System In Modern World

System In Modern World
Chapter 17


__ADS_3

Hari-hari dilalui oleh Joko, tanpa sadar hari sudah berganti menjadi Minggu. Dan besok pagi adalah hari dimana Joko kembali bersekolah dan tidak lupa kalau Senin malam akan ada pesta ulang tahun dari Silvi.


Joko juga sudah menyiapkan hadiah untuk Silvi nanti, hadiah yang akan di beri ke Silvi adalah jam AezYach. Jam tangan yang memiliki harga cukup tinggi dan terkenal di kalangan atas, harga untuk 1 jam sendiri di bandrol dengan harga 35 Juta Rp.


Desain dari Jam AezYach juga memiliki karakteristik tersendiri, jika biasanya yang di gunakan adalah kulit, besi, alumunium. Justru yang di pakai oleh AezYach adalah berbahan dasar kayu.


Tapi bukan sembarang kayu, kayu yang di pakai oleh jam AezYach adalah kayu Reosctius Fermaxyes, sebuah kayu yang mampu memiliki umur 100 hingga 400 tahun, dan yang di pilih oleh AezYach adalah kayu yang memiliki kualitas bagus dan juga memiliki ketahanan yang tinggi.


...


...


...


Joko saat ini tersenyum-senyum sendiri melihat jam tangan yang ada di meja komputernya, ia tak sabar untuk menyerahkan jam tersebut kepada Silvi.


' Aku jadi tidak sabar ' Joko


Selain itu...


Joko juga sering melakukan Live Infagram, Joko melakukan tersebut agar lebih dekat dengan penggemarnya, dan juga agar Joko tidak kesepian di rumah sendirian.


Joko biasanya melakukan Live Infagram sambil makan, mengerjakan tugas ataupun sedang santai, Joko juga melakukan tanya jawab dengan para penggemarnya.


Para penggemarnya juga suka dengan sifat Joko yang lemah lembut.


Hari ini adalah hari Senin dan Joko sedang bersiap-siap untuk pergi ke sekolah, sebelum Joko sekolah ia terlebih dahulu untuk mandi dan juga menyempatkan sarapan agar perut tidak kosong.


Setelah selesai melakukan sarapannya Joko mulai mengeluarkan sepeda motornya dan menaiki lalu menuju ke arah sekolah.


Di sekolah dia sudah disambut dengan para siswa siswa perempuan yang sedang menunggunya, bisa didengar di situ ada teriakan berasal dari perempuan yang meneriakan nama Joko.


Joko sebenarnya tidak keberatan asalkan tidak mengganggu kegiatan pribadinya dan juga mengganggu privasi.


setelah selesai memarkirkan sepeda motornya Joko berjalan menuju ke arah kelasnya, Joko berada di lantai 3 dan berada di paling ujung, walaupun berada di paling ujung tetapi kelas tersebut memiliki suasana yang bagus karena bisa melihat taman yang berada di seberang sekolah.


Tak lama kemudian datanglah teman-temannya yaitu Silvi, dengan senyum yang mempesona Joko menyapa Silvi, dan dibalas dengan lambaian dari Silvi lalu duduk disebelah Joko.


Setelah itu datanglah satu temannya lagi, laki-laki yaitu Alvin, Alvin juga disambut oleh Joko dengan lambaian tangannya, dan tentu saja Alvin juga menyambut lambaian Joko dengan sapaan.


" Oi, Joko bagaimana kabarmu? " Alvin


Joko yang ditanya oleh Alvin bagaimana kabarnya ia merasa sedikit bingung karena ia memiliki emosi yang sedikit tidak terkendali, walaupun Joko memiliki sifat yang lebih tenang tapi masa pubertas nya menghalangi tersebut dan membuat emosi Joko sedikit berbeda.


" Ya begitulah, tidak ada bagus " jawab Joko dengan lesu.

__ADS_1


Alvin yang mendengar tersebut matanya berkedut, tentu saja matanya berkedut, bagaimana tidak, Joko membuat lagu yang memiliki jumlah penonton yang sangat banyak dan masih mencapai trending sampai saat ini, walaupun sudah turun menjadi trending 3.


Tetapi walaupun lagu Legends never die menjadi nomor 3 di negaranya, Joko juga sudah membuat lagu yang berjudul someone like you, yang langsung meroket menjadi trending nomor 1 yang ada di dunia.


" Hoi, bagaimana bisa kamu mengatakan biasa saja sedangkan kamu membuat lagu yang mencapai trending nomor 1 di dunia! " cibir Alvin


Silvi yang mendengarkan perkataan dari Alvin hanya tertawa kecil, biasanya orang yang mencapai trending satu di dunia akan memiliki rasa senang dan biasanya bangga, berbeda jauh dengan Joko.


Bukannya Joko bangga, melainkan juga memiliki sifat biasa-biasa saja, seakan-akan nomor satu di dunia itu tidak memiliki nilai sama sekali.


" Benar yang dikatakan Alvin, masa kamu bisa biasa aja sih? " Tanya Silvi dengan lembut dan juga heran.


Joko yang mendengar ucapan dari Alvin dan juga Silvi hanya menghela nafas, karena memang benar apa yang dikatakan oleh Joko, Joko saat ini memiliki perasaan yang biasa-biasa saja, tidak ada rasa bangga, tidak ada rasa gembira, ataupun yang lainnya.


" Aku memang biasa bisa saja, aku bahkan tak tahu apa yang harus aku banggakan " kata Joko dengan lemas


Silvi dan juga Alvin yang mendengar perkataan dari Joko hanya bisa menghela nafas, sebuah pencapaian yang besar tetapi tidak memiliki rasa bangga sama sekali, jika para penyanyi yang mendengar ini mungkin akan memuntahkan seteguk darah.


kelas dimulai dan kondisi baik-baik saja tidak ada hal-hal yang luar biasa, mungkin hanya bu guru yang sering memperhatikan Joko, karena Joko saat ini sedang viral.


