System Obrolan Grup: Karakter Misterius

System Obrolan Grup: Karakter Misterius
Bab 4


__ADS_3

Pagi hari


"System menurutmu apa yang harus kulakukan sekarang?"


[Ding, system sarankan pada host untuk berlatih]


Ren teringat meskipun dia memiliki kemampuan rusak nyatanya dia masih tetap lemah.


Dan lagi dia tidak memiliki satu pun pengalaman.


"Kurasa kau benar, mari kita berlatih terlebih dahulu."


Ren memakai kaos lengan pendek dan celana olahraga, selesai dengan itu Ren keluar rumah. Setelah itu latihannya dimulai dari lari 10 km.


Sepanjang lari dia pasti akan selalu diperhatikan oleh wanita yang dia lewati baik dari yang muda maupun yang sudah tua.


Larinya kemudian selesai dan Ren sampai di taman dengan napas terengah engah.


"Huf.. Huf.. Lelah sekali."


Ren duduk dibangku taman untuk mengembalikan tenaganya lagi. Setelah beristirahat beberapa saat, Ren kembali berlatih dengan melakukan sit up, push up, dan skot jump sebanyak 100 kali masing masing.


Tidak jarang perempuan yang lewat terpesona oleh ketampanan Ren. Sebenarnya Ren agak risih dengan tatapan mereka.


"Seharusnya aku memakai masker tadi."


Ketika Ren sedang berlatih tiba tiba dia mendengar teriakan seseorang.


"Aaah monster!"


Karena teriakan itu orang orang kemudian berhamburan pergi melarikan diri.


[Ding, kemunculan portal dugeon terdeteksi beberapa meter dari tempat host.]


Ren tidak mendengarkan, dia lebih memilih bersembunyi di balik pohon dan melihat monster yang keluar.


"Disaat saat seperti ini, jika itu monster lemah maka akan kujadikan sarana latihanku."


Ren mengintip dan melihat bahwa yang muncul adalah goblin. Mahluk kerdil berwarna hijau yang mirip manusia dengan wajah jelek.


"Goblin ya... System keluarkan topeng dan jubah miliku"


Topeng rubah hitam dan jubah hitam kemudian muncul ditangan Ren, dia langsung memakainya.


Dia menutupi kepala dan wajahnya dengan tudung jubah dan topeng. Setelah itu Ren keluar dari persembunyiannya.


Dia melihat goblin goblin ini hanya menangkap seorang wanita saja.


Hal itu karena mereka bisa digunakan untuk alat reproduksi.


Pandangannya tertuju pada seorang goblin yang ingin menangkap gadis kecil.


Ren berlari kesana.


*Bug


Dia menendang goblin menjauh dari gadis kecil.


"Kau tidak apa apa gadis kecil?"


Gadis tersebut kelihatan ketakutan tapi melihat Ren menyelamatkannya membuatnya sedikit tenang.


"Dengarkan aku, larilah ke arah sana dan jangan berbalik kebelakang,oke?"


Gadis kecil mengangguk dengan takut takut dan kemudian berbalik berlari sekuat tenaga.


Ren berbalik melihat sekawanan goblin datang ke arahnya. Goblin yang ditendang tadi sudah bangun dan memandang Ren dengan marah.


"Tidak ada yang bisa mendekati gadis itu selama aku disini."


Mata Ren kemudian tertuju pada belakang goblin, mereka tampaknya menculik beberapa wanita dan masuk ke dalam portal dugeon.


'Aku tidak bisa menyelamatkan mereka semua jika sendiri. Seharusnya para evo akan segera datang."


"Fox's Claw!"


Terlihat kuku tangan Ren secara perlahan memanjang dan menajam.


"System beritahu aku tentang goblin ini!"


[Goblin monster rank F, mereka melakukan sesuatu secara berkelompok. Tapi saat bertarung biasanya yang maju hanya 2 atau 3 dari mereka jika lawannya hanya satu orang.]


"Kebiasaan yang aneh."


Dua goblin kemudian maju dan berlari kearahnya. Tangan Ren agak gemetar karena mungkin ini adalah pertama kalinya dia membunuh.


Graaa!


Satu goblin mengayunkan tongkatnya. Ren masih dapaf melihat gerakannya dan menghindar kesamping.


Dia kemudian mencakar goblin tersebut.


Graaaa!


Goblin yang satunya ingin memukul Ren. Tapi Ren menghindar dan balas mencakarnya.


"Ini tidak terlalu efektif, susah untuk membuat luka pada mereka."


Hal yang tidak diduga beberapa goblin kemudian menyerang Ren secara bersamaan.


