
Dua hari ini pun Rey masih sama saja uring-uringan dengan permintaan sang oma yang memintanya untuk segera menikah. Dan perkataan sang mama yang bilang kalau Raisa ada di kota ini.
Walaupun Rey sudah mencoba untuk melupakan semuanya dan memilih fokus pada pekerjaannya saja namun dia tidak bisa melupakan permintaan sang oma.
Dan seperti sekarang ini Rey sedang menghadiri meeting bulan yang selalu diadakan oleh perusahaannya selama ini dari berbagai departemen.
Namun Rey sama sekali tidak bisa konsentrasi dengan presentasi yang di sampaikan oleh bawahannya tersebut.
Saat jam makan siang Rey memutuskan meninggalkan kantor menuju ke suatu tempat. Rey berharap bisa melupakan semua kepenatan yang menggangu pikirannya ini.
Rey melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang menuju ke suatu tempat. Karena jalanan yang lagi begitu ramai membuat Rey menjadi tambahan uring-uringan sendiri maklumlah ini memasuki jam makan siang.
Setelah hampir setengah jam melalui drama macet-macetan Rey tiba di salah satu restoran yang cukup terkenal di kota itu.
Rey memutuskan untuk masuk ke restoran tersebut dan memilih tempat duduk yang dekat dengan jendela. Dari tempat Rey duduk dia dapat melihat orang yang sedang berlalu-lalang di jalan atau pun masuk ke restoran itu.
Rey memutuskan untuk memesan secangkir kopi americano dan stroberi pancakes untuk mengganjal perutnya. Di restoran itu juga menyajikannya alunan-alunan musik yang mampu membuat suasana menjadi nyaman.
Merasa Indah
*Kemarin engkau nyatakan hati
Tapi terlambat...
Katamu tak bisa
Cinta ini takkan berbalas
Sayang, ku pastikan melayang
Pedih ku saat merasa indah
Semua hilang dan usai
__ADS_1
Bila cinta ini tak nyata
Jangan engkau beri harapan
Terlalu cepat jatuhkan hati
Kini ku mengerti
Kau lebih memilih dia
Cinta ini takkan berbalas
Sayang, ku pastikan melayang
Pedih ku saat merasa indah
Semua hilang dan usai
Bila cinta ini tak nyata
Jangan engkau beri harapan
Terlalu cepat jatuhkan hati
Sempat kau bersikap seolah sandaran jiwa ku
Namun apa artinya memiliki hati yang salah
ooohhh, ooohhh,,
*Pedih ku saat merasa indah
Semua hilang dan usai
__ADS_1
Bila cinta ini tak nyata
Jangan engkau beri harapan
Terlalu cepat jatuhkan hati.....
hohoho.....
( by*. Tiara Andini )
Hampir satu jam Rey berada di restoran tersebut. Restoran yang sangat begitu nyaman membuat Rey betah berlama-lama di restoran itu.
Rey memutuskan untuk kembali ke kantor dan berharap sekarang dia bisa berkosentrasi dengan semua pekerjaannya.
Seperti saat ini dia sedang berkutat dengan berkas-berkas yang tadi sempat dia abaikan karena dia tidak bisa berkonsentrasi.
Sampai seriusnya di sampaikan tidak mengingat waktu. Rey sekarang sudah menjadi Rey yang gila kerja.
Waktu sudah menunjukkan pukul delapan malam tapi Rey tidak bergeming sama sekali mau meninggalkan kantornya. Karena masih banyak pekerjaan yang harus Rey selesaikan.
Jam sepuluh malam Rey baru bisa menyelesaikan semua pekerjaannya yang dari tadi pagi menumpuk.
Rey sesaat melupakan semua yang tadi berkecamuk di pikiran dan dadanya selama ini.
Rey memutuskan untuk segera pulang ke rumah karena sudah larut malam.
Sekitar setengah sebelas malam Rey baru sampai kerumah orang tuanya.
Di kediaman kedua orang tuanya sudah terlihat begitu sepi. Sepertinya mereka semua sudah tidur.
Rey pun bergegas menuju ke kamarnya untuk membersihkan diri dan beristirahat.
Sebelum Rey tidur, dia mengecek handphonenya terlebih dahulu. Rey juga mengecek ada beberapa email yang masuk ke hpnya itu.
__ADS_1