
Cahaya tersebut muncul dari pedang merahnya
Abian , lalu secara mengejutkan Ryo bangun dan
merasa badannya sangat segar, ia merasakan
penyakit demam yang disebabkan oleh sihir itu
sudah hilang . Ryo berteriak kegirangan sehingga
Serly langsung menuju ke atas dari dapur saat
membuat ramuan.
......................
......................
"ayah , apa kau sudah baik baik saja ." tanya Serly
pada ayahnya yang melompat kegirangan karena
penyakit yang dialaminya sejak kecil sudah
sembuh.
...----------------...
" lihat Serly, ayahmu ini sudah sembuh lo." jawab
Ryo pada Serly.
...----------------...
"Abian , apa yang kau lakukan hingga ayahku bisa
sembuh dari penyakitnya, padahal saat ke dokter
istana saja , katanya penyakit yang diderita ayahku
tidak bisa sembuh.?"tanya Serly pada Abian.
...----------------...
"sebenarnya tadi ada tikus yang mengenai kakiku ,
lalu aku spontan melompat ke Ryo , dan sepertinya
pedang merah ku menyentuh dan menyembuhkan
Ryo ." jawab Abian pada Serly.
...----------------...
" tapi , bagaimana bisa pedangmu bisa
menyembuhkan penyakit ayahku?"tanya Serly
kembali.
...----------------...
"pedangku ini punya kemampuan untuk menyerap
sihir, sepertinya sihir yang menyebabkan ayahmu
sakit telah diserap oleh pedangku."
...----------------...
"Abian , terimakasih banyak karena telah
menyembuhkan ku, aku pasti akan
membalasnya."kata Ryo pada Abian.
...----------------...
"tidak usah repot-repot, tadi aku menyembuhkan
mu juga tidak sengaja." balas Abian pada Ryo .
...----------------...
"kalau begitu sebagai balasannya, bagaimana
kalau kamu sementara tinggal disini , karena
kamu pasti belum punya tempat tinggal kan?"
Serly menawarkan agar Abian tinggal dirumahnya
untuk sementara.
...----------------...
"oh ya, benar , sepertinya loteng rumah kami
kosong , kamu boleh tinggal di sana semau mu ,
anggap saja sebagai balasan karena telah
mengobati penyakit ku ." ucap Ryo pada Abian.
...----------------...
"kalau begitu, aku terima, aku akan pergi dari sini
saat menemukan tempat tinggal ku sendiri."balas
Abian pada mereka.
...----------------...
...----------------...
Karena ketidaksengajaan Abian , akhirnya ia pun
bisa sampai menemukan tempat tinggal tetap di
kota, sehingga ia bisa menghemat uangnya.
Setelah itu Abian langsung menuju ke loteng dan
membersihkannya, lalu ia menata barang
barangnya supaya lebih rapi, karena ia lapar
karena belum makan malam ia pergi ke bawah
untuk makan.
...----------------...
...----------------...
"anu , apakah aku harus beli kalau mau makan
disini? " tanya Abian pada Ryo , yang sedang
memasak .
...----------------...
__ADS_1
"tidak usah bayar, kau cukup membantuku
melayani pengunjung restoran saja bersama Serly,
nanti akan aku beri makanan tiap harinya." jawab
Ryo pada Abian.
...----------------...
...----------------...
Setelah itu Abian pun segera membantu melayani
pengunjung restoran bersama Serly, sepertinya
pengunjung restoran yang waktu itu terlihat
mencurigakan tidak muncul lagi . Setelah mereka
selesai mengurus pengunjung restoran mereka
pun makan malam bersama, sesudah makan
malam Abian menuju ke loteng untuk tidur, saat
Abian sampai di loteng, ia terkejut melihat
Tartodos tidur di kasurnya, sehingga membuat
kasurnya berantakan.
...----------------...
...----------------...
"Tartodos, Hoy , bangun, kenapa kamu tidur disini,
kalau ada orang yang melihat bagaimana!" ucap
Abian pada Tartodos.
...----------------...
"tenanglah, tidak akan ada yang melihat ku disini."
balas Tartodos pada Abian.
...----------------...
...----------------...
tiba tiba Serly datang ke loteng dan melihat Abian
sedang bersama Tartodos yang dikiranya monster.
Serly pun secara spontan berteriak, sehingga Ryo
langsung pergi ke loteng untuk mengecek , dan
ternyata Ryo juga terkejut melihat ada monster
singa di lotengnya, lalu Ryo mengambil kayu di
sampingnya dan mengangkatnya sambil bicara.
...----------------...
...----------------...
" minggir Abian, aku akan mengusir monster itu
dari sini." ucap Ryo pada Abian.
...----------------...
ayahnya.