Ren kewalahan melawan mereka semua.


"Kurasa aku harus menusuk jantungnya."


Ren meluruskan tangannya dan setelah itu menusuk dada satu goblin.


*Cleb


Tidak disangka tusukannya menembus tubuh goblin hingga kebelakang, Ren kembali menarik tangannya yang kini sudah dilumuri darah hijau dari goblin.


Ren mundur terlebih dahulu.


"Tusukan itu menghabiskan separuh tenagaku."


Dia harus memakai tenaga ekstra untuk menembus dada goblin tadi.


Pertarungan kemudian kembali berlanjut, Ren semakin kewalahan dengan jimlah goblin yang di hadapinya.


[Ding, host para evo akan segera tiba]


Ren yang sudah bertarung memiliki sebuah ide setelah mendengar system.


"System bisa beritahu aku apa saja yang bisa kudapatkan dari menyelesaikan dugeon."


[Ding, host bisa mendapatkan material ataupun harta karun. Namun dengan system host juga bisa mendapat poin]


"Bagus, kalau begitu.."


Ren mengambil ancang ancang, setelah itu dia berlari sekuat tenaga melewati goblin goblin yang menghalanginya.


Ketika akn sampai didepan portal seekor goblin tiba tiba menghalanginya. Tapi Ren tidak berhenti dia terus berlari dan kemudian menjadikan goblin tersebut sebagai pijakan untuk melompat.


Ren terbang di udara dan berakhir masuk kedalam portal.


Sementara itu beberapa evo muncul dan langsung menghabisi para goblin.


...


Didalam portal


Tiba tiba muncul seorang pemuda jatuh dari atas dan mendarat dengan keras.


*Bruk


"Aduh sakit sekali..."


Pemuda tersebut adalah Ren yang barus aja memasuki portal dugeon. Ren bangkit dan melihat sekeliling.


Pemandangan yang dia lihat hanyalah hutan yang rimbun.


"System bisa tunjukan padaku dimana bossnya?"


[Ding, boss dugeon ada diperkemahan goblin tidak jauh dari tempat host berada]


Ren mencari perkemahan goblin. Tidak sulit menemukannya, sekarang Ren sudah ada diatas bukit perkemahan.


Hari sudah menjelang sore, pencahayaan semkin berkurang.


"Kenapa sudah sore?"


[Ding, dikarenakan waktu didalam dugeon berjalan secara acak, ada yang lambat, ada juga yang cepat.]


"Begitu ya... Kurasa ini adalah misi penyusupan."


Secara diam diam Ren menuju pintu masuk perkemahaan. Disana hanya di jaga oleh dua goblin saja.


Ren mengendap ngendap menempel dengan pagar untuk membunuh salah satu goblin.


Dia kemudian membungkam goblin dan menusuknya.

__ADS_1


*Cleb


Secara kebetulan aksinya dilihat oleh gpblin penjaga yang lain. Ren langsung berlari kearhnya sebelum dia bertindak.


Tangannya kembali membungkam mulut goblin, dan tangannya satu lagi menusuk dadanya.


*Cleb


Goblin tersebut tumbang dengan lubang di dadanya.


"Entah kenapa aku merasa biasa saja saat membunuhnya."


[Ding, itu dikarenakan garis darah host]


"Garis darahku?"


[Ding, benar host, karena darah setengah rubah mengalir dalam darah host jadi ketika membunuh host merasa tidak apa apa]


[Ding, perlu diketahui host, ras rubah didunia ini sangat kejam dan brutal. Mereka akan membunuh siapa saja yang masuk ke wilayah mereka, bahkan jika mereka menginvasi wilayah lain maka semua penduduknya akan dibunuh baik dari usia bayi maupun yang sudah tua.]


"Lalu kenapa aku tidak kejam dan brutal seperti mereka?"


[Ding, itu dikarenakan host hanya memiliki darah setengah rubah, tapi jika host kehilangan kendali maka akan menjadi seperti ras rubah. Dan selain alasan di atas, system juga membantu host untuk mengendalikan garis darah host]


"Begitukah, terima kasih system."


[Ding, ini adalah tugas saya sebagai system anda]


Sore sudah berganti menjadi malam, sekarang Ren makin mudah untuk melancarkan aksinya.


"Ayo kita lanjutkan misi ini."


Ren kemudian masuk ke perkemahan. Dia terus bersembunyi dan berpindah pindah tempat.


Jika ada kesempatan dia selalu membunuh goblin yang jalan jalan sendirian.


