
Abian yang saat itu sedang terpana oleh
keindahan desa Gruiss pun terkejut, karena
diteriaki oleh seseorang, ia menoleh ke arah orang
itu , lalu orang tersebut mengenalkan diri pada
Abian, ia berkata namanya Shin , ia sedang
mencari tumbuhan obat, setelah mengenalkan diri,
Shin bertanya pada Abian, tentang yang
dilakukannya di desa Gruiss.
...----------------...
...----------------...
Abian menjawab bahwa ia pergi ke desa Gruiss
untuk membeli peralatan mendaki gunung, Shin
yang mendengar jawaban Abian pun mengatakan
pada Abian kalau ayahnya punya toko yang
menjual peralatan mendaki, setelah itu Shin
menunjukkan jalan kerumahnya, dijalan Abian
masih terpana dengan keindahan desa Gruiss.
...----------------...
...----------------...
Setelah berjalan beberapa lama, Abian dan Shin
pun sampai, Shin masuk ke dalam toko lalu
mengucap salam, setelah itu dari dalam toko
keluar seseorang mendekati Shin , orang itu
adalah ayahnya, ia bertanya pada Shin siapa orang
yang dibawanya, lalu Shin mengenalkan Abian
serta memberi tahu pada ayahnya bahwa Abian
ingin membeli peralatan mendaki.
...----------------...
...----------------...
Tiba tiba dari arah dalam rumah, ada suara gelas
pecah, ayah Shin langsung pergi ke dalam diikuti
oleh Shin dan Abian, Shin terkejut melihat kondisi
ibunya yang semakin parah , ibunya Shin dulu
terkena sihir seseorang yang memiliki efek jangka
panjang, untuk mengurangi dampak serangan sihir
jangka panjang tersebut, Shin dengan rajin
memberi ibunya obat buatannya, namun
sepertinya penyakit ibunya sudah semakin parah.
...----------------...
...----------------...
Abian yang mendengar itu pun berfikir, kalau p
enyakit itu disebabkan oleh sihir , pedang
merahnya pasti bisa menyerap sihir itu dari ibu
Shin , setelah memikirkan hal itu, Abian pun
meminta izin untuk bisa mencoba menyembuhkan
ibunya Shin , ayahnya Shin yang saat itu sedang
panik pun mengijinkan Abian untuk mencoba
menyembuhkannya.
...----------------...
...----------------...
Abian mengeluarkan pedang merahnya , ia lalu
menempelkan pedang merahnya di tubuh ibu Shin,
dan ajaibnya seperti saat menyembuhkan Ryo ,
pedang merah Abian mengeluarkan cahaya,
seketika kekuatan sihir yang menjadi penyakit ibu
Shin pun terserap, setelah itu Abian mengangkat
pedangnya kembali dan memasukannya ke dalam
tas.
...----------------...
...----------------...
Shin terkejut melihat Abian yang berhasil
menyembuhkan ibunya, dan setelah itu Shin
langsung berterimakasih pada Abian karena telah
menyembuhkan ibunya, sementara itu ayahnya
Shin memeluk ibunya dan menangis melihat ia
sudah sembuh dari penyakitnya setelah sekian
lama.
...----------------...
__ADS_1
...----------------...
Setelah itu Abian ditanyai tentang cara ia
menyembuhkan ibu Shin , disini Shin mengenalkan
ibunya yang bernama Mei dan ayahnya yang
bernama Sect , setelah ditanyai tentang metode
yang Abian gunakan saat menyembuhkan Mei ,
Abian hanya menjawab , kalau pedangnya
memiliki kemampuan untuk menyerap sihir,
sehingga segala penyakit yang disebabkan oleh
sihir, bisa disembuhkan dengan cara
menempelkan pedangnya ke tubuh korban.
...----------------...
...----------------...
Sect berniat untuk memberikan peralatan
mendaki secara gratis pada Abian, itu karena
Abian telah menyembuhkan istrinya, Abian pun
menerima tawaran itu, ia berpikir nanti ia bisa
menggunakan uangnya untuk membayar sihir
teleportasi, sehingga ia tidak perlu melewati hutan
mangrove lagi.
...----------------...
...----------------...
Abian pun memilih milih peralatan mendaki yang
ia butuhkan, setelah selesai Abian pun berpamitan
dengan Shin , lalu pergi ke tempat teleportasi, di
sana ia membayar pada orang yang memiliki
tempat itu, sebesar 3 koin perak, memang mahal,
akan tetapi daripada harus melewati hutan
mangrove lagi , mending lewat teleportasi saja .
...----------------...
...----------------...
