Sword Knight In The Wizarding World

Sword Knight In The Wizarding World
BAB 4 = Beli pedang


__ADS_3

Setelah memutuskan untuk yakin berlatih pedang


daripada berlatih sihir , Abian pun pergi ke pasar di


daerah barat kota. Ia pergi ke sana untuk membeli


beberapa perbekalan dan pedang untuk nya


berlatih nanti di rumah.


Setelah berjalan beberapa lama, Abian akhirnya


sampai juga di pasar , di sana untuk membeli


perbekalan ia mencari toko roti. Setelah mencari


toko roti beberapa lama ia pun menemukan toko


roti yg terlihat bagus , ia pun langsung masuk ke


toko roti itu , ia melihat roti yg beraneka ragam


dan bentuk, sebelumnya ia tidak pernah melihat


banyak macam roti di rumah nya . Abian pun


akhirnya memutuskan untuk membeli roti yg biasa


saja .


" maaf, ini roti yg biasa harga nya berapa yah? "


tanya Abian pada penjaga toko roti.


"kalau roti yg biasa harga nya 1 perunggu per roti


nya." jawab penjaga toko roti pada Abian.


Abian pun membeli roti itu sebanyak 3 buah .


Setelah melihat sisa uang nya , Abian tak jadi beli


pedang karena uang nya kurang. Saat perjalanan


keluar gerbang kota ia menemukan sebuah


dompet di pinggir jalan raya , ia pun langsung


memeriksa dompet itu, isinya mengejutkan karena


berisi banyak koin emas dan perak , tak lama


kemudian ada seseorang anak lelaki yg


menghampiri nya.


" anu permisi, apakah kamu melihat dompet di


sekitar sini . " tanya anak laki laki itu pada Abian.


" dompet yah , isinya apa aja." kata Abian pada


anak laki laki itu.


"isinya koin emas dan perak , apakah kamu tahu."


balas anak laki laki itu.


"yahh , sebenarnya aku tadi menemukan dompet ,


aku hanya mengetes kamu benar pemilik dompet


ini atau bukan." jawab Abian sambil menyerahkan


dompet yg ia temukan.


"kalau begitu terima kasih , ini buat kamu ." kata


anak laki laki itu sambil memberikan 3 koin perak


pada Abian.


"tidak usah, aku -------." sebelum Abian selesai


berbicara anak laki laki itu dengan segera


menyerahkan koin itu ke tangan Abian dan pergi.


"ini terima saja.... , aku pergi dulu yah." kata anak


laki laki itu pada Abian sambil berlari.


Abian pun terpaksa menerima 3 koin perak itu.


Sejenak ia berpikir bahwa koin ini bisa di jadikan

__ADS_1


bayaran untuk pengecekan skill di katedral. Tak


berpikir panjang Abian pun segera pergi ke


katedral untuk pengecekan skill . Ia menyusuri


beberapa jalan yang ada di kota, jalanan hari ini


terlihat lumayan ramai oleh pengunjung yang


datang ke kota untuk pengecekan skill anak


anaknya. setelah Abian sampai di katedral ia


langsung masuk dan melihat isi dalam katedral yg


sangat indah karena bercahaya dan terlihat sangat


mewah.


Abian segera membayar 2 koin perak pada


pendeta yg melakukan pelayanan pengecekan


skill. Abian pun menunggu untuk giliran


pengecekan skill, setelah beberapa lama ia


menunggu akhirnya giliran nya untuk pengecekan


skill, ia langsung pergi menuju ke tempat


pelayanan, ia di suruh untuk meletakkan tangan


nya di atas sebuah balok kaca transparan.


