
Abian memulai perjalanan ke rumah nya dengan
melewati hutan dan gunung, ia butuh waktu yg
lebih lama dari pada saat ia berangkat ke kota dari
rumah, sebab ia sekarang berjalan kaki,
sedangkan pada saat ia berangkat Abian
menumpang kereta liris.
Di tengah jalan ia memang menemui beberapa
monster dan hewan buas, namun itu bukan
masalah baginya. Ia dengan mudah mengalahkan
monster dan hewan buas itu dan membawa
sebagian daging nya untuk ia dan ayah nya makan
nanti setelah ia sampai di rumah.
Setelah berjalan beberapa hari Abian pun sampai
juga di desanya, ia terkejut dengan kondisi
desanya saat itu. Desa yg Abian tinggali terlihat
berantakan seperti bekas di serang oleh
sekelompok orang. Abian yg kala itu terkejut pun
berlari masuk ke desanya dan menemui orang yg
tergeletak lemas di pinggir jalan.
"Hoi , bertahanlah, apa yg terjadi di sini , ceritakan
padaku paman." tanya Abian pada orang yg
tergeletak di pinggir jalan itu.
" desa ini di serang . " jawab orang itu pada Abian
dengan napas yang tersengal sengal.
"di serang siapa paman, cepat jawablah. " tanya
Abian kembali.
" aku tidak tahu siapa yg menyerang , tapi mereka
memakai seragam tempur yang lengkap dan ada
lambang 3 daun Semanggi di baju Nya. " jawab
orang itu dengan napas yg hampir habis .
Tak menunggu lama Abian pun segera menolong
orang itu dengan meminumkan ramuan
penyembuh kepada nya, setelah ia
meminumkannya Abian langsung meninggalkan
orang itu dan segera pergi ke rumah nya untuk
melihat ayah nya apa baik baik saja atau tidak .
Abian berlari menuju rumah nya dan setelah
sampai ia terkejut karena melihat rumahnya
hampir hancur berantakan, ia pun langsung masuk
ke dalam rumah.
"ayah , ayah , ayahhhh." teriak Abian sambil
mencari ayah nya ada di rumah atau tidak.
Akhirnya Abian menemukan ayahnya tapi ia
tergeletak di lantai belakang rumah dan terlihat
lemah.
" ayah , ayah baik baik saja ." tanya Abian pada
ayah nya sambil meminum kan ramuan
penyembuh.
" ohok ohok, nak Ayah baik baik saja ." jawab ayah
Abian sambil menahan sakit.
__ADS_1
" cepat ayah cerita kan siapa orang yang
melakukan ini pada ayah." tanya Abian pada ayah
nya.
" dari seragamnya sepertinya mereka dari kerajaan
tiga Semanggi." jawab ayah Abian .
Setelah bercerita, Ayah Abian tiba tiba menutup
matanya, saat Abian mencoba membangunkan
nya ia tak juga sadar, Abian pun langsung
mengecek denyut nadi ayah nya , dan hasil nya
ayah nya sudah tidak bernyawa.
Sambil membawa ayahnya menuju ke balai desa ,
Abian pun sangat terpukul oleh kematian ayah
nya , orang yg sudah merawat nya sejak bayi. Saat
sampai di balai desa terlihat banyak juga korban
tewas lainnya. Abian pun menaruh mayat ayah nya
di sebelah mayat lainnya dan
mendoakannya .Hanya sedikit orang yang selamat
dari penyerangan itu. seseorang bertanya kepada
Abian , orang itu adalah tetangga nya yg bernama
pak Madi .
"Abian , apakah kamu baru saja pulang dari kota."
tanya pak Madi pada Abian.
"iya , aku baru pulang dari kota untuk pengecekan
kekuatan sihir, tapi saat pergi ada kejadian seperti
ini menimpa ayahku dan desa ini , apakah paman
tahu alasan mereka menyerang kita." jawab Abian
" menurut para orang orang di sini , seperti nya
kerajaan tiga Semanggi ingin menunjukkan
kekuatan nya pada kita, agar kita mau bergabung
dengan negara baru itu." ucap pak Madi.