Setelah di atas lingkaran sihir teleportasi, seorang
penyihir merapalkan mantra , sebuah cahaya
muncul dari lingkaran, sehingga membuat mata
jadi silau , dengan cepat Abian pun sampai di kaki
mendakinya. Tartodos pun keluar dari bayangan, ia
kembali menertawakan Abian .
...----------------...
...----------------...
Abian pun bingung kenapa Tartodos tertawa,
setelah melihat dengan teliti ia akhirnya sadar,
bahwa ia telah dibohongi oleh Tartodos lagi , Abian
lupa kalau Tartodos punya sayap, ia bisa menaiki
Tartodos untuk pergi ke sarang redwolf, tapi ia
tidak menyadarinya, sementara itu Tartodos hanya
tertawa melihat Abian yang berhasil dibohongi
nya.
...----------------...
...----------------...
Setelah puas menertawakan Abian, Tartodos pun
menyuruh Abian untuk melepas peralatan
mendaki yang Abian kenakan , dan menyuruhnya
untuk naik ke punggungnya saja dan terbang ,
setelah itu Abian pun menaiki punggung Tartodos,
lalu Tartodos mengepakkan sayapnya dan terbang,
dari atas Abian bisa melihat pemandangan danau
Goba secara keseluruhan.
...----------------...
...----------------...
Setelah terbang beberapa lama, akhirnya Tartodos
dan Abian pun sampai di sarang redwolf, Tartodos
turun dari terbangnya, ia menyuruh Abian untuk
siap untuk menghadapi redwolf, karena monster
ini bisa menyerang dengan sangat cepat.
...----------------...
...----------------...
Mereka semakin dekat dengan sarang redwolf,
tiba tiba dari arah kiri, Abian merasakan ada yang
__ADS_1
mendekatinya dengan kecepatan yang luar biasa,
redwolf menyerang dengan sangat cepat, namun
Abian memiliki reflek yang luar biasa pula,
sehingga ia berhasil menghindar dari serangan
redwolf.
...----------------...
...----------------...
Setelah mundur untuk menghindari serangan,
Abian dan Tartodos pun berlari ke samping kiri dan
kanan dari redwolf, dengan rencana ingin
mengepungnya, namun dengan cepat redwolf
melompat dan menyerang dengan kekuatan sihir
pada mereka berdua, Tartodos menghindari
serangan itu , sedangkan Abian menggunakan skill
kebal sihir miliknya, sehingga serangan sihir dari
redwolf pun lenyap sebelum mengenai tubuh
Abian.
...----------------...
...----------------...
Abian dan Tartodos pun menggunakan rencana
yang telah disusunnya dengan Tartodos, Abian
mengeluarkan beberapa daging ke arah udara ,
sehingga membuat Indra penciuman redwolf
terganggu, tanpa menunggu lama Abian dan
Tartodos langsung mengerahkan serangan kearah
redwolf secara bersamaan, dan alhasil berkat
rencana tersebut, mereka dengan mudah dapat
mengalahkan redwolf.
...----------------...
...----------------...
Setelah mengalahkannya, Abian beristirahat
sejenak, sambil membungkus mayat redwolf
dengan kain yang ia bawa, rencananya akan ia
bawa ke depan Risa , agar ia menyutujui Ruki ikut
dengannya, Tartodos memberi tahu bahwa ia akan
segera tidur lagi , oleh karena itu Abian harus
segera diantar Tartodos turun gunung.
...----------------...
...----------------...
Abian meletakkan mayat redwolf dipunggung
Tartodos, dan menaikinya juga, karena Tartodos
ingin segera tidur lagi, ia terbang kebawah dengan
sangat cepat, saat hampir sampai ia tiba tiba
berhenti tepat di atas tanah , setelah itu Abian
menurunkan buruannya, lalu Tartodos segera
masuk ke bayangan Abian untuk tidur.
...----------------...
...----------------...
Karena tubuh redwolf terlalu besar, Abian
menyembunyikan tubuh redwolf dulu , ia harus
mencari kereta untuk membawa tubuh redwolf
pada Risa , Abian pun pergi meninggalkan tubuh
redwolf dan mencari kendaraan, setelah mencari
cari, akhirnya Abian pun menemukan gerobak yang
ditinggalkan oleh pemiliknya di hutan, walaupun
gerobak itu sudah agak rusak , ia bisa
memperbaikinya nanti.
...----------------...
...----------------...
Abian pun sampai ditempanya menyembunyikan
tubuh redwolf, ia langsung menuju ke hutan untuk
mencari kayu , agar bisa memperbaiki gerobak
yang rusak, setelah ia menemukan kayu , ia
memotong motongnya, dan memperbaiki gerobak,
setelah itu Abian menaikan tubuh redwolf
sendirian ke atas gerobak.
...----------------...
bagaimana kelanjutannya, ditunggu episode
__ADS_1
selanjutnya yah yahh yahhh