
TAK AKAN
MENINGGALKANMU
Ep 22
Monica hanya bisa memnangis sembari memegang tanga Rizki,dia
baru sadar bahwa dia tidak bisa hidup tanpa Rizki,Monica selalu berdoa kepada
Tuhan agar suaminya bisa sadar kembali dan bisa berkumpul kembali
dengannya,Monica menyesal bahwa selama ini dia sudah menjadi istri yang tidak
bisa mengurus suami
Beberapa saat kemudian Rizki tersadar dan hal pertamya yang
dia sebutka adalah Monica
Rizki : Monica..
Monica : aku di sini sayang (memegang tangan Rizki)
Rizki : (tersenyum) syukurlah kau baik baik saja.
Monica : kenapa kau begitu bodoh,kenapa kau menghalangi
Kusuma yang ingin menembakku?
Rizki : bukannya akku sudah berjanji akan selalu menjagamu.
Monica : tapi tidak dengan cara seperti ini
Rizki : lalu dengan cara apa?
Monica : sudah lupakan saja,lebih baik aku panggilkan dokter
saja
Monica memanggilkan dokter,beberapa saat kemudian dokter
datang dan memeriksa kondisi Rizki
Dokter : kondisi pak Rizki sudah mulai membaik,namum tetap harus
istirahat total dan tidak boleh banyak bergerak dulu
Monica: baik dokter terimakasih
Dokterpun pergi meninggalkan ruangan,5 menit setelah dokter
pergi Monica merasa mual
Rizki : sayang,kau tidak apa – apa?
Monica : aku tidak apa apa sayang,mungkin bawaan bayi jadi
__ADS_1
aku sedikit mual.
Mendengar hal tersebut Rizki mengingat teriakan Monica sesaat
sebelum penembakan itu terjadi
Rizki : (memegang kepala) aku ingat sekarang
Monica : ingat apa?
Rizki : sebelum penembakan itu terjadi kau berteriak akan
menungguku bersama dengan anak kita,apakah itu benar?
Monica hanya mengangguk
Rizki : ternyata aku tidak salah dengar,kau benar-benar
mengandung anakku
Rizki sangat senang dan langsung memeluk Monica.
Sementara itu Renata dan Kusuma di kejar oleh polisi
Renata : (panic) bagaimana ini, di belakang kita ada mobil
polisi?
Kusuma : kau tenang saja kita pasti bisa pergi dari sini
(menyetir mobil)
itu gagal Kusuma dan Renata akhirnya di tangkap polisi.
4 hari kemudian Rizki sudah di perbolehkan pulang oleh
Dokter,seampainya di rumah Rizki di sambut oleh keluarganya dan pada saat itu juga Rangga meminta izin
untuk menikahi Cantika
Rangga : semuanya mohon perhatian!!
Ada yang mau aku sampaikan ke kalian,
Monica : apa itu?
Rangga : aku Rangga ingin meminta izin untuk menikasih
kekasihku yang bernama Cantika.
Sontak seluruh keluarga dan teman – teman Rangga terkejut
mendengarnya.
Monica : kau serius?
Rangga mengangguk
__ADS_1
Monica : baiklah jika kau serius kami tidak bisa menolaknya (
tersenyum)
Rangga : terimaksih kak..
1 bulan kemudian pernikahan Rangga dan Cantikapun di gelar
dengan meriah,Rangga memberikan Kantin kampus kepada ayah Cantika.
Tampak Monica duduk sembari tersenyum melihat kebahagiaan
keluarganya,beberapa saat kemudian Rizki menghampiri Monica
Riski : (memegang pundak Monica kemudian Duduk) sedang apa
kau di sini?
Monica : (tersenyum) aku sedang melihat Rangga dan Cantika.
Rizki : mereka pasangan serasi..
Monica : bolehkah aku bertanya sesuatu?
Rizki : tanya apa?
Monica : sejak kapan kau mencintaiku?
Rizki : (memgang tangan monica) entahlah aku juga tidak tau,
Monica : apa?
Rizki : jika pertanyaanmu ku balik maka apa jawabanmu?
Monica : jawabanku adalah saat kau menyelamatkanku tanpa kau
mempedullikan nyawamu (tersenyum)
Rizki mencium kening Monica.
Beberapa bulan kemudian Monica melahirkan sepasang bayi
kembara yang mereka namai Izki dan Izka
Monica sangat bahagia dengan pernikahannya saat ini,meskipun
banyak masalah di antara mereka,namun mereka bisa menyelesaikan masalah mereka
dengan kepala dingin
Selesai
Terimakasih untuk para pembaca yang sudah mau menunggu cerita
ini hingga selesai
Nantikan cerita berikutnya
__ADS_1
Salam Penulis
Uty