
TAK AKAN
MENINGGALKANMU
Ep 10
Rizki terus menenangkan Monica.
Sementara itu di taman kampus
Ernes menghampiri Radit dengan tergesa gesa.
Ernes : (berlari) Radit gawat,,
Radit : (kebingungan) kenapa sih
loe,kayak di kejar kejar setan saja?
Ernes : loe tau gak..(ngos ngosan
)
Radit : tau apa?
Ernes : Rangga,,Rangga,
Radit : kenapa sama anak cupu
itu?
Ernes : Rangga ternyata adik ipar
dari pemilik kampus ini,
Radit : (kaget) what,,,
Ernes : iya gua juga kaget
dengernya,,
Radit : mampus gua,perusahaan
bokap gua bekerjasama dengan perusahaan pemilik yayasan ini,kalau mereka tau
kalau gua ngehajar salah satu keluarganya bisa kacau ini,
Ernes : makanya sekarang loe
cepet cepet balikin kunci motor punya Rangga,
Belum sempat Radit pergi Romy
datang menghampiri Radit dan Ernes,
Romy : tuan muda Radit apa
kabar?(tersenyum)
Radit : Pak Romy,kabarku
baik,(tersenyum)
Romy : oh ya bisakah Tuan
mengembalikan kunci motor milik Tuan muda Rangga?
Dengan cepat Radit memberikan
kunci motor tersebut.
Romy : ( mengambil Kunci ) terimakasih,oh
iya ada pesan dari Pak Rizki, jika hal ini terulang lagi maka Pak Rizki akan
memutuskan hubungan kerjasama perusahan Papa Tuan Radit dengan perusahaan
kami,dan itu pasti akan membuat Papa tuan Radit marah besar.
Setelah menyampaikan pesan itu
Romypun pergi meninggalkan Radit dan Ernes.
Radit : mampus gua (terduduk di
bangku)
Ernes : Dit loe gpp
kan,,(kebingungan)
Sementara itu di parkiran semua
melihat Rangga yang di kawal oleh beberapa pengawal,beberapa saat kemudian
datang sahabat Rangga yaitu Erik.
Erik : Rangga,,(menghampiri
Rangga)
Roni : kau siapa?
Rangga : biarkan saja dia
sahabatku,
Roni : baik tuan Muda.
Erik : terimakasih,Ngga apa yg
terjadi kenapa loe bisa di kawal kayak presiden gini?
Rangga : panjang ceritanya,oh ya
loe udh balik dari jenguk orang tua loe di kampung?
Erik : sudah,oh ya loe kenapa
bisa babak belur gini?
__ADS_1
Rangga : nanti gua ceritakan di
rumah gua saja ya?
Erik : apa gua di ijinin ke sana,
apalagi dengan penjagaan ketat begini,
Rangga : tenang saja gua yang
atur,
Rangga menghampiri Rizki dan
Monica
Rangga : kak Monic,
Monica : ada apa Rangga,
Rangga : kakak masih ingat dengan
Erik?
Monica : Erik?
Rangga : (melambaikan tangan ke
Erik) Rik sini,
Erikpun menghampiri Rangga.
Erik : (tersenyum) kak Monic apa
kabar,
Monica : ooh Erik,apa kabar
kemana saja kamu selama ini?
Erik : maaf kak aku pulang
kampung,jadi tidak masuk kuliah.
Rizki : Rangga siapa dia?
Rangga : oh iya Rik kenalin ini
kakak ipar gua,kak ini sahabatku namanya Eri,
Erik : halo kak,( tersenyum)
Rangga : oh ya kak boleh tidak
Erik ikut ke rumah?
Rizki : baiklah,
Merekapun pergi menuju
rumah,sesampainya di rumah Rangga mengajak Erik ke kamarnya,sementara Monica
Ratna : Monic,bagaimana keadaan
Rangga?
Monica : dia baik baik saja
mah,kalau begitu Monica ke kamar dulu ya mah
Monica pergi meningggalkan Rizki
dan Bu Ratna
Rizki : mah,aku samperin Monica
dulu ya,
Rizkipun pergi menemui Monica.
