch, namun dia berhasil memberikan sedikit damage kepada Dragon Monarch, tapi Dragon Monarch bisa dengan cepat meregenerasi lukanya dan kembali bertarung dengan kondisinya yang stabil.


"Agghh.. Gak bisa gitu dong!", Ucap Chaos yang kesal dengan sihir regenerasi.


Omega dengan sangat santai mengeluarkan sihir Eclipse Bullet, Demonic King Dragon pun terkena serangan itu dan mendapatkan luka yang sangat amat parah. Saat lengah, Dragon Monarch menggigit dan mengoyak sayap sebelah kiri milik Demonic King Dragon yang membuat dia tidak bisa terbang dan terjatuh dari ketinggian sekitar 120 meter.


Chaos pun melompat dari Demonic King Dragon itu dan dia membuat satu Retakkan lagi di langit yang mengeluarkan makhluk bertentakel dan memiliki tubuh yang sangat besar.

__ADS_1


Dengan samar samar, Omega mengingat sebuah potongan ingatannya. Dia mengingat pernah melawan makhluk seperti ini, di dalam ingatannya, dirinya dulu sangat lah kuat karena bisa bertarung dengan monster sebesar itu dan berada di luar Angkasa.


Aku sekarang sudah mendapatkan potongan dari ingatanku yang sempat hilang, mungkin ini adalah suatu kejadian yang saling berkaitan!


Omega dengan ingatan itu mengeluarkan Sihir andalannya, yaitu 'Explosion Eclipse'. Satu tetesan dari gerhana matahari yang bisa menghancurkan apa pun yang dia sentuh, makhluk itu pun sekarang hancur tanpa sisa seketika karena terkena tetesan itu.


"AHAHAHA! Ini sangat menyenangkan!", Tawa dari sesosok misterius.


Setelah semua insiden itu berakhir, Arth kini memikirkan semua keterkaitan dari kejadian tadi.


Mungkin kalau Aku bertemu atau melawan musuh yang pernah aku lawan sebelumnya, itu bisa mengembalikan ingatan ku yang hilang. Aku akan mencari cara apa pun untuk mengembalikan seluruh ingatan ku!


"Ternyata kau bukan lah orang bodoh ya, Arthur"...


Kini hari hari berjalan seperti biasanya, Arth terus berteori dan tidak lupa untuk melatih para anak didiknya dengan giat. Arth juga berlatih untuk membuka 'Status Window' nya yang saat ini tersegel oleh sesuatu yang tak di ketahui dan harus di buka dengan tekanan Mana yang sangat besar. Arth harus berusaha untuk membuka Status Window nya untuk membantunya mencari potongan ingatannya yang hilang, dia pun tahu kalau akan menempuh jalan yang susah untuk kedepannya.


Hari berjalan dan terus berjalan, Arth pun berhasil untuk membuka Status Window nya dan terkejut melihat isinya.


Nama: Arthur Eclipse


Race: True God.


Age: 21.


...--------------------------------...


Status


Strength: 9999999999


Defends: 9999999999


Mana: 9999999999


intelligence: 9999999999


Dex: 9999999999


...--------------------------------...


Talent: Mage


Warrior


Eclipse


Ini adalah status ku? Yah mungkin ini sangat membuat ku terkejut sehingga tak bisa berkata kata, tapi ini adalah awal yang sangat bagus untuk mencari jati diriku dan apa yang sebenarnya terjadi di balik layar!


Saat ini Arth ingin mendaftarkan diri menjadi Magic Hunter, pekerjaan yang mempertaruhkan nyawa dengan membersihkan Dungeon dan Retakkan. Magic Hunter akan di berikan Rank sesuai dengan Jumlah Magic Potential dengan menyalurkan seluruh Mana kepada Crystal yang ada di sana, dari urutan Rank terendah yaitu Rank-F hingga urutan tertinggi yaitu Rank-SSSR.


Saat ini Arth sudah sampai di Gedung Asosiasi Magic Hunter. Arth pun memasuki Gedung itu dan mendaftarkan diri sebagai Magic Hunter dan kekuatannya akan segera di periksa untuk diberikan Rank. Arth pun di suruh masuk ke dalam Ruangan Pengecekan untuk melakukan test, dia hanya harus menyalurkan seluruh Mana nya ke dalam Crystal mengukur Rank yang ada di Hadapannya.


