TAK AKAN MENINGGALKANMU

TAK AKAN MENINGGALKANMU
Episode 6


__ADS_3

TAK AKAN


MENINGGALKANMU


 


Ep 6


Monica berusaha menjawab dengan


jujur tetapi dia teringat perkataan Rizki.


Monica : siap mah,(tersenyum)


Rizki : ( membatin ) akhirnya


kamu menyerah juga cewe keras kepala.


Sementara itu di lain tempat ada


sosok pria misterius yang berusaha untuk mengambil alih perusahaan Wijaya,pria


tersebut berdiri di depan kaca tanpa memperlihatkan wajahnya.


Malam harinya Monica memberikan


pakaian milik Rangga untuk di kenakan oleh Rizki.


Monica : ini pakaian milik Rangga


gantilah bajumu,( menyodorkan pakaian )


Rizki : ( mengambil pakaian


sembari menatap Monica ) baiklah, terimakasih..


Monica : setelah kau ganti


pakaian,makan malam bersama kami.


Monicapun pergi meninggalkan


Rizki.


Setelah berganti pakaian Rizki


makan malam bersama dengan keluarga Monica.


Keluarga Monica memperlakukan


Rizki dengan sangat baik dan itu membuat Rizki merasa sangat senang.


Ratna : Rizki, apa kau suka ayam?


Rizki : iya tante ( tersenyum)


Rangga : kakak harus coba ayam


goreng buatan mama itu sangat enak..


Rizki : benarkah?


Rangga : iya kak,


Monica : sudah kalian cepat


makan, mama harus banyak makan sayur.


Ratna : baiklah ( tersenyum )


Setelah makan malam Rizki bersama


dengan Rangga masuk ke kamar Rangga, di sana Rizki berusaha megorek informasi


mengenai Monica.


Rangga : maaf ya kak kamarku


kecil,jadi kita tidur brdua di sini, tapi kalau kakak kesempitan aku bisa tidur


di luar..

__ADS_1


Rizki : tidak perlu seperti


itu,oh ya aku boleh tanya sesuatu?


Rangga : tanya apa kak?


Rizki duduk di kursi dekat meja


belajar Rangga sedangkan Rangga duduk di tempat tidur..


Rizki : Monica itu orangnya


seperti apa?


Rangga : sepertinya kakak belum


kenal kakaku,


Rizki : yang aku tau dia keras


kepala.


Rangga : itu salah satunya kak,


sebenarnya Kak Ica udh banyak berkorban untuk aku dan mama,dia rela putus


kuliah untuk menyekolahkan aku,papa meninggal waktu kak Ica kuliah dan aku baru


kelas 2 SMA,kakak memutuskan untuk berhenti kuliah dan mencari kerja, pagi


hingga sore kakaku bekerja di perusahaan,malam harinya menjadi supir pengganti,kadang


kakakku bekerja sebagai tukang ojek panggilan kak,makanya waktu aku dengar


kakaku di pecat aku sangat sedih.


Rizki : memangnya Monica dulu


kuliah jurusan apa?


Rangga : jurusan Editor kak,


Rizki : editor?


sekali membaca,makanya dia memilih jurusan  editor


Rizki : begitu rupanya,


Rangga : sudah malam kak, ayo


kita tidur


Rizki dan Rangga pun tidur


Keesokan harinya keluarga Rizki


datang untuk melamar Monica dan betapa tekejutnya Bu Rima melihat Ibu Ratna.


Ternyata Bu Rima dan Bu Ratna


adalah sahabat sejak kecil.


Rima Wijaya : Ratna.. ( terkejut


)


Ratna : Rima..( terkejut )


Wijaya : Ratna? ( kebingungan)


Rima Wijaya : pah, apa papah lupa


siapa yang membiayai kita menikah waktu itu?


Wijaya : Tante Rosi dan Om


Burhan..


Rima Wiajya : apa papah ingat


siapa nama anaknya?

__ADS_1


Wijaya : Ratna, iya Ratna,jadi


kamu anaknya Om Burhan dan Tante Rosi?


Ratna : iya,( tersenyum )


Wijaya : tapi kenapa kalian bisa


tinggal di sini? ( kebingungan )


Ratna : aku critakan di dalam


saja.


Merekapun masuk, sementara itu di


tempat lain Rizki duduk di sebuah gubuk bersama dengan ke2 temannya.


Rasya & Boby : apa loe mau


nikah sama cewe yang lu pecat dari perusahaan? ( terkejut )


Boby : loe gak lagi sakit kan Ki?


( memegang kening Rizki )


Rizki : ( menepis tangan Boby )


gua serius ...


Rasya : Ki, apa loe udh fikirkan


matang – matang, ini nikah loh bukan pacaran,cewe itu bakal jadi temen hidup


loe seumur hidup loe,,


Rizki : gua udh cape sama desakan


oran tua gua untuk segera menikah, lagian kemarin gua billang kalo gua udh


tidur bareng cewe itu..


Boby : apa,,waah Ki loe bener


bener keterlaluan, loe tau gak itu sama aja loe udh buat cewe itu malu,apa loe


gak mikir apa nanti orang tua loe berfikri kalau cewe itu cewe gampangan..


Rizki : saat itu gua emosi


Bob,gua bingung harus dengan cara apa lagi meyakinkan orang tua gua waktu itu..


Raysa : tapi gak dengan cara


mempermalukan cewe itu juga Ki.


Boby : sekarang mau gak mau loe


harus nikahin cewe itu dan loe jaga baik – baik dia karena dia yang akan


dampingin loe nanti kedepannya.


Rasya : bener kata Boby, loe


tenang aja gua dan Boby akan ada selalu buat loe. ( menepuk bahu Rizki )


Rizki : Thanks ya , loe berdua


emang sahabat gua yang paling baik.


Boby : Ki, kita temenan sama loe


bukan karena loe anak dari pemilik perusahaan besar,kita berdua temenan sama


loe karna loe baik..


Rasya : yaaa, meskipun keras


kepala dan pemaksa ,,


Rizki : rese loe berdua ,,(

__ADS_1


cemberut )


Boby dan Rasya hanya tertawa.


__ADS_2