
Pagi pun tiba, Abian bangun dari tidurnya, ia
langsung turun dari loteng tempatnya tidur sambil
mengambil pedangnya, saat Abian sedang
menuruni tangga, ia ingat bahwa tidak tahu
tempat dimana ia bisa mencari redwolf, ia pun
sempat berpikir untuk bertanya pada Tartodos.
...----------------...
...----------------...
Sementara itu, Ryo sedang memulai untuk
membuka restoran, Serly juga sedang
mempersiapkan sarapan di dapur, sedangkan
Abian berniat membantu Ryo membersihkan
restoran dulu, sebelum ia mencari redwolf.
...----------------...
...----------------...
Abian pun menghampiri Ryo dan berkata bahwa ia
akan membantunya dulu membersihkan restoran
sebelum memburu redwolf, namun Ryo berkata
pada Abian untuk tidak usah membantunya, ia
menyarankan agar Abian segera berangkat
berburu redwolf , supaya mempunyai banyak
waktu untuk mencarinya.
...----------------...
...----------------...
Mendengar itu, Abian pun mengambil
peralatannya, dan berpamitan dengan Ryo serta
Serly, Abian berniat untuk pergi ke hutan dulu,
untuk membicarakan tentang redwolf dengan
Tartodos, setelah berjalan beberapa lama ia
akhirnya sampai di hutan, sambil mengamati
sekitar, ia memastikan bahwa tidak ada orang
disekitarnya, sebab ia akan menyuruh Tartodos
untuk keluar dari bayangannya.
...----------------...
...----------------...
Setelah merasa aman , Abian menyuruh Tartodos
untuk keluar dari bayangannya, untungnya saat ini
Tartodos sedang tidak tidur, Tartodos pun keluar
dari bayangan, lalu setelah keluar Tartodos
langsung diberi pertanyaan tentang tempat tinggal
redwolf oleh Abian, Tartodos menjawab bahwa
tempat tinggal mereka biasanya berada dipuncak
gunung, untuk mendaki gunung Abian harus
membeli peralatan mendaki dari desa sekitar
gunung.
...----------------...
...----------------...
Abian pun bertanya pada Tartodos mengenai letak
gunung yang ia maksud, Tartodos menjawab ia
pernah menemui redwolf di gunung Sinai ,
letaknya ke arah barat dari tempatnya saat ini,
Tartodos juga mengatakan jarak gunung itu tidak
terlalu jauh, setelah mendengar itu Abian pergi
kembali ke kota untuk mempersiapkan diri untuk
mendaki gunung.
...----------------...
...----------------...
Disisi lain, tepatnya di rumah Risa , ia sedang
membujuk adiknya Ruki untuk tetap di rumah,
akan tetapi Ruki tetap kekeh dengan
keputusannya untuk ikut Abian berpetualang, Risa
pun berkata bahwa Abian tidak akan bisa
mengalahkan redwolf, karena sebagai orang yang
bekerja di guild petualang, ia tahu bahwa redwolf
adalah monster yang sangat kuat, tempat
tinggalnya pun hanya segelintir orang yang tahu.
...----------------...
...----------------...
__ADS_1
Ruki juga mencoba untuk meyakinkan kakaknya,
untuk memberi persyaratan yang tidak terlalu sulit,
akan tetapi Risa tetap memberikan persyaratan
untuk mengalahkan redwolf, karena itu merupakan
quest tersulit yang bisa ia pikirkan. Risa pun
berangkat ke guild petualang untuk bekerja,
sesampainya di sana, ia melihat Abian yang
sedang duduk sambil memoles pedagang, ia pun
menghampiri Abian.
...----------------...
...----------------...
Risa bertanya pada Abian mengenai redwolf, Abian
hanya menjawab bahwa ia sudah tahu cara
mengalahkan dan tempat tinggal redwolf pada
Risa , ia terkejut seakan tidak percaya dengan
perkataan Abian , itu karena ia sendiri sering
bertanya pada petualang tingkat 5 tentang tempat
tinggal redwolf, akan tetapi para petualang tingkat
tinggi saja tidak ada yang tahu , bagaimana Abian
yang baru baru ini menjadi petualang tahu tentang
tempat tinggal redwolf.
...----------------...
...----------------...
Risa bertanya mengenai siapa yang memberi
tahunya tentang tempat tinggal redwolf, dan Abian
berkata itu rahasia, setelah mendengar jawaban
Abian, Risa dengan kesal pergi ke dalam ruangan
guild, sementara Abian sedang mempersiapkan
keberangkatannya pergi ke gunung Sinai .
...----------------...
...----------------...
