Syair Cinta Raisa

Syair Cinta Raisa
6. Rumah besar 2


__ADS_3

Karena sudah merasa lelah nenek Maya memutuskan untuk masuk dan beristirahat di kamarnya dengan bantuan seorang perawat yang telah merawat nenek Maya selama ini.


Sedangkan Raisa dan tante Mira masih asyik mengobrol untuk melepaskan rindu yang mereka rasakan. Karena kesibukan yang mengharuskan mereka jarang bertemu seperti saat ini.


Setelah selesai kuliah Raisa memutuskan untuk bekerja di bisnis yang telah dia dirikan semenjak sekolah menengah atas. Walaupun sedikit adanya campur tangan sang kakek dan juga sang paman yang akan bersedia membantu kalau dia merasa kesulitan. Sehingga dia tidak punya waktu untuk sekedar berkumpul dan bercanda gurau kepada seluruh keluarganya selama ini.


Dan setelah mendiang sang kakeknya meninggal, sang kakek memberikannya sebuah restoran yang diperuntukkan untuk Raisa kelola. Membuat dia menjadi semakin sibuk akhir-akhir ini dengan segala urusan kantor dan juga restoran yang mampu menyita waktunya.


Raisa memang gadis yang begitu sangat kuat, mandiri dan juga pintar. Walaupun dirinya disuruh sang kakek memegang sebuah restoran tetapi dia tidak mau kalau jati dirinya diketahui oleh karyawannya. Dia mempercayakan semua urusan restoran kepada Aditya adik sepupunya.


Raisa percaya kepada Aditya karena memang dia mampu untuk menjalankan restoran itu dengan baik. Raisa juga sudah menganggap Aditya seperti adik kandungnya sendiri. Jadi Raisa tidak mempunyai rasa ragu lagi kalau restoran itu dipegang oleh Aditya.


"oh ya sya, kapan kamu mau kenalin pacar kamu ke tante?" tanya tante Rita yang mampu membuyarkan semua lamunan Raisa.


" kan tante tahu sendiri kalau Tasya kan gak pernah punya pacar selama ini" jawab Raisa dengan gugup.


"masa kamu gak punya pacar sih sya?" tanya tante Rita dengan semangatnya mengoda keponakan kesayangannya itu.


"beneran tan. Tasya belum punya pacar kok, suwer ✌️✌️" ucap Raisa malas menanggapi godaan sang tante.


"kalau bener kamu gak punya pacar, gimana kalau kamu, Tante kenalin sama salah satu anaknya temen tante," ucap tante Mira dengan semangatnya. "mau ya sya?" sambung tante Rita.


Raisa yang sedang minum pun jadi tersedak "huk.... huk.... huk....".


"kamu gak apa-apa sya?" tanya tante Mira kawatir.


"gak apa-apa kok tan" ucap Raisa yang lemah dan berusaha untuk tidak membuat sang tante kuwatir.

__ADS_1


"beneran kamu ngak apa-apa sya?" tanya tante Mira memastikan.


"iya tan, Tasya gak kenapa-kenapa kok tan" ucap Raisa penuh senyum.


"sya, kamu hari ini nginep sini kan?" tanya tante Mira.


"iya tan" jawab Raisa cepat.


"kalau begitu tante bilang ke bibi untuk beresin kamar kamu dulu ya , sya?" ucap tante Mira


"iya tan" jawab Raisa.


Tante Mira meninggalkan Raisa seorang diri di ruang tamu. Tante Mira mencari bi ani untuk membersihkan kamar Raisa yang dulu pernah dia tempati.


"bik, saya minta tolong buat bersihin kamarnya Tasya ya bik? dia hari ini mau menginap disini" ucap tante Mira.


"baik nyonya, saya akan bersihkan kamarnya non Tasya" ucap bibik ani.


"iya nyonya" jawab bi Ani.


"saya tinggal dulu ya bik" ucap tante Mira.


"baik nyonya" jawab bik Ani.


Tante Mira kembali keruang tamu untuk menemani Raisa. Mereka berdua terus berbincang bincang dari hal apa saja. Dari model fashion terbaru, gosip dan produk skincare yang terbaru dan masih banyak hal.


Sampai-sampai mereka tidak menyadari kalau om sudah pulang kerja. Karena saking asyiknya mereka berbincang-bincang dan melepaskan rindu waktu makan malam pun tiba.

__ADS_1


Bik Ani menghampiri mereka berdua.


"maaf nyonya, makan malam sudah siap" ucap bik Ani.


"baik bik" jawab tante Mira.


"ya udah tan, Tasya mau ke kamar nenek dulu ya tan" ucap Raisa.


"iya sya. Bilang juga ke nenek kalau kita tunggu ke meja makan" kata tante Mira.


"baik tan" jawab Raisa.


Raisa pun bergegas menuju kamar sang nenek tercinta. Raisa mengetuk pintu kamar sang nenek.


Tok.... tok... tok....


"masuk" nenek Maya menyahut dari dalam kamar.


Raisa pun membuka pintu kamar sang nenek. Dan melihat kalau sang nenek sedang rebahan di tempat tidurnya.


Raisa pun mendekati sang nenek yang sepertinya sedang nyamannya di tempat tidur.


"nek, ayo kita makan malam dulu?" ucap Raisa kepada sang nenek.


"iya nak" jawab nenek Maya.


"kalau begitu Raisa antara nenek ke meja makan ya?"

__ADS_1


"iya sayang"


Raisa dan nenek Maya pun keluar kamar menuju meja makan untuk makan malam.


__ADS_2