...----------------...
" tunggu tunggu, ini monster yang tidak berbahaya,
dia adalah temanku ." kata Abian pada mereka.
...----------------...
" Iyah betul, aku cuma monster yang tidak jahat."
ucap Tartodos pada mereka.
...----------------...
...----------------...
Setelah kejadian itu Abian pun mengenalkan
Tartodos pada Ryo dan Serly, ia menjelaskan
bahwa Tartodos adalah gurunya saat berlatih
pedang, ia juga sudah menemaninya selama
bertahun tahun, Abian pun meminta agar Ryo dan
Serly merahasiakan soal Tartodos ini . Akhirnya
Tartodos pun lega , ia diperbolehkan untuk tinggal
bersama dengan Abian. Setelah itu Abian pun
lekas tidur.
...----------------...
...----------------...
Pagi telah datang, Abian bangun dari tidurnya,
Abian langsung pergi ke bawah dan bersiap untuk
pergi ke guild petualang untuk mencari quest lagi,
Abian sarapan dulu bersama dengan Ryo dan
Serly, lalu ia langsung menuju ke guild petualang.
Setelah sampai di sana ia pergi ke papan quest
untuk mencari lagi permintaan yang bisa ia
kerjakan.
...----------------...
...----------------...
Setelah ia mencari beberapa lama , ia tak kunjung
menemukan quest yang sesuai untuk ia kerjakan,
akhirnya Abian pun bertanya ke Risa agar dicarikan
quest yang tersulit ditingkatkannya, Risa
__ADS_1
merekomendasikan untuk sebuah quest dengan
pekerjaan untuk memburu babi hutan, biasanya
para babi hutan itu muncul pada saat panen
seperti saat ini, Risa juga menjelaskan bahwa babi
ini bukan babi biasa , diantaranya bahkan ada yang
bisa memakai sihir, walaupun jarang.
...----------------...
...----------------...
Abian pun duduk di kursi guild yang sedang sepi ,
tiba tiba ada seorang laki-laki yang
menghampirinya, ia menawarkan untuk membuat
party untuk petualang, Abian pun setuju saja untuk
membuat party bersamanya. Nama laki laki itu
adalah Ruki , ia sama sama baru bergabung
dengan guild, ia mengambil job sebagai penyihir
penyembuh, makanya Abian setuju untuk
membuat party dengannya.
...----------------...
...----------------...
Setelah itu Abian menjelaskan tentang quest yang
akan dikerjakannya pada Ruki , ia pun setuju untuk
melakukan pemburuan babi hutan besok mereka
merencanakan akan bertemu di guild besok,
karena Ruki harus belajar sihir penyembuh dulu
agar sempurna , jadi nanti bisa membantu Abian.
...----------------...
...----------------...
Setelah mendengar bahwa Ruki akan berlatih sihir
penyembuh, Abian pun mengatakan ingin ikut
latihan juga, tapi ia latihan pedang bukan sihir .
Ruki bingung kenapa Abian tidak latihan sihir saja,
dan juga kenapa dia mengambil job sebagai
kesatria, bukan penyihir.
...----------------...
...----------------...
" Abian, kenapa kamu tidak mengambil job
penyihir, job kesatria kan tidak bagus?" tanya Ruki
pada Abian.
...----------------...
" yahhhh, sebenarnya aku ingin jadi penyihir juga,
tapi kapasitas sihir ku sangat kecil , sehingga aku
mengambil job kesatria." jawab Ruki pada Abian.
...----------------...
"kapan kita memulai latihannya?" tanya Ruki
kembali.
...----------------...
" mungkin nanti sore, soalnya aku mau bantu
bantu di restoran tempatku tinggal." balas Abian
pada Ruki .
...----------------...
" apa keluargamu punya restoran sendiri dan apa
nama restorannya? tanya Ruki pada Abian.
...----------------...
"namanya restoran Takagi, itu bukan restoran
keluargaku, aku hanya menumpang di sana , bisa
dibilang aku tinggal sementara di sana sampai
punya tempat tinggal sendiri." Abian menjelaskan
tentang restoran tempatnya tinggal pada Ruki .
...----------------...
...----------------...
Setelah itu Abian dan Ruki pulang ke rumah
masing-masing, Ruki memberi tahu ia tinggal di
barat kota , tepatnya dijalan sebelah jalan utama,
Mereka janjian untuk latihan bersama saat sore ,
tapi saat sampai di restoran tempatnya tinggal ia
terkejut melihat restoran yang sangat berantakan,
saat ia memanggil Ryo ataupun Serly pun tidak
ada yang menjawab.
...----------------...
...----------------...
dimanakah mereka tunggu episode selanjutnya
yah-
__ADS_1