Setelah tahu alasan para prajurit dari kerajaan tiga
Semanggi menyerang ayah dan desa nya,
sehingga ayah nya meninggal, Abian pun marah
dan merasa dendam pada kerajaan tiga Semanggi
dan Ingin menghancurkan kerajaan itu , namun
saat ini ia belum cukup kuat untuk melakukan hal
itu. akhirnya ia berniat berlatih pedang dan tinggal
di gunung Seru yg terkenal karena banyak monster
dan hewan buas yg sangat ganas untuk menjadi
tempat latihan nya.
Setelah pemakaman ayah nya selesai , ia kembali
ke rumah nya yg hancur untuk membawa
beberapa pakaian dan alat alat yg masih bisa di
gunakan. Ia pun langsung pergi ke gunung Seru yg
letaknya jauh di bagian selatan dari desa nya.
Ia pergi ke gunung Seru dengan berjalan sambil
membawa tas yg berisi barang barang nya . Abian
berjalan cukup lama akhirnya ia sampai di kaki
gunung Seru , di sana ia merasakan banyak hawa
dari para monster yg ada di gunung. Abian berjalan
__ADS_1
menelusuri gunung , saat ia sampai di tengah
hutan di kaki gunung Seru, ia menemukan sebuah
goa yg memiliki bau yg khas .
Abian mencoba untuk memasuki goa itu dengan
hati hati , dan pada saat Abian masuk ke goa ada
raungan yg sangat keras menuju pada Abian,
dengan sigap Abian langsung menaruh tas nya di
pinggir goa dan mengambil pedang nya dari tas. Ia
berlari ke luar dan menunggu monster itu keluar
goa.
Seekor monster yg ganas pun akhirnya keluar dari
goa , Abian mencium aroma goa yg menurut nya
berasal dari monster itu , seperti nya monster lain
di sekitar sini tidak ke goa karena mencium aroma
monster ini.
Monster ini berbentuk mengerikan, monster ini
mempunyai bentuk seperti singa namun memiliki
satu tanduk di dahinya , dan ukuran nya 3 kali lebih
besar dari singa biasa. Tiba tiba monster singa itu
bicara.
"apa yg di lakukan oleh anak manusia seperti mu
di hutan yg sangat berbahaya ini. " tanya monster
singa itu pada Abian.
" Aku hanya ingin tinggal di gunung ini untuk
berlatih, dan juga siapa kamu , kenapa monster
seperti mu bisa bicara. " Abian bertanya kembali
pada monster itu.
" aku adalah monster legendaris yg tinggal di
gunung Seru ini, namaku Tartodos baru pertama
kali aku melihat seorang anak kecil berani datang
ke sini, padahal petualang tingkat tinggi saja tidak
berani menghadapi ku. " jawab monster singa yg
bernama Tartodos itu.
" kalau begitu ijinkan aku untuk tinggal di goa
untuk berlatih pedang. " ucap Abian pada Tartodos.
" ada syarat nya , tidak semudah itu kau bisa
tinggal di goa ku. " ucap Tartodos pada Abian.
" apa syarat nya , akan aku selesaikan sekarang
juga. " tanya Abian pada Tartodos.
"kau sungguh percaya diri nak , hiyaaaaa-----"
Tartodos berlari menuju Abian .
Abian pun sigap mengangkat pedang nya dan
menangkis serangan kuku Tartodos dengan
pedang merah nya. Saat Tartodos menyentuh
pedang merah milik Abian, Tartodos merasa sihir
nya terserap ke dalam pedang merah itu, dan
akhirnya ia mundur ke belakang untuk mengambil
aba aba menyerang Abian kembali.
siapakah yg memenangkan pertarungan, di tunggu
yah episode selanjutnya-----
__ADS_1