
TAK AKAN
MENINGGALKANMU
Ep 12
Rizki mencium kening Monica
kemudian tersenyum, Monica berusaha menerima sikap Rizki padanya dengan
tersenyum.
Monica : (membatin) jika ini
adalah takdirku maka bantu aku untuk menerimanya Tuhan.
Rizki : Monica,apa kamu baik –
baik saja?
Monica : aku baik – baik saja,oh
ya malam ini kamu mau aku masakin apa?
Rizki terkejut mendengar
pertanyaan Monica.
Rizki : kamu serius akan masak
untuku?
Monica hanya mengangguk
Rizki : baiklah, hari ini apapun
yang kamu masak akan aku makan.
Monica : baiklah ( tersenyum)
Sementara di luar kantor Kusuma
merencanakan untuk mencelakai Rizki dan Monica dengan membayar pembunuh bayaran
untuk mencelakai Rizki dan Monica.
beberapa saat kemudian Rizki dan
Monica keluar
preman : ikuti mobil itu,
preman tersebut mengikuti mobil
Rizki dan Monica menyadarinya.
Monica : Rizki,sepertinya dari
tadi mobil yang di belakang mengikuti kita.
Rizki melihat kebelang dengan
menggunakan kaca spion
Rizki : ada yang tidak beres
ini,Monic cepat kamu telfon Romy.
Monica : baiklah,
Monica pun menelfon Romy
Monica : halo pak Romy,sepertinya
ada yang mengikuti kami (me louspeker panggilan)
Romy : nyonya tenang saja,kami
ada di belakang mobil tersebut,sepertinya ada yang ingin mencelakai Tuan dan
Nyonya.
Rizki : Romy sepat kamu cari tau
siapa mereka.
Romy : baik tuan.
Monica : bagaimana in?(menyimpan
hanphone di dalam tas)
Rizki : kamu tenang saja,aku akan
melindungi kamu,apapun yang terjadi aku akan ngelindungi kamu
Beberapa saat kemudian mobil yang
mengikuti Rizki berhasil menghadang mobil Rizki
Rizki : gawat,
Monica : apa yang harus kita
__ADS_1
lakukan? (panik)
Rizki : (memegang tangan Monica)
Monic dengerin aku,apapun yang terjadi di luar sana kamu tidak boleh keluar..
Monica : tapi..
Rizki : kamu percaya padaku kan?
Monica hanya mengangguk
Riski : oke,
Mengelus kepala monica lalu
mencium kening Monica dan kemudian keluar Mobil
Rizki : (menutup pintu) kallian
siapa? Berani sekali kalian menghadang mobil gue.
Preman 1 : lu gak perlu tau siapa
kami yang jelas hari ini loe harus mati,habisi dia.
Preman 2 & 3 : baik bos,
Rizki pun berkelahi dengan 2
preman tersebut sementara Monica hanya bisa menatapnya dari dalam mobil.
Monica : ternyata selama ini aku
salah menilai dia,dia sangat bertanggung jawab,dia rela mengorbankan nyawanya
agar aku tetap aman,apa yang harus aku lakukan,Tuhan tolong selamatkan dia aku
berjanji jika dia selamat aku akan menerima dia sebagai suamiku (menangis)
Sementara itu di luar mobil Rizki
sudah terkena sayatn pisau di pergelangan tangannya,beberapa saat kemudian
datang Romy dan para pengawalnya,merekapun membantu Rizki melawan para preman
itu dan akhirnya para preman itu berhasil melarikan diri,setelah preman itu
pergi Monica keluar dan langsung menghampiri Rizki.
Monica : kamu tidak apa apa kan?
(cemas)
Rizki : (merintih kesakitan) aku
Monica melihat darah dari tangan
Rizki
Monica : Rizki, Rizki tanganmu
berdarah,pak Romy cepat ambilkan kotak obat di dalam tas ku..
Romy : baik nyonya,
Monica memapah Rizki ke Mobil,di
dalam Mobil Monica mengobati Rizki sembari menangis.
Rizki : kamu kenapa?
Monica : lain kali kalau ada
preman yang menghadang kita lagi kamu tidak boleh keluar seperti tadi,jika kamu
melakukannya maka kamu tidur di luar,jangan tidur bersamaku.
Rizki : tidur bersamamu?
Monica : iya bersamaku,memangnya
kamu mau tidur dengan siapa selain denganku istrimu.
Mendengar perkataan Monica Rizki
langsung memeluk Monica,
Monica : lepasin,lukamu harus di
obati..
Rizki : baiklah baiklah,,
Setelah mengibati luka Rizki
Monica meminta Rizki duduk di tempat duduk penumpang
Monica : kau duduk di sana aku
yang menyetir
Rizki : tapi..
__ADS_1
Monica : diam,jangan banyak
bicara
Rizki : galak amat sih ,,
Monica : lagian kamu udh tau
sedang terluka masih aja mau nyetir mobil,sudah kali ini aku yang nyetir.
Monicapun menyetir sampai ke
rumah,sesampainya di rumah Rangga dan Bu Ratna menghampiri Rizki dan Monica
Rangga : kak Rizki kenapa?
Ratna : apa yang terjadi?
Rizki : aku tidak apa – apa,kita
bicarakan di dalam saja
Merekapun masuk ke rumah,Monica
menceritakan semuanya kepada Rangga dan Bu Ratna.
Rangga : sepertinya ada yang
tidak suka dengan hubungan kakak dan kak Rizki
Monica : aku tidak tau, tapi yang
jelas kita harus hati – hati.
Rizki : kalian tenang saja aku
tidak akan membiarkan mereka menyakiti keluargaku.
Setelah menceritakan
semuanya,Monica mengajak Rizki ke kamar,di dalam kamar Rizki memeluk Monica.
Rizki : meskipun kamu belum
sepenuhnya menerimaku sebagai suamimu tapi aku bersyukur bahwa kamu masih
perhatian padaku.
Monica : aku dudah sepenuhnya
menerimamu sebagai suamiku.
Rizki : apa? (melepas pelukan)
Monica : saat kamu
berusahaamelindungiku tanpa memperhatikan keselamatanmu,aku sadar bahwa kau
adalah laki – laki yang bertanggung jawab dan pada saat itu juga aku
memantapkan ahtiku untuk menerimamu sebagai suamiku,meskipun aku belum siap
untuk..
Rizki : (memeluk Monica) Monic
kamu tenang saja aku tidak akan memaksamu,jika kamu belum siap aku akan
menunggumu sampai kamu siap.
Monica hanya tersenyum,malam
harinya Rizki kembali bermimpi buruk,dan itu membuat Monica cemsa.
Monica : Rizki bangun,,
Monica berusaha membangunkan
Rizki,beberapa saat kemudian Rizki bangun dan langsung memeluk Monica.
Monica : Rizki,kamu mimpi buruk
lagi?
Rizki : iya,kali ini aku
memimpikanmu di bunuh,,
Monica : kamu tenang saja,aku
tidak apa apa
Monica berusaha menenangkan
Rizki,kemudian Rizkipun tertidur kembali,keesokan harinya saat terbangun Rizki
melihat Monica masih tertidur di dalam pelukannya, Rizki tersenyum melihat
Monica yang tertidur,bebrapa saat kemudian Monica terbangun dan tersenyum.
Rizki : selamat pagi (tersenyum)
Monica : pagi (tersenyum)
__ADS_1
Mereka saling tatap sembari
tersenyum