
______________________________________
Selamat anda mendapatkan kemampuan baru!
Element Api telah di dapat!
Berjuanglah lebih keras, wahai pejuang!
______________________________________
Kemampuan terhubung!
Kemampuan bisa gabungkan!
Apakah anda ingin menggabungkan kemampuan Api dan Racun?
______________________________________
Tanpa sadar sebuah teriakan keluar dari mulut Harold.
"Arggg!"
"Ya!"
Ekspresi Harold terlihat terkejut, apa yang di dapatkannya sedikit berbeda dari apa yang diinginkannya.
Harold mengangkat salah satu tangannya, sebuah kobaran api kecil membara di sana.
"Ah!"
"Tuan muda!?" Whillhem yang tak sengaja melihat kearah Harold.
Terlihat sedikit terkejut dan kagum dengan apa yang dilakukan oleh Harold.
"Tuan muda apakah itu kekuatan yang kamu dapatkan?" Tanya Whillhem kembali.
Harold melihat ke arah Whillhem lalu menganggukan kepalanya.
"Benar, kekuatan yang aku dapatkan adalah pengendalian api." Ucap Harold.
"Ah, lalu bagaimana dengan kalian?" Tanya Harold.
Whillhem mengambil sebuah batu berukuran sedang yang tak jauh dari tempat mereka bertiga berdiri.
Batu tersebut digenggam erat olehnya lalu Whillhem menutup kedua matanya, tanpa di duga batu yang berada di genggaman Whillhem menjadi tiga buah.
"Inilah kemampuanku tuan, kemampuanku di sebut Duplikat." Ucap Whillhem menjelaskan.
Mata Harold dan Albara terlihat bersinar cerah, kemampuan yang di dapatkan oleh Whillhem jelas sangat berguna.
"Jadi berapa banyak yang bisa kau duplikat?" Sela Albara, di antara percakapan mereka.
__ADS_1
"Tiga termasuk yang asli." Jelas Whillhem.
"Apa ada batasan?" Sambung Harold.
Kemampuan yang di dapat oleh Whillhem akan samgat berguna jika kemampuannya bisa menduplikasi apapun!
"Level! Jika level yang akan di duplikat lebih tinggi dari pengguna kemampuan benda tersebut tidak akan bisa di duplikat." Jelas Whillhem.
'Begitukah?' Pikir Harold dalam hati.
"Lalu bagaimana denganmu?" Tanya Harold sambil mengarahkan pandangannya ke Albara.
Albara tersenyum mendengar pertanyaan tersebut, dengan ekspresi bangga Albara mengeluarkan kemampuan miliknya.
Dua buah roh yang mengenak jubah hitam dan putih dengan sabit besar dan panjang di tangan mereka melayang di belakang Albara.
Roh tersebut terlihat sangat menyeramkan, seluruh badan roh tersebut hanya ada tulang outih yang terlihat sangat keras dan tebal.
Begitu juga dengan sabit yang ada di tangan mereka, sabit yang terbuat dari berbagai macam tulang yang sangat tajam telah di jadikan menjadi satu!
"Inilah kemampuanku, kemampuanku disebut Roh Penjaga sedangkan mereka disebut Rin dan Ron!" Jelas Albara kepada dua pria di depannya.
'Cih, apaan kemampuan yangsangat keren itu!' Pikir Harold dengan kecewa.
"Bukankah begitu kita memiliki tambahan kekuatan sekarang? Dengan kemampuan duplikat dari Whillhem dirinya bisa menduplikat dirinya sendiri."
"Sedangkan kau bisa membunuh para zombie dengan kemampuanmu, dan tentu saja aku bisa membakar mereka semua!" Ucap Harold.
"Benar! Aku juga sudah tidak sabar untuk mencoba kemampuanku!" Ucap Albara antusias.
Harold dengan apinya dengan mudah membakar sekumpulan zombie, walaupun terlihat mudah namun sangat sulit bagi Harold untuk mengendalikan apinya pada pertama kali.
Di sisi Whillhem juga terlihat tidak berbeda jauh dengan Harold, Whillhem tidak memiliki cukup tenaga untuk mengendalikan dua kloning miliknya.
Namun di sisi Albara sendiri terlihat baik-baik saja, karena kemampuan miliknya tidak mengkonsumsi banyak energi.
Dengan skill bertarung mereka yang hebat di ikuti dengan kemampuan yang mereka dapatkan memburu para zombie yang ada di sekitar rumah Harold menjadi sangat mudah.
•••
Cahaya langit mulai redup, warna jingga gelap menghiasi suasana langit kota itu, pertarungan yang penjang baru saja selesai.
