
TAK AKAN
MENINGGALKANMU
Ep 14
Ronipun pergi,Sementara
Rangga,Erik,Ernes dan Radit pergi menuju taman kampus.
Sesampainya di taman kampus Ernes
dan Radit berlutut kembali
Rangga : eeehh,,lu berdua
ngapain?
Ernes : (berlutut) minta maaf,,
Rangga : cepet bangun,gua bilang
bangun,,,
Radit : tapi,,
Rangga : Rik suruh mereka
bangun,(membalikan badan)
Erik : Lu berdua cepat
bangun,Rangga gak suka liat lu berdua kayak gitu,
Ernes dan Radit pun berdiri.
Radit : trus gimana caranya kita
berdua bisa di maafkan oleh Rangga,
Rangga : lu berdua mau tau
caranya?
Ernes : iya,,
Rangga : (membalikan badan)
caranya lu berdua jadi temen gua,
Radit dan Ernes terkejut
mendengar perkataan Rangga sementara Erik hanya tersenyum.
Radit : semudah itu?
Rangga : kenapa lu berdua gak
mau,ya udh gak gua maafin,,
Ernes dan Radit : oke,
Erik dan Rangga tersenyum
Akhirnya Rangga,Erik,Ernes dan
Radit menjadi sahabat,di kampus mereka terkenal sebagai 4 pria yang baik dan
pintar,selama Ernes dan Radit menjadi sahabat Rangga dan Erik mereka sadar
bahwa Rangga tidak seperti yang mereka fikirkan.
sementara itu Wijaya berencana
menggelar pesta ulang tahun perusahaan di rumah Rizki dan Rizki setuju akan hal
itu,dan setelah merencanakannya pesta itupun di adakan.
Rangga : (melihat jam) merek mana
sih lama banget,,
Erik : (menepuk pundak Rangga) lo
lagi apa Ngga?
Rangga : eh lu Rik, ini gua lagi
nunggu Ernes sama Radit,
Beberapa saat kemudian Ernes dan
Raditpun datang dan mereka menghampiri Rangga dan Erik
Radit : sory kita telat,
Rangga : ke mana aja lu
berdua,nyasar atau gimana,,
Ernes : bukan nyasar Cuma Radit
__ADS_1
dandannya lama,,(tertawa)
Radit : enak aja,emnk gua cewe,,
Rangga : (tertawa) gak kebayang
gua klo Radit jadi cewe
Radit : oh tidak,,
Mereka tertawa sembari masuk ke
dalam acara pesta
Sementara itu Renata dan Kusuma
berencana untuk menjebak Rizki,namun hal itu di ketahui oleh Rizki dan teman
temannya
Rizki melihat Renata memasukan
obat tidur ke minuman,,
Rizki : (berhenti berjalan)
tunggu,,
Rasya : kenapa lu,,
Rizki : (menunjuk ke arah Renata)
liat itu,,
Boby : itu bukannya Renata ya?
Rasya : ngapain dia?
Boby : gua tau sepertinya dia
merencanakan sesuatu,,
Sementara dari arah lain Rangga
dan teman temannya melihat Kusuma yang menyamar menjadi pelayan sedang
memasukan serbuk ke semua makanan yang ada di pesta tersebut
Rangga : (berhenti berjalan) tunggu,,
Radit : kenapa?
Rangga : (menunjuk ke arah
Ernes : itu pelayan lagi
ngapain,kok gelagatnya aneh,,
Erik : Guys liat yg ada di
tangannya,,
Radit : itu kayak serbuk obat,,
Rangga : gawat ada yang ingin
menghancurkan pesta ini,Rik telfon Om Roni suruh dia kemari,,
Erik : oke,
Erik pun menelfon Roni,beberapa
saat kemudian Roni datang dengan 3 pengawal,
