Sword Knight In The Wizarding World

Sword Knight In The Wizarding World
BAB 9 = salah sasaran


__ADS_3

Tartodos kembali berjalan jalan di hutan, ia


merasa bosan dan berniat untuk kembali ke


tempat Abian tidur , tak jauh dari tempat Tartodos


berjalan, ia melihat goa dengan sejumlah orang


yang berjaga dan 2 orang yang membawa seorang


laki laki kedalam goa. Tartodos pun mengamati


mereka, dan menurutnya mereka seperti


gerombolan bandit.Setelah berjalan cukup jauh


akhirnya dia sampai di tempat Abian tidur.


...----------------...


...----------------...


"buuummmm" suara Tartodos membenturkan


kakinya ke pohon yang ditiduri Abian, sehingga


Abian kaget dan jatuh dari pohon.


...----------------...


...----------------...


"buugggg ,aduh kepalaku, kenapa kau selalu


menjahili ku." kata Abian sambil memegang


kepalanya yang terbentur tanah .


...----------------...


...----------------...


"hahahaha, itu agar kamu cepat bangun kawan."


balas Tartodos.


...----------------...


"dasar kau , tunggu saja balasanku!" balas Abian


kembali.


...----------------...


"oh ya, tadi aku liat ada bandit yang membawa


seseorang kedalam goa, sepertinya dia diculik."


ucap Tartodos pada Abian.


...--------------...


"diculik! , itu bukan urusan kita , lagi pula aku tidak


kenal dengan orang itu." balas Abian pada


Tartodos.


...----------------...


"coba pikirkan lagi, tidak mungkin para bandit


menculik orang biasa." kata Tartodos pada Abian.


...----------------...


"jadi , mereka menculik siapa?" balas Abian pada


Tartodos.


...----------------...


"hahhh, dasar otak cetek , biar aku jelaskan


maksudku." ucap Tartodos.


...----------------...


"cepatlah jelaskan, ga usah terbelit belit ." balas


Abian.


...----------------...


"begini, orang yang mereka culik pasti orang kaya,


kalau kita menyelamatkannya, kita bisa


mendapatkan imbalan uang, pikiran saja, kamu


bisa membeli baju zirah dengan uang itu, dan


kamu juga bisa menginap di penginapannya


Arsia ." ucap Tartodos menjelaskan tentang


rencananya.


...----------------...


"hmmm, benar juga ide kamu, kalau begitu ayo


kita berangkat, tapi kamu sembunyi di bayanganku


dulu." Abian pun menerima ajakan Tartodos, tapi


bukan karena uangnya, tapi ia bisa menginap dan


bertemu lagi dengan Arsia .


...----------------...


...----------------...


Setelah Abian dan Tartodos setuju untuk


menyelamatkan orang yang diculik oleh para


bandit, mereka pun lekas menuju ke goa yang


disebutkan oleh Tartodos. Setelah berjalan


beberapa lama akhirnya mereka pun sampai di


depan goa , mereka mengamati situasi terlebih


dahulu untuk mengecek berapa jumlah bandit


yang akan mereka lawan.


...----------------...


...----------------...


"hey Tartodos apa kau tahu mereka ada berapa."


tanya Abian pada Tartodos.


...----------------...


"ya mana aku tahu , aku kan dibayangan mu ,


sebaiknya kita langsung serang saja dari depan."


jawab Tartodos pada Abian.

__ADS_1


...----------------...


"tunggu, jangan gegabah, dulu aku bisa


mengalahkan mu karena kamu gegabah, tidak


tahu kekuatan musuh ." ucap Abian pada Tartodos.


...----------------...


...----------------...


Mereka pun akhirnya mengamati para bandit itu


selama beberapa waktu, setelah berjam-jam


mereka mengamati bandit yang keluar masuk ke


goa, merekapun sepakat bahwa para bandit itu


sekitar 15 orang saja. Abian pun langsung


menyerang penjaga pintu masuk goa


menggunakan pedang biasa .


...----------------...


...----------------...


"siapa kalian , kenapa menyerang kami ?" tanya


salah seorang bandit.


...----------------...


"kamu tidak perlu tahu siapa aku, aku kesini untuk


membebaskan orang yang kalian sandera." jawab


Abian pada bandit itu.


...----------------...


"apakah kalian petualang dari guild di kota


Rasley?" tanya kembali bandit itu.


...----------------...


"yah benar sekali, aku adalah petualang , seperti


yang kubilang tadi aku kesini untuk


menyelamatkan orang kaya yang kalian sandera


dari kalian para bandit." jawab Abian pada bandit


itu.


...----------------...


"tunggu sebentar, kami bukan bandit, bisa


turunkan pedangmu ." kata orang tadi yang


mengaku bahwa orang orang yang di goa bukanlah


bandit.


...----------------...


"kalau kalian bukan bandit, lalu siapa kalian,


kenapa gerak gerik kalian sangat mencurigakan."


ucap Abian sambil menurunkan pedangnya dari


leher orang yang mengaku bukanlah bandit.