Setelah selesai mempersiapkan
keberangkatannya ke gunung Sinai , Abian pun
langsung berangkat ke arah barat, seperti biasa ia
ke sana dengan berjalan kaki, setelah berjalan
beberapa lama ia akhirnya sampai di hutan
ke desa sekitar yang disebut Tartodos, untuk
membeli alat mendaki ,dan beristirahat mengisi
bekal untuk di gunung nanti.
...----------------...
...----------------...
Tartodos mengarahkan Abian ke letak desa yang
disebutkannya , Tartodos berkata untuk masuk ke
desa itu, Abian harus melewati danau , karena
desa yang bernama desa Gruiss ini adalah desa
yang letaknya berada tepat di tengah danau Goba,
yang terkenal banyak mahluk berbahaya yang
tinggal di dalam danau.
...----------------...
...----------------...
Tartodos menyarankan untuk menggunakan
lingkaran yang disediakan oleh penduduk desa,
akan tetapi untuk menggunakannya dikenakan
biaya yang mahal , sehingga Abian harus pergi ke
desa dengan menaiki perahu.
...----------------...
...----------------...
Setelah mendengar penjelasan Tartodos, Abian
pun pergi ke tempat penyewaan perahu , ia
bertanya pada pemilik perahu berapa biaya untuk
menyewa satu perahu , pemilik penyewaan perahu
tersebut bilang kalau biayanya sebesar 5 koin
perunggu, sedangkan untuk sihir teleportasi
biayanya sebesar 3 koin perak, karena Abian ingin
menggunakan uangnya untuk membeli peralatan
untuk mendaki , ia terpaksa harus menyewa
perahu.
...----------------...
__ADS_1
...----------------...
Pemilik perahu juga berkata untuk hati hati saat
menyebrang melewati danau, karena banyak ikan
yang bisa menyambar orang yang naik perahu,
mendengar itu Abian tetap yakin bahwa ia bisa
melewati danau , ia pun menaiki perahu kecil yang
ia sewa , Abian mulai mendayung, ia merasakan
ada mahluk yang siap untuk menyambarnya dari
bawah.
...----------------...
...----------------...
Abian harus melewati hutan mangrove untuk
masuk desa, hutan itu terlihat sangat sepi dan
menyeramkan, Abian yang sangat hati-hati dalam
mendayung pun kaget , ia melihat seekor burung
yang terbang rendah di depannya tiba tiba dengan
cepat, disambar oleh ikan yang sangat besar dari
air, Abian yang melihat burung yang disambar oleh
ikan tersebut pun panik, ia langsung mendayung
sekuat tenaga, ia sampai menabrak ranting pohon
mangrove yang ada didepannya.
...----------------...
...----------------...
Setelah mendayung cukup lama, sampai ia
kelelahan, akhirnya ia melihat sebuah dermaga
kecil didepannya, ia langsung mendayung perahu
lebih cepat agar sampai di dermaga , setelah
sampai di dermaga kecil tersebut, Abian langsung
terlentang di tanah, ia sangat kelelahan karena
mendayung perahu dengan cepat selama
berjam-jam nonstop, lalu Tartodos keluar dari
bayangan dan menertawai Abian yang sedang
sangat kelelahan.
...----------------...
...----------------...
Tartodos yang baru keluar dari bayangan pun
mengejek Abian, karena Abian yang biasanya
terlihat kuat, bisa kelelahan seperti itu, Abian
membalas Tartodos dengan mengatakan bahwa
Tartodos tidak melakukan apa apa, Tartodos
hanya bersantai dibayangan nya , sedangkan Abian
mendayung perahu sekuat tenaganya selama
berjam-jam.
...----------------...
...----------------...
Setelah Abian sudah tidak kelelahan, Tartodos
masuk kembali ke bayangan Abian , lalu Abian
melanjutkan perjalanan ke desa Gruiss, ia
menelusuri hutan di sana , setelah keluar dari
hutan, ia terpana melihat ada sebuah desa yang
sangat indah, Abian sebelumnya belum pernah
melihat desa seindah ini.
...----------------...
...----------------...
Desa Gruiss terlihat indah karena bangunannya
sangat estetik , banyak juga pohon yang berbunga
tertata rapi di desa, orang orang di sana
menggunakan pakaian yang berbeda dari
kebanyakan orang diluar desa, pakaian yang
mereka kenakan terlihat sangat indah, Abian pun
terpana dengan desa itu.
...----------------...
...----------------...
Abian tak sadar ada orang yang memanggil
manggilnya dari arah sampingnya , sehingga orang
yang memanggil Abian pun mendekati Abian dan
meneriakinya.
...----------------...
__ADS_1
...----------------...
ditunggu episode selanjutnya yah-