"System dimana tempat pemimpin goblin"


[Ding, goblin lord ada di tenda paling besar host.]


Ren mencari tenda yang paling besar. Tenda tersebut berada agak jauh dari tempatnya sekarang.


"agak jauh..."


Ren memasuki salah satu tenda didekatnya. Didalam dia langsung naik ke tinga yang menyangga tenda dan duduk diam diatas.


Sebuah pikiran tiba tiba melintas di kepalanya.


"Benar juga, bukankah ini pertama kalinya aku nelakukan ini, tapi kenapa kalau aku telah melakukannya ribuan kali?"


[Ding, alasannya adalah karena pengalaman dari pemilik tubuh sebelumnya menyatu dan beradaptasi pada host secara alami]


"Bagaimana itu mungkin!! Tapi bagaimanapun aku harus mempercayaimu karena hanya kau yang tahu segalanya tentang pemilik tubuh ini kan ,system?"


[Ding, separuh benar separuh salah]


Ren terdiam ketika system mengatakan hal itu. Pikirnya dia tahu segalanya tentang pemilik tubuh sebelumnya.


Saat sedang tenggelam dalam pikirannya, dua goblin masuk kedalam tenda. Ren langsung menjadi waspada.


Dua goblin itu terlihat sedang mengobrol, Ren tidak tahu apa yang dibicarakan.


"Ayo bunuh keduanya!"


Ren kemudian melompat dan mendarat dibelakang mereka.


Sedangkan dua goblin yang mendengar sesuatu seperti benda jatuh hendak berbalik kebelakang.


*Cleb *Cleb


Namun belum sempat berbalik dada mereka sudah ditembusi oleh sebuah lengan dengan kuku tajam.


Tangan dengan kuku tajam tersebut adalah milik Ren, dia membunuh kedua goblin dengan yang sama.


"Berkurang lagi dua goblin, tinggal berapa sisa mereka system?"


[Ding, diperkirakan sekitar 47 goblin biasa, 2 hobgoblin, 2 goblin mage, 1 goblin lord]


"Sedikit sekali jumlah mereka!"


[Ding, sebagian besar goblin sudah meninggalkan dugeon host dan goblin biasa yang ada di perkemahan adalah goblin terlemah dengan rank F]


"Pantas saja mereka gampang sekali dibunuh."


Ren kemudian keluar dari tenda dan lanjut ke tenda yang lain membunuh goblin satu per satu tanpa membuat keributan.


Tidak lupa membebaskan para sandera.


[Ding, disarankan host menghadapi nya secara langsung]


"Hah kenapa!?"


[Ding, goblin mage dapat mendeteksi keberadaan host jika host bersembunyi]


"Benarkah, lalu kenapa dia tidak tahu kalau aku membunuh secara diam dian?"


[Ding, jarak jangkau sihir deteksi tidak lebih besar dari tenda didepan host]


Setelah cukup mendengarkan penjelasan system, Ren langsung masuk kedalam.


Didalam dia sudah di sambut oleh 5 ekor goblin, yaitu 2 hob giblin, 2 goblin mage, dan 1 goblin lord.


"Aku tidak yakin bisa menang melawan mereka"


[Ding, menganalisa kekuatan lawan]


[Ding, 2 hobgoblin rank D, 2 goblin mage rank D, dan satu goblin lord rank B]


Sebuah suara yang berat terdengar di pendengaran Ren.


"Berani beraninya manusia rendahan sepertimu datang kesini."


Suara tersebut adalah milik goblin lord.


"Berhenti bicara dan bertarunglah"


"Hahaha... Kau pikir kau layak untuk menjadi lawanku? Kurasa pengawalku saja dapat mengalahkanmu."


2 hobgoblin kemudian maju kearah Ren dengan senjata pemukul besi besar.


'Sial sekali, aku harus menghadapi lawan yang lebih kuat dariku'


Ren memasang kuda kuda dengan siap siaga berrarung.


Salah satu hobgonlin mengayunkan pemukulnya.


Ren dengan gesit menghindarinya, tapi hobgoblin lainnya juga ikut menyerangnya.


Serangan tersebut berhasil mengenai Ren membuatnya terhempas ke belakang.


"Kuakhh.. Sial, ini sangat sulit."


"Black Flame!"


Tangan Ren mulai ditutupi oleh api hitam yang sangat panas. Ini adalah kemampuan Ren yang tidak dia gunakan dari tadi.


Ren kembali berlari ke salah satu hobgoblin.


Hobgoblin tersebut mengayunkan pemukulnya ke Ren.


