
Sesudah pelayan itu mengucapkan terima kasih
pada Abian, ia pun menjawab.
"yah , sama sama... omong omong Anda dan liris
itu siapa ya, apa kalian seorang bangsawan." tanya
Abian pada pelayan itu.
"perkenalkan nama saya Randi inosuko, saya
adalah seorang kepala pelayan yg sudah melayani
keluarga nona liris selama bertahun tahun
lamanya"pelayan itu mengenalkan diri pada Abian.
"ohh.... begitu.. kalo begitu saya permisi dulu mau
pergi ke kota untuk pengecekan kekuatan sihir.."
kata Abian.
"kalau anda berkenan, maukah anda ikut bersama
kami ke kota, sebenarnya rombongan kami juga
akan pergi ke kota untuk pengecekan kekuatan
sihir nona liris.'' tanya pelayan Randi pada Abian.
"mmmmm..... kalo gak keberatan ya sudah lah
saya ikut saja." jawab Abian pada pelayan Randi.
Setelah itu pun Abian akhirnya ikut rombongan liris
pergi ke kota untuk pengecekan kekuatan sihir.
Abian pun merasa aman karena banyak prajurit yg
ada di rombongan , monster atau binatang buas
pasti bisa ditangani dengan mudah. Di kereta kuda
yg Abian tumpangi, ia duduk di sebelah liris , dan
pelayan Randi di depannya , saat itu ia di tanya
oleh liris.
"Abian, kamu dari desa mana, kok kamu berani
pergi ke kota sendiri." tanya liris pada Abian .
"Aku hanya anak orang miskin yg tinggal di
pinggiran kota, aku tidak bisa mengajak ayahku
karena ia harus bekerja." jawab Abian pada liris .
"mmmmm...... terus setelah kamu sampai di kota
nanti rencana kamu setelah selesai pengecekan
sihir kamu mau kemana." tanya liris pada Abian.
"rencana nya sih kalau kekuatan sihir ku lumayan
besar aku akan sekolah di sekolah sihir atau
kesatria. Kalau kekuatan sihir ku di bawah rata
rata aku akan pulang dan membantu pekerjaan
ayah ku." jawab Abian pada liris.
Setelah berbicara dengan liris selama perjalanan
ke kota untuk pengecekan kekuatan sihir, tiba tiba
datang sekelompok orang yg ingin merampok.
orang orang itu adalah bandit yg sering merampok
kereta kuda yg lewat hutan yg sepi. para prajurit
pun sigap mengambil aba aba untuk bertahan dari
bandit. pelayan Randi pun turun dari kereta dan
meminta para prajurit siaga untuk melindungi tuan
putri.
"semuanya berkumpul dan bentuk formasi, jgn
sampai tuan putri terluka." perintah pelayan Randi
pada para prajurit.
__ADS_1
Namun Karena jumlah bandit nya lebih banyak dari
jumlah prajurit yg di bawa, merekapun kesulitan
untuk melawan para bandit itu. Tak lama
kemudian Abian pun ikut turun dari kereta untuk
membantu para prajurit melawan komplotan
bandit yg menyerang. Abian mengambil pedang
kayu yg ia bawa dari rumah. Abian terlihat gesit
dan kuat dalam bertarung dengan pedang
walaupun ia masih kecil, dan melawan orang
dewasa. Abian memukul kepala salah seorang
bandit dan langsung pingsan seketika, ia pun
terkejut dan takjub oleh kemampuannya dalam
berpedang.
Setelah itu seorang bandit menyerang dengan
sihir api ke arah kereta yg di tunggangi liris, Abian
pun dengan sigap melindungi kereta yg di
tumpangi liris dengan memblok serangan sihir api
dari bandit dengan badannya, ia pun terkejut
melihat sihir api itu seketika lenyap sebelum
mengenainya , dan tanpa lama Abian menyerang
bandit yg menyerang nya menggunakan sihir api
tadi , ia berlari menuju bandit itu dan berputar ke
arah samping kiri untuk mengecoh bandit itu.