Aku tak perlu menahan kekuatan ku disini, ketika aku mendapatkan Rank yang tinggi makan semuanya akan berjalan lebih cepat dan mudah.


Arth pun menempelkan tangannya di Crystal itu dan menyalurkan semua Mananya kedalam Crystal. Sesaat Arth melakukan hal tersebut, semua orang terkejut saat melihat Magic Potential yang dimiliki oleh Arth. Crystal itu menunjukan kalau Magic Potential Arth berada di 'Infinite'. Arth pun mendapatkan Rank SSSR.


Setelah itu Arth menanyakan Dungeon dan Retakkan yang paling berbahaya dan belum diselesaikan siapa pun, karena setelah ini dia akan mencoba memasuki dan menyelesaikan Dungeon/Retakkan itu. Ternyata ada satu Dungeon yang belum terselesaikan oleh siapa pun dan tingkat ke berbahayaannya sangat tinggi, yaitu Dungeon Crimson Dream. Sang Informan yang berada di Asosiasi memberitahu kan bahwa Dungeon ini akan menyerang mental para Hunter dengan menampilkan ingatan yang paling di bencinya dan akan menampilkan secara lebih buruk daripada aslinya.


Setelah mendengar itu Arth menjadi sangat bersemangat untuk menyelesaikan Dungeon itu, kini dia beranjak pergi ke Dungeon tersebut yang berada di bagian Selatan.


Akhirnya aku sampai di depan Dungeon ini. Aku akan mengembalikan ingatan ku yang hilang disini!


Arth pun melompat masuk kedalam Dungeon dan melihat ruangan yang sangat gelap dengan asap berwarna merah yang berada di mana mana. Setelah itu dia melihat ingatan saat Sheryl mati tertusuk di depan matanya dan dia hanya terdiam tak bisa melakukan apapun, Arth pun bertanya tanya mengapa di ingatannya menampilkan orang yang saat ini masih hidup dan sehat.


Ingatan selanjutnya pun memberikan Arth jawaban. Bumi di atur ulang oleh seseorang dan menghidupkan kembali orang orang yang sudah mati, hanya ada satu orang yang bisa melakukan hal seperti itu.


"YA! Itu aku!", Teriak Sang Author.

__ADS_1


"Siapa kau?!", Tanya Arth.


"Aku adalah Sang Author, Caisan!", Jawab Caisan.


Arth sangat terkejut karena Caisan ternyata adalah sesosok makhluk yang Absolute, 'Author' dari dunia ini. Ternyata selama ini dari awal Arth di kirim kembali ke Bumi oleh Author, kehidupannya sudah di atur dan di jadikan pion untuk kesenangannya sendiri.


Setelah mengetahui semua hal itu, Arth kini sudah mendapatkan semua ingatannya yang telah hilang. Dia pun mencapai tingkatan Absolute seperti sang Author, Caisan.


Caisan pun membawa Arth keluar Dungeon..


Octa, Shiraori, Lina, Kyora, dan kana merasakan dua Aura yang sangat kuat dari arah Selatan, mereka langsung bergegas menuju kesana dan melihat Bos mereka yang sedang melayang di udara tanpa Suit Omega. Sheryl pun seketika mengingat semua ingatan bersama Arth yang membuatnya menangis dan sedih.


Semua orang yang berhubungan dan mengenali Caisan saat menjadi Caisan Yuza sangat terkejut ketika mereka seketika mengetahui identitas Asli dari Caisan. Semua ini di lakukan oleh Arth dengan memanipulasi pikiran orang orang untuk mengetahui hal yang sebenarnya nya.


"Cih, ku kira kau adalah orang yang baik!"


"Orang? Sejak kapan aku menjadi orang? Aku adalah Dewa yang Absolute, pembuat seluruh Isi Outerverse ini!", Teriak Caisan.


"Dasar makhluk gila", Ucap Arth.


Arth pun menggunakan OuterEclipse Solar Mode nya untuk melawan Caisan dengan seimbang. Caisan saat ini ingin benar benar bertarung dengan Arth, dia sudah sangat lama tidak merasakan pertarungan sungguhan.


