TAK AKAN MENINGGALKANMU

TAK AKAN MENINGGALKANMU
Episode 8


__ADS_3

TAK AKAN


MENINGGALKANMU


Ep 8


Monica hanya bisa menangis.


Seminggu kemudian acara


pernikahan Rizki dan Monicapun di laksanakan tanpa tamu undangan hanya ada


keluarga Monica,keluarga Rizki dan teman temannya Rizki dan monica sebagai


saksi,karena itu adalah permintaan Rizki dan Monica.


Malam harinya Rizki mencoba untuk


meluluhkan hati Monica namun gagal.


Rizki : ( memegang tanga Monica )


sekarang kamu adalah istriku yang sah,jadi aku bisa dong meluk kamu?


Monica : maaf aku ganti baju dulu


( Monica pergi ke kamar mandi )


Rizki : apa yang harus ku lakukan


agar dia bisa suka padaku? ( menggaruk kepala)


Di kamar mandi Monica bingung


dengan sikap Rizki padanya.


Monica : ada apa dengannya,kenapa


dia tiba – tiba lembut padaku..


Setelah mengganti pakaian Monica


tidur di sebelah Rizki dengan perasaan takut,setelah berbaring Monica terkejut


karena Rizki tiba – tiba memegang tangannya,Monica menoleh ke arah Rizki dan


terkejut melihat Rizki yang mengigau..


Rizki : kakak jangan ke sana itu


berbahaya kak,jangan kita lari kak,jangan kak,jangan ,aku mohon jangan ,,


Monica berusaha membangunkan


Rizki


Monica : ( menepuk pundak Rizki )


Rizki bangung,hey Rizki bangung,,


Rizkipun terbangun dari mimpinya


dan dengan cepat Monica mengambilkan minum.


Monica : cepat kamu minum.


Rizki : (mengambil gelas)


terimakasih


Setelah minum Monica dengan


lembut bertanya kepada Rizki


Monica : apa kamu tadi mimpi


buruk,aku dengar kamu panggil kakak,apa sebelumnya kamu punya kakak?


Rizki : suatu saat kamu akan


tau,apa boleh aku pegang tanganmu saat tidur?


Monica : (membatin) dia habis


mimpi buruk,lagipula hanya pegang tangan saja.


Rizki : bagaimana?

__ADS_1


Monica : baiklah,


Merekapun tdur dengan


bergandengan tangan,keesokan paginya Monica terkejut melihat Rizki sudah duduk


di sampingnya dengan mengenakan pakaian kerja.


Rizki : ( tersenyum ) selamat


pagi..


Monica : Rizki..


Rizki : ( menyimpan nampan


makanan ) ini sarapan untukmu,terimakasih untuk tadi malam,aku tunggu kamu di


bawah kita berangkat ke kantor bersama (mengelus kepala Monica lalu pergi meninggalkan


kamar )


Diruang tamu Rizki menanyakan


haadiah yang dia belikan untuk Rangga kepada Romy


Rizki : Romy apakah hadiahku


sudah kamu berikan pada Rangga?


Romy : belum tuan,kemarin tiba –


tiba tuan muda Rangga ingin langsung ke kamarnya dan mengerjakan tugas


kuliahnya.


Rizki : begitu rupanya,sekarang


di mana dia?


Rangga : aku di sini kak


(menghampiri Rizki )


Rizki : Rangga apa kamu akan


berangkat ke kampus?


Rizki : oh iya ngomong – ngomong


kamu belum beritauku di mana kamu Kuliah?


Rangga : Universitas Editoring


kak,


Rizki : Universitas


Editoring,sepertinya aku pernah dengar kampus itu,,


Romy : itu adalah salah satu


Yayasan milik Tuan besar,


Rizki : ooh iya aku ingat,Rangga


bisa kamu ikut aku sebentar?


Rangga : kemana kak?


Rizki : ikut saja.


Rizki mengajak Rangga ke sebuah


garasi..


Rangga : untuk apa kita ke sini


kak?


Romy membuka sebuah penutup


kendaraan yang di dalamnya sudah terparkir motor dan mobil


Rizki : Rangga kedua kendaraan


itu sekarang sudah menjadi milikmu dan kamu bebas menggunakannya kapan saja

__ADS_1


Rangga : tapi kak apa ini tidak


berlebihan?


Rizki : Rangga,kamu tau kan aku


tidak punya saudara,aku sudah menganggap kamu seperti adik kandungku sendiri..


Rangga : terimakasih kak,


Rizki : oh ya,ini adalah kartu


kredit unlimitied,kamu bisa menggunakannya untuk membeli keperluan kuliahmu dan


katu ini adalah kartu debit untuk pegangan di dalam kartu debit itu sudah ada


uangnya jadi kamu bisa tarik kapan saja. ( tersenyum)


Rangga : (mengambil kartu)


terimakasih banyak kak,(memeluk Rizki )


Rizki hanya tersenyum,sementara


itu di belakang Rizki terlihat Monica dan Ibunya yang menatap Rizki dengan


penuh haru.


Monica : ( membatin ) baru kali


ini aku lihat dia begitu perhatian kepada orang lain,apa aku bisa mencintai


dia,Ya Tuhan berikanlah aku petunjuk.


Rangga pun berangkat ke


kampus,namun sesampainya di kampus Rangga di buli oleh teman kampusnya.


Radit : wiiiis si anak cupu punya


motor baru nih (menepuk pundak Rangga)


Ernes : dapet dari mana loe motor


sebagus ini?pasti nyolong ya,


Rangga : enak saja,ini motorku,


Ernes : aku tidak percaya kalau


kamu bisa beli motor sebagus ini.


Rangga : kalau tidak percaya, ya


sudah (bergegas pergi )


Radit : ambil kuncinya,


Ernes merampas kunci motor


Rangga,namun Rangga bisa merebutnya kembali


Karena kesal Radit dan Ernes


menghajar Rangga hingga babak belur pada saat itu datang security kampus dan


menyelamatkan Rangga, Ranggapun di bawa ke Ruang kesehatan kampus dan pada saat


itu Rizki menelfon Rangga.


Perawat : Halo..


Rizki : halo,bukannya ini hanphonenya


Rangga?


Perawat : iya benar,tetapi Rangga


sedang tidak sadarkan diri


Rizki : ( terkejut ) apa,di mana


dia sekarang?


Perawat : di ruang kesehatan


Kampus.

__ADS_1


Setelah mendengar hal tersebut


Rizki bergegas menuju kampus Rangga.


__ADS_2