Ren yang akan mendapatkan serangan tidak menghindar, tapi dia langsung mengyunkan tangannya seolah pedang untuk memotong pemukul tersebut.


Ketika tangan Ren dan bersentuhan dengan senjata hobgoblin tersebut, pemukul itu langsung meleleh dan patah.


Hal ini mengejutkan goblin lainnya.


Hobgoblin yang masih memegang senjata berniat menyerang Ren. Tapi hal sama dilakukan kembali oleh Ren.


Senjata hobgoblin langsung meleleh dan patah. Ren dan dua hobgoblin beradu pukulan.


Ren terus terusan menghindar, menahan, dan menangkis serangan hobgoblin kadang dia akan menyerang balik ketika ada kesempatan.


Ketika sedang bertarung dengan sengit, sebuah bola api tiba tiba datang dan menghantam Ren.


*Boom


Ledakan terjadi ketika bola api menyentuh Ren dan membuat dia terpental cukup jauh.


"Argh... Sialan."


[Peringatan! Peringatan! Daya hidup rendah]


Kesadaran Ren memudar tapi dia tidak ingin menyerah sekarang.


"Dari awal tujuanku kesini hanya ubtuk membebaskan sandera, lalu kenapa aku malah berpikir untuk melawan mereka?"


Ren menyesali keputusannya untuk berhadapan dengan pemimpin goblin.


"Hahaha, manusia apa sekarang kau sudah menyerah!"

__ADS_1


Goblin lord tertawa dan mengejeknya.


Ren jatuh dalam keputusasaan, namun sebuah cara terlintas dibenaknya.


"System apakah masih memungkinkan untuk menggunakan kemampuan itu?"


[Ding, masih host, namun dengan rasio 70% kematian]


"Tidak apa apa, setidaknya aku membawa mereka bersamaku."


Ren perlahan bangkit, dia melihat 5 goblin didepannya.


"Nine Tailed Fox!"


*Boom


Aura Ren tiba tiba meledak dan membesar semakin kuat. Para goblin di buat terkejut olehnya.


Sembilan ekor berwarna mulai tumbuh pada Ren, selain itu muncul telinga rubah dikepalanya, gigi taringnya tumbuh lebih panjang, kukunya menjadi warna merah dan terlihat lebih tajam, dan pupil matanya menjadi vertical.


Para goblin menjadi waspada padanya dan tidak meremehkannya lagi, belum lagi kekuatannya yang tiba tiba melonjak dari rank E menjadi rank B.


Ren masih berdiri disana tidak melakukan apa apa dengan pandangannya yang kebawah.


Jika dilihat baik baik mata Ren sesikit bersinar ditambah dengan kurangnya pencahayaan, sinar dari matanya jadi bertambah jelas.


Secara tiba tiba Ren telah menghilang dari tempatnya, membuat para goblin terkejut.


Namun sesaat kemudian dia muncul didepan hobgoblin.


Hobgpblin didepannya terkejut dan berniat memukul Ren, tapi pukulannya berhasil ditangkap olehnya.


Sebuah bola api melesat kearah Ren. Saat bola api itu akan mengenai Ren, dia tiba tiba menghilang lagi dan muncul dibelakang hobgoblin.


Dengan tangan yang diselimuti api hitam, dia menebas punggung hobgpblin tersebut.


"Apa bagaimana mungkin?"


Goblin lord terkejut dengan perubahan situasi, namun ada hal yang membuatnya lebih terkejut.


"K-kenapa kalian para Fox masih hidup?"


Dia berbicara dengan ketakutan ketika menyebut para fox.


Sementara para goblin ketakutan, Ren yang saat ini dalam mode ekor sembilan merasakan pusing.


"Kepalaku pusing."


[Peringatan! Peringatan! Segera kembali ke wujud semula sebelum lepas kendali]


*Deg


Jantung Ren tiba tiba berdetak kencang, napasnya memburu, pandangannya mengabur.


*Deg


Detik berikutnya Ren terdiam ditempatnya, hobgoblin yang melihat kesempatan langsung menyerang Ren bersama.


*Bum


Ledakan asap terjadi,ketika asap menghilang terlihat disana Ren yang sedang menahan tinju dari dua hobgoblin.


Bahkan ada yang berbeda dari Ren, matanya sepenuhnya berwarna merah.


"Aaarhh...."


Ren menghilang dari tempatnya dan muncul kembali didepan hobgoblin.


Sebelum dia sempat bereaksi, Ren sudah merobek perutnya dengan cakarnya. Hobgoblin tersebut kesakitan.


Tidak hanya disitu, Ren juga merobek robek isi perutnya. Sungguh kejam dan brutal sekali.