Arth melesat ke arah Caisan dan memberikan satu pukulan yah mengenai wajahnya, ini adalah pukulan yang dia dapatkan selama hidupnya. Dia akhirnya bisa merasakan yang dinamakan rasa sakit, Arth terus memberikan Damage yang sangat besar kepada Caisan.


Saat ini Arth mendapatkan otoritas layaknya seorang Author, dia bisa memperbaiki apapun yang ada di alam semesta ini dan di luarnya.


Arth memukul Caisan hingga terpental sangat jauh hingga membolongi Matahari, Arth pun memperbaiki Matahari itu dan melesat dengan cepat ke arah Caisan dan memberikan pukulan yang sangat keras. Karena sudah puas mendapatkan rasa sakit, Caisan kini memberikan serangan untuk yang pertama kalinya. Serangannya sangat lah kuat sehingga bisa menghancurkan Galaxy yang berada di sekitar nya dengan mudah, tapi serangan itu berhasil di hindari oleh Arth dan kembali mengeluarkan Sihir terkuatnya.


'Universal Explosion'


Sihir ledakan dengan sekala Universe..


Caisan pun terkena serangan itu dengan telak, tapi dia meregenerasi tubuhnya dengan sangat cepat. Dia kembali menyerang Arth dengan membuat Arth hancur berkeping keping, namun Arth kembali pulih karena sihir Super Regenerasinya yang selalu aktif. Dengan sedikit rasa panik, Caisan menyerang Arth dengan sangat brutal. Dia menggunakan Authority Of Slash untuk memotong bagian tubuh Arth, tapi Arth dengan santainya membalikan serangan yang lebih fatal, yaitu membuat Caisan merasakan yang namanya rasa sakit dari kematian.


'Illusion Of Death'


Mereka pun bertarung dengan sangat sengit, namun pertarungan ini di dominasi oleh Arth. Caisan pun menggunakan Author Mode nya, dia berubah bentuk menjadi sesosok yang terlihat seperti Archangel dengan 6 buah sayap dan sebuah lingkaran sihir berwarna putih di punggung nya.


Mereka pun melanjutkan pertarungan dengan seimbang kali ini, namun Arth semakin kuat seiring waktu berjalan. Caisan pun bingung dengan Arth, kenapa seiring berjalannya waktu dia menjadi semakin kuat?


Itu karena dia selalu menyerap kekuatan dari seluruh Multiverse di sekitarnya, itulah yang membuatnya semakin dan makkn kuat setiap waktunya.


"Bagaimana bisa?! Aku adalah Author nya disini!!", Teriak Caisan.


"Bisa saja, soalnya kau itu lemah", Ucap Arth.


"Gak, ini gak mungkin!", Ucap Caisan.


Caisan menggunakan seluruh esensi kehidupannya untuk di jadikan kekuatan dan dia melancarkan sebuah serangan yang sangat kuat.


"STARIUM BEAM!"


Tembakan beam yang berisikan semua bintang yang ada di Multiverse ini.


Dengan mudahnya Arth menghadang dan membalikan serangan berupa Magic Bullet tingkat Outerverse dan berhasil membuat sang Author, 'Caisan' tumbang dalam sekali serang.


"Huh, ini.. Sangat memalukan.. Aku dikalah kan dengan sihir.. Rendahan semacam itu"


"Mungkin ini terlihat rendahan, tapi ini berisikan kekuatan yang ada di seluruh Multiverse hingga ke Outerverse", Ucap Arth.


Caisan pun mati di sana, sekarang tinggal Arth satu satunya makhluk Absolute yang harus menjaga seluruh Outerverse agar tidak terjadi kerusakan di mana pun. Arth memilih kembali menjadi manusia biasa dan tinggal di Bumi bersama orang orang yang dia sayangi, dia akan bekerja di balik layar sebagai dua identitas yang berbeda.


Yaitu identitas di depan layar adalah, 'Arthur Eclipse'.


Identitas di balik layar pertama, 'Omega'.


Identitas di balik layar kedua adalah, 'Author'.

__ADS_1


__ADS_2