...----------------...


...----------------...


"bisa saja , tapi teman temanmu yang dibelakang


itu, bisa menurunkan pedang mereka." jawab


Abian pada orang itu .


...----------------...


" hei kalian turunkan pedang!" kata orang itu.


...----------------...


...----------------...


Setelah mereka menurunkan pedang, Abian


diceritakan oleh orang tadi yang mengaku


bernama Zake , ia berkata bahwa ia adalah


pasukan kerajaan tiga Semanggi yang sedang


menyamar, mereka tadi membawa seorang


bangsawan yang terbukti membunuh bangsawan


lain, atas perintah raja, bangsawan ini akan di


asing kan .


...----------------...


...----------------...


" tapi kenapa kalian menyamar seperti seorang


bandit?" tanya Abian pada Zake .


...----------------...


"kami sengaja tidak memakai pakaian prajurit, dan


memakai pakaian biasa karena untuk menyamar,


bangsawan yang akan kami asing kan memiliki


pengaruh yang cukup besar di masyarakat,


sehingga raja tidak bisa mengumumkannya ke


masyarakat tentang pengasingan ini." Zake


bercerita kenapa ia dan prajurit lainnya memakai


pakaian yang seperti bandit.


...----------------...


"kalau seperti itu ceritanya, aku sangat meminta


maaf karena telah menyerang kalian ." kata Abian


sambil menundukkan kepalanya untuk meminta


maaf.


...----------------...


"kamu tidak perlu minta maaf, kamu hanya perlu


merahasiakan tentang ini dari orang orang, dan

__ADS_1


juga siapa namamu ." tanya Zake pada Abian.


...----------------...


"perkenalkan namaku Abian, aku baru saja


menjadi petualang." jawab Abian pada Zake.


...----------------...


"apakah kamu ke hutan untuk menyelesaikan


quest?." tanya Zake kembali.


...----------------...


"ya benar, aku sedang menyelesaikan quest untuk


mencari rempah tumbuh disekitar pohon yang


tumbang." balas Abian pada Zake.


...----------------...


...----------------...


Setelah itu Zake menunjukkan tempat yang ia lihat


tadi banyak ditumbuhi oleh tanaman rempah yang


sedang dicari oleh Abian. Abian pun segera


berterimakasih kepada Zake karena telah


menunjukkan tempat tumbuh rempah yang


dicarinya, Abian langsung mengumpulkan rempah


itu dengan cepat. Abian berterimakasih pada Zake


lalu lekas pergi ke kota untuk menyerahkan hasil


mencari rempah pada Ryo .


...----------------...


...----------------...


" oi Tartodos, kenapa kau menipuku , katanya


mereka bandit ternyata bukan." tanya Abian pada


Tartodos yang ada dalam bayangannya.


...----------------...


" hehehe , aku tidak tahu mereka adalah prajurit


yang menyamar, maaf ya." jawab Tartodos pada


Abian.


...----------------...


"dasar kau ini, lain kali aku akan berpikir seribu kali


kalau di ajak olehmu , untung saja aku dapat


banyak rempah." ucap Abian pada Tartodos.


...----------------...


"hahahaha, sepertinya aku membawa


keberuntungan untukmu." Tartodos tertawa pada


Abian.


...----------------...


...----------------...


Setelah berjalan beberapa lama akhirnya mereka


sampai di kota , Abian langsung menuju ke


restoran Takagi, tempat Ryo tinggal, Abian masuk


ke toko dan memanggil Ryo, tapi tidak ada yang


menjawab panggilannya, tak lama kemudian


seorang gadis turun dari tangga.


...----------------...


...----------------...


"apa kau Abian?" tanya gadis itu.


...----------------...


"iya , aku Abian , kamu siapa." tanya Abian kembali.


...----------------...


" namaku Serly , aku anak pemilik restoran ini, tadi


ayahku berpesan agar aku menyuruhmu naik ke


atas.


...----------------...


...----------------...


Abian menuju kelantai atas , ia bertanya dimana


Ryo pada Serly, ia menjawab bahwa ayahnya


sedang terbaring di kasurnya, Serly menjelaskan


bahwa ayahnya mempunyai penyakit sejak kecil


yaitu penyakit demam yang disebabkan oleh sihir,


alasan ayahnya meminta Abian mencarikan


rempah di hutan, adalah untuk dibuat obat herbal


untuk mengurangi dampak demam sihir yang di


alami oleh Ryo .


...----------------...


...----------------...


Setelah sampai di kamar Ryo ,Abian langsung


menemui Ryo yang terlihat kesakitan , sementara


Serly pergi membuat ramuan herbal untuk


ayahnya, tiba tiba seekor tikus lewat di bawah kaki


Abian , secara spontan Abian langsung melompat


ke kasur, dan pedang merah miliknya menyentuh


dada Ryo , lalu dari pedangnya muncul sebuah


cahaya.


...----------------...

__ADS_1


tunggu episode selanjutnya yah-


__ADS_2