Setelah ia sampai di bagian belakang bandit itu,
Abian pun segera menyerang dan mengenai
bagian belakang kepala bandit itu, dan seketika
bandit itu pun langsung pingsan setelah di pukul.
prajurit itu, akhirnya di menangkan oleh para
prajurit yg di bantu oleh Abian. Kemudian ada
seorang prajurit yg bertanya pada Abian.
"hei Abian apa kamu pernah belajar ilmu pedang ."
tanya salah satu seorang prajurit pada Abian.
"sebenarnya aku tidak pernah berlatih pedang ,
tiba tiba aku tadi bisa sendiri." jawab Abian pada
prajurit itu.
setelah di tanyai beberapa pertanyaan oleh para
prajurit itu , perjalanan menuju ke kota untuk
pengecekan kekuatan sihir pun di hentikan untuk
sementara, dan menunggu para prajurit yg
bertarung dengan bandit tadi sembuh dari luka.
Sambil Abian merapikan tas bawaan nya ia pun
bertanya pada pelayan Randi.
"anuuu..... pelayan Randi, setelah ini bandit yg
sudah di ikat itu mau di apakan yah." tanya Abian
pada pelayan Randi.
"mudah saja, kita akan membawa para bandit ini
dan menyerahkan nya pada penjaga gerbang kota
saat nanti kita sampai di kota." jawab pelayan
Randi pada Abian.
Tak lama kemudian tiba tiba seorang bandit
berhasil meloloskan diri dari tali yg mengikat nya.
__ADS_1
Ia pun berlari menuju hutan. Abian dan para
prajurit yg masih kuat pun berlari mengejar bandit
yg meloloskan diri itu. Setelah lama mengejar ke
dalam hutan, Abian dan para prajurit itu sampai di
sebuah goa yg agak besar. Tiba tiba bandit itu
muncul dari atas goa dan berkata dengan suara
yang keras.
"hahahaha.... habislah kalian karena berani
menantang ku. " teriak bandit itu pada Abian dan
rombongan prajurit.
sambil membaca mantra bandit itu mengeluarkan
sebuah batu sihir pemanggil. Langit yang tadi nya
cerah pun menjadi mendung dan mengeluarkan
petir yg besar ke arah depan Abian , tak lama
kemudian sesosok monster yg terlihat tangguh
dan menyeramkan muncul di kilatan petir tadi ,
salah satu seorang prajurit berkata.
"bagaimana mungkin.... itu adalah binatang
panggilan yg bernama sheep thunder , biasanya
binatang panggilan itu hanya bisa di panggil oleh
seorang yg memiliki sihir yang besar ." kata salah
satu seorang prajurit.
Salah satu prajurit memberikan aba aba untuk
menyerang monster panggilan itu. dan secara
mengejutkan sheep thunder itu mengeluarkan
petir dari tanduk nya dan mengenai para prajurit
dan Abian . Para prajurit itu pun langsung jatuh
dan tidak bisa bergerak karena terkena serangan
petir dari sheep thunder, tapi aneh nya hanya
Abian yg tidak terpengaruh oleh serangan petir yg
monster itu keluarkan, padahal semua prajurit
langsung terjatuh. Karena merasa terancam oleh
Abian bandit itu pun menyuruh sheep thunder
menyerang Abian dengan kekuatan petir secara
penuh, namun secara mengejutkan Abian tidak
terkena dampak serangan itu sedikit pun. Malahan
serangan petir itu tadi menghilang tepat sebelum
mengenai tubuh Abian.
Tanpa menunggu lama, Abian menyerang monster
itu dengan cepat menggunakan pedang kayu nya ,
dan segera mengejutkan, sekali lagi Abian berhasil
mengalahkan sheep thunder dengan sekali pukul.
Setelah mengalahkan monster itu tiba tiba ada
orang yg memukul kepala bandit itu dari belakang,
ternyata itu salah satu prajurit yg telah pulih dari
serangan bandit . Abian pun merasa lega dan ia
berpikir, apakah keahlian dan keterampilan
berpedang nya di dapatkan dari bermain game di
dunianya dulu, dan apakah serangan sihir yg tiba
tiba menghilang sebelum mengenai dirinya adalah
bonus kebal sihir dari game itu, nantikan
__ADS_1
kelanjutan di episode selanjutnya---