Harold, Whillhem dan Albara telah kembali kedalam rumah, keadaan yang cukup melelahkan bagi mereka.
Di dalam ruang tengah (ruang keluarga) mereka berkumpul, duduk di atas kursi dengan banyak makanan dan minuman berdiri rapi mengitari meja.
Di tengah posisi mereka tumpukan kristal berjejer rapi di atas meja menunggu untuk dikonsumsi.
"Huuuh!"
Albara menyeka air di mulutnya, ekspresi terlihat kembali bertenaga, walaupun memiliki roh penjaga Albara tetap ikut bertarung di medan perang.
__ADS_1
Sedikit diluar rencana mereka yang awalnya hanya ingin bertarung untuk membersih area di sekitar tempat tinggal mereka.
Namun, mereka malah berhasil melakukan pembersihan hingga seratus meter dari tempat tinggal mereka, sungguh melelahkan.
"Aku tidak menyangka kalau kita akan berhasil mengumpulkan lebih dari tiga puluh kristal dalam sehari!" Ucap Albara dengan semangat.
Harold dan Whillhem terlihat setuju dengan pernyataan dari Albara, semua yang mereka lakukan bermula ketika semangat di dalam tubuh mereka bergejolak setelah membunuh zombie untuk pertama kalinya dengan kekuatan baru mereka.
"Yah, tapi semua itu masih belum seberapa setelah di gandakan oleh Whillhem." Ucap Harold sambil meminum minumannya.
"Selain itu aku juga sangat penasaran apa yang akan terjadi jika kita mengkonsumsi semua kristal tersebut." Sambung Harold.
Wajah mereka berubah ketika mendengar perkataan dari Harold, apa yang dikatakan oleh Harold sama dengan pemikiran mereka.
Apa yang akan terjadi? Apakah mereka akan memiliki kemampuan baru? Seberapa kuatnya mereka setelah mengkonsumsi semua kriatal tersebut?
Apakah mereka bisa mengangkat sebuah mobil? Terlihat mustahil namun mereka sedikit berharap akan itu.
"Duplikat." Ucap Whillhem.
Dalam waktu singkat ketiga puluh lima kriatal zombie yang semulanya berada dalam satu tumpukan, seketika menjadi tiga tumpukan besar kristal zombie.
Tanpa perdebatan ketiga mengambil bagian mereka, mengkonsumsi satu persatu kristal zombie yang menjadi bagian mereka.
Lima belas menit, butuh waktu sekitaran itu untuk mereka mengkonsumsi semua kristal zombie.
Tak ada tanda-tanda akan perubahan dari fisik mereka, namun mereka dapat merasakan kini kekuatan fisik mereka telah bertambah tiga kali lebih kuat dari sebelumnya!
Tidak hanya kemampuan fisik saja, kemampuan yang mereka dapatkan dari kristal zombie juga semakin bertambah kuat!
"Whillhem, cobalah." Ucap Harold.
Sebuah botol minuman bersoda di lemparkan ke arah Whillhem.
Whillhem yang mengerti maksud dari Harold segera mencoba kekuatan miliknya, hanya saja apa yang diharapkan ketiga orang itu tidaklah sesuai.
Botol minuman yang berhasil di duplikat oleh Whillhem tidak bertambah seperti perkiraan mereka, botol minuman yang di duplikat oleh Whillhem tetap berjumlah sama dengan jumlah sebelumnya.
"Walaupun sekilas terlihat tidak ada perbedaannya, namun aku dapat merasakan kalau sekarang aku bisa menduplikat benda yang lebih tinggi." Jelas Whillhem mengenai perasaannya ketika menduplikat botol minuman barusan.
Malam terus berjalan seiring waktu semestinya, mereka terus melanjutkan percakapan kecil mereka.
Malam yang sangat tenang setelah pertempuran panas pada siang tadi.
Harold berjalan kearah kamar tidurnya, banyak sekali panen yang dia dapatkan hari ini.
Jika ada yang bertanya siapa yang paling beruntung di antara mereka, tentu saja Harold yang akan keluar sebagai pemenangnya.
************************************
Info Cerita:
__ADS_1
Kemampuan duplikat yang dimiliki oleh Whillhem sedikit spesial, karena selain bisa menduplikat benda mati Whillhem juga bisa menduplikat benda hidup.
Hanya saja sedikit berbeda jika dirinya ingin menduplikat benda hidup karena setiap waktu yang berlalu akan terus mengkonsumsi energi Whillhem untuk terus bisa bergerak (Hidup).