Setelah pengecekan itu dan pendeta membaca


skill yang Abian miliki , pelayan itu pun terkejut


karena Abian punya skill yg bernama " calon


pahlawan" yg biasa nya hanya di miliki oleh para


bangsawan yg mempunyai kapasitas sihir yang


besar, jadi sangat aneh kalau anak rakyat jelata yg


memiliki kapasitas sihir yang kecil bisa punya skill


"calon pahlawan".


ia pun segera melaporkan ini pada kepala


pendeta . Setelah pendeta itu melapor pada


kepala pendeta Abian pun di bawa ke ruang atas


untuk berkumpul dengan anak lain yg memiliki


skill "calon pahlawan" . Abian terkejut saat melihat


ke dalam ruangan itu, terdapat 3 anak laki laki yg


berpakaian rapi layaknya seorang bangsawan ,


sangat berbeda dengan nya yg hanya memakai


pakaian biasa . di sini skill " kebal sihir" milik Abian


tidak terdeteksi oleh alat pengecek skill karena


skill itu ia dapat dari game yg ia mainkan di dunia


nya yg dulu, jadi tidak termasuk dalam skill yg ada


di dunia yg Abian tinggali sekarang, namun


efeknya masih bisa bekerja.


Para anak bangsawan yang memiliki skill " calon


pahlawan" itu merasa tidak senang dengan Abian


karena ia memiliki skill unik yg sama dengan


mereka, Abian pun di hina dan di maki oleh para


anak bangsawan itu , namun Abian tidak


mendengarkannya. Pintu ruangan itu terbuka dan


datang sejumlah orang , masing masing orang itu


berdiri di belakang anak anak itu, mereka adalah

__ADS_1


para orang tua mereka, sedangkan Abian ayah nya


tidak bisa ikut karena pekerjaan . Setelah para


orang tua dan kepala pendeta berbincang


mengenai Abian akhirnya orang orang itu


memutuskan untuk mengusir Abian karena


Percuma punya skill " calon pahlawan" tapi tidak


punya sihir yg memadai , sihir adalah segalanya


bagi pahlawan.


Setelah itu pun Abian langsung di usir dari katedral


karena mempermalukan kaum bangsawan yang


harus nya skill " calon pahlawan" itu hanya bisa di


miliki oleh bangsawan. Abian pun kecewa dengan


sikap para pendeta dan bangsawan itu.


Akhirnya dengan sisa uang nya ia berniat pergi ke


toko peralatan untuk membeli pedang. Ia


menemukan sebuah toko peralatan yg kelihatan


nya bagus, ia masuk dan melihat lihat pedang


pedang yg di pajang di toko. Harga pedang pedang


itu mahal mahal namun ia melihat sejumlah


pedang yg harga nya hanya 1 koin perak. Setelah


memilih milih pedang itu Abian pun tertarik pada


sebuah pedang berwarna merah, pedang itu


kelihatan sangat bagus namun harga nya murah.


Abian pun bertanya pada penjaga toko tentang


pedang merah itu , penjaga toko itu terkejut.


"oi oi , apa badanmu tidak sakit saat memegang


pedang itu." tanya penjaga toko pada Abian


"memangnya kenapa kalau di pegang yah." tanya


kembali Abian pada penjaga toko.


" sebenarnya itu sebuah pedang terkutuk yg mau


aku buang , karena pedang itu merupakan pedang


sihir yg bisa menyerap sihir di sekitar nya , aku pun


tidak bisa memegang pedang itu. " jawab penjaga


toko pada Abian .


" kalau begitu aku beli pedang ini saja , harganya 1


koin perak kan. " tanya Abian pada penjaga toko


itu.


"benarkah kamu membeli nya ." tanya kembali


penjaga toko pada Abian.


" iya, aku membeli pedang ini , ini uang nya." jawab


Abian sambil menaruh 1 koin perak di atas meja.


Setelah membeli pedang itu Abian pun berniat


untuk pulang ke rumah untuk berlatih pedang


sambil membantu pekerjaan ayah nya . Ia pun


bergegas memasukkan pedang yg ia beli ke dalam


tas nya dan segera pergi ke gerbang kota untuk


pulang .


apakah ada kejadian di jalan sebelum Abian

__ADS_1


sampai dirumahnya!! tunggu episode selanjutnya


yah---


__ADS_2