Joko seperti biasanya sering dan aktif melakukan tanya jawab dengan guru, tidak lupa ia juga sering melakukan debat dengan guru karena ketidakpuasan jawaban.


* Tringggg\~


Bel bunyi pulang sekolah sudah selesai dan Joko bersiap-siap untuk turun ke bawah dan melakukan ekstrakurikuler basket, tapi mungkin Joko hanya mengawasi saja karena Joko terlalu malas dan juga ga tim yang dipilih oleh pelatih sudah cukup.


hari ini adalah hari sparing dari SMA Joko melawan SMA 17, SMA 17 mulai berdatangan ke sekolah Joko, banyak perempuan yang mengikuti tim basket, bukan untuk mendukung tim basket nya melainkan untuk melihat Joko.


Tim basket SMA 17 tidak memiliki masalah dan juga Joko juga biasa-biasa saja, setelah Joko turun Joko dihampiri oleh perempuan dan dimintai foto, karena Joko tidak mau lama-lama akhirnya Joko menyuruh untuk berbaris dan melakukan foto bersama.


Foto selesai dan sparing basket antara SMA 17 dan juga SMA 2 Joko mulai bertanding, Joko dari quarter satu hanya mengawasi saja, bisa dilihat SMA 2 mendominasi poin.


Skor saat ini adalah 32-18 yang dipimpin oleh SMA 2.


Di kuarter 2 Joko masih hanya mengawasi dan angka mulai menipis, pelatih masih belum mengeluarkan kartu andalan yaitu Joko.


Skor kuarter 2 adalah 58-50 yang dipimpin oleh SMA 2


di kuarter ketiga Joko mulai melakukan pemanasan untuk masuk di korter 4, Kartika SMA 17 sudah mulai melakukan pergantian pemain, dan pemain yang diganti memiliki skill dan juga pengalaman yang cukup bagus.


Poin antara SMA 2 dan juga SMA 17 memiliki selisih yang sangat tipis.


Skor kuarter 3 adalah 78-76 yang dipimpin oleh SMA 2


quarter 4 dimulai dan Joko memasuki lapangan, perempuan dari sekolahnya Joko sendiri yaitu SMA 2 maupun perempuan dari SMA 17 yang menyoraki dirinya.

__ADS_1


laki-laki dari SMA 17 hanya iri dan mencibir, mereka mencibir kalau Joko tidak bisa bermain basket dan hanya memiliki tampang dan juga suara yang bagus.


Tentu saja itu tidak ditanggapi oleh tim dari SMA 2, karena mereka sendiri tahu bagaimana monsternya Joko sendiri, walaupun Joko memiliki tubuh tinggi 175, tetapi dengan itu Joko sudah bisa melakukan dunk.


Kuarter 4 dimulai.


Jokowi memasuki lapangan dan sedikit meregangkan badannya, bel wasit berbunyi dan musuh mulai melakukan serangan terhadap tim Joko.


Joko hanya santai saja, dia tidak terburu, dan musuh melakukan lay up yang menghasilkan poin seimbang.


Operan pertama dimulai, teman Joko langsung saja mengoper ke Joko, Joko yang melihat itu langsung tersenyum sadis, dan suasana lapangan mulai berubah.


Pelatih dari SMA 2 dan juga SMA 17 merasakan hal tersebut Aura yang mendominasi seperti pemain basket tingkat internasional, dan para pemain juga mulai serius.


Joko mulai berlari, tapi tiba-tiba dia berhenti di tengah lapangan, pemain dan juga pelatih, bahkan penonton yang melihat Joko tiba-tiba berhenti langsung mengerutkan kening.


Lalu Joko memegang bola basket tersebut dengan kedua telapak tangan dan mulai mengambil sikap menembak.


' Tidak mungkin dia bisa menembak di jarak segitu! ' Pelatih SMA 17


' Apakah dia akan melakukan lagi?! ' Pelatih SMA 2


' Apa yang dia lakukan? ' Pemain dan penonton


Setelah itu Joko melompat menembakkan bolanya, pemain musuh yang melihat itu hanya melongo dan hasilnya.


*Boom


Bola masuk ke keranjang dengan mulus.


' Ba-bagaimana bisa?! ' Pelatih, pemain bahkan penonton hanya melongo dengan tembakan Joko.


Jelas itu bukanlah tembakan keberuntungan tapi itu adalah tembakan yang memiliki akurasi tingkat tinggi, pemain musuh yang melihat ini langsung menjadi sangat serius dan tidak berani meremehkan Joko lagi!.


Bahkan laki-laki yang tadi menghina Joko tidak bisa bermain basket langsung terdiam, dan menelan ludah ketika melihat tembakan Joko 3 poin dari tengah lapangan.


Pertandingan dilanjut lagi dan dan orang-orang dari SMA 17 melongo dengan skill dari Joko yang yang setara dengan pemain nasional, pertandingan berlalu dengan skor yang yang sedikit jauh dibandingkan tadi sebelum Joko masuk.


Skor akhir pertandingan 125-110


Dengan pertandingan ini sma17 tidak berani lagi untuk meremehkan lawan dan tetap bermain serius.


Yang tidak diketahui oleh Joko adalah banyak perempuan yang merekam adegan tembakan Joko dan juga adegan dunk Joko, yang di mana itu menarik minat dari organisasi basket internasional dan juga menarik minat dari basket nasional.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


SEDIKIT PROMOSI NOVEL BARU



__ADS_2