Sesampainya di kamar Rizki
melihat Monica duduk terdiam di tempat tidur.
Monica : berhenti,
Rizki menghentikan langkahnya.
Monica : gara gara aku menikah
denganmu adiku jadi menderita,sekarang kamu puas?
Rizki : apa maksudmu?
Monica : sebelum aku menikah
denganmu adikku tidak pernah di pukuli oleh siapapun di kampusnya,tetapi
setelah aku menikah denganmu adiku malah menderita,puas kamu sekaramg?
Rizki : oke ini semua salahku,aku
minta maaf,(mencoba mendekati Monica)
Monica : (menunjuk) jangan
mendekat,,
Rizki berusaha memeluk
Monica,Monica berusaha memberontak.
Rizki : (membentak ) iya aku
salah,aku minta maaf
Monica hanya terdiam
Rizki : apa kamu tau aku berusaha
__ADS_1
membahagiakan keluargamu hanya untuk melihatmu bahagia,meskipun kita menikah
karna perjanjian tapi aku sudah menganggapmu sebagai istriku,aku berusaha agar
kamu bisa menerimaku sebagai suamimu,tapi sepertinya itu sangat sulit tapi aku
tidak akan menyerah,aku akan berusaha agar kamu bisa terima aku sebagai
suamimu.
Monica hanya terdiam,setelah
berkata seperti itu Rizki pergi meninggalkan Monica.
Sementara itu Renata bertemu
dengan Kusuma Wira untuk bekerjasama menjatuhkan perusahaan Wijaya.
Kusuma : apa rencanamu?
Renata : aku akan membuat gadis
kampung itu di benci di depak dari perusahaan.
Kusuma ; bagaimana caranya,
Renata : kamu tenang saja,aku
punya mata mata di perusahaan itu (tersenyum sinis)
Kusuma : oke aku percaya padamu.
Semenatara itu di kamar Monica
teringat perkataan Rizki.
Monica : dia menganggapku
istrinya? Tidak mungkin aku tidak percaya,tapi jika itu benar apakah aku bisa
mencintainya?
Hari berganti hari tak terasa
sudah 3 bulan Monica menikah dengan Rizki tetapi Monica belum bisa menerima
Rizki sebagai suaminya hingga suatu hari Monica mendapat masalah di kantor.
Rika menyebar gosip bahwa Monica
adalah wanita simpanan seorang lelaki kaya dan semua teman kantor Monica
mempercayainya kecuali Raya.
Rika : waah aku baru tau kalau
kamu ini adalah perempuan simpanan om om,
Monica : apa kamu bilang?kamu
jangan fitnah ya,,
Rika : aku tidak bohong,malah aku
punya saksinya.
Raka : aku saksinya,Monic apa
kamu ingat waktu adikmu mendapat masalah di kampus dan kamu bergegas
pergi,waktu itu aku melihatmu masuk mobil mewah,aku tanya mobil siapa itu?
Raya : itu mobil Monica lah,mobil
siapa lagi.
Rika : tidak mungkin dari mana
kamu bisa dapat mobil sebagus itu?
Raka : dari siapa lagi,pasti dari om om lah,bener
gak temen temen ( tertawa)
Rika mendororong Monica hingga
terjatuh,sementara itu Rudi menelfon Romy.
Romy : ada apa Pak Rudi?
Pak Rudi : gawat pak
Romy,sepertinnya Monica terkena masalah,
Romy : apa maksudmu?
Rizki : ada apa? (sembari
memegang map)
Romy : baiklah aku akan bicara
pada Pak Rizki (menutup telfon)
Rizki : ada apa? Sepertinya
penting sekali?
Romy : Pak kita harus ke ruang
editing.
Rizki : kenapa?
Romy : sepertinya Nyonya dalam
masalah,
Riski terkejut mendengarnya dan
__ADS_1
langsung bergegas pergi menuju ruang Editing.