Bida dibilang Ren saat ini sudah hilang kendali.


Darah terciprat kemana mana ketika Ren menarik isi perut tersebut keluar.


Setelah selesai Ren pergi lagi ke hobgoblin berikutnya. Namun sebuah bola api menghantamnya.


*Boom


Sayangnya bola api tersebut tidak bisa menghentikan Ren. Dia menyelimuti tangannya kembali dengan api hitam dan setelah itu melemparnya ke goblin mage yang tadi menyerangnya.


*Boooomm


Ledakan dahsyat terjadi membuat tenda hancur.


Goblin mage tadi juga langsung musnah tak bersisa.


Ren melesat kembali ke arah hobgoblin.


Dia langsung mencakar hobgoblin tersebut. Ren meneik tangan hobgoblin dengan kuat hingga putus.


Hobgoblin sangat kesakitan tapi tidak bisa berbuat apa apa.


Ren langsung menusuk kedua matanya dan kemudian mengmcongkelnya keluar. Hobgoblin kembali meraung dan saat itu Ren langsung menusuk tenggorakannya melalui mulutnya.


Hobgoblin mati dengan keadaan mengenaskan.


Setelah selesai dengannya Ren langsung berada didepan goblin mage terakhir, dia mencekik lehernya dengan sangat kuat.


Kuku kukunya menembus kulit goblin mage tersebut.


*Krak


Suara tulang patah terdengar, itu adalah suara dari tulang lehenr goblin mage yang patah akibat dicengkram kuat oleh Ren.


Ren melihat sekeliling dan tidak menemukan satu goblin yang tersisa yaitu goblin lord.


Kelihatannya dia sudah pergi, namun Ren mebgandalkan penciuman dan pendengarannya.


Setelah menemukannya Ren langsung menghilang dari sana dan mengejar goblin lord.


Tidak lama kemudian Ren sudah berada didepannya. Goblin lord terkejut karena kedatangan Ren.


Ren melesat menerjangnya. Goblin lord juga melakukan serangan, namun Ren menghindar kesamping dan langsung merobek prutnya dengan cakarnya.


"Arghhhh, kau fox sialan tidak akan kumaafkan."


Goblin lord oembali menyerang, Ren melimpat tinggin untuk menghindari serangan tersebut.


Dia mendarat atas goblin lord. Dengan cepat Ren menggigit pundaknya dan mengoyaknya.


"Arrghh, kalian para fox tidak pernah berubah dari kebiasaan kalian!"


Goblin lord berhasil menangkap Ren dan melemparnya jauh. Ren yang terlempar melakukan jugling diudara dan mendarat dengan sempurna.


"Grr!"


Ren menggeram, dan menatap goblin lord dengan ganas.


Api hitam menyelimuti tangan Ren kembali. Dia langsung melesat dan muncul kembali didepannya.


Goblin lord terkejut dan tidak sempat bereaksi.


Ren menggunakan tangannya yang memiliki kuku tajam dan sudah diselimuti api hitam menusuk dadanya.


Kemudian dia menarik jantungnya keluar.


Terlihat sekarang Ren sedang mengenggam sebuah jantung yang masih berdetak.


Goblin lord langsung mati ketika jantungnya diambil.


Ren kemudian memecahkan jantung tersebut dengan mengenggamnya hingga pecah.


Penampilan Ren sekarang terlihat menyeramkan, ada darah dimana mana.


Mungkin jika menggambarkan Ren sebagai psikopat akan pas sekali.


[Ding, berhasil membunuh musuh yang beberapa kali lebih kuat, mendapat penghargaan{Who can't defeat me}]


[Ding, mendapatkan penghargaan untuk pertama kali, mendapat 10,000 poin]


[Ding, menyelesaikan dugeon rank C, mendapat 5,000 poin]


[Ding, menemukan efek samping baru dari kemampuan Nine Tailed Fox]


[Ding, mendapat kemampuan baru Awaken Fox]


Rentetan pemberitahuan system terdengar dikepala Ren.


Namun Ren tiba tiba ambruk dan pingsan, wujudnya juga ksmbali sepeeri semula.


[Ding, dugeon sudah diselesaikan silahkan keluar sebelum dugeon hancur]


[Ding, ditemukan host sedang tidak sadarkan diri. Melakukan tindakan darurat]


[Memulai pemindahan instan]


Secara tiba tiba tubuh Ren menghilang dari san dan hanya menyisakan mayat goblin lord saja.

__ADS_1


\=>Jangan lupa Like dan bintang 5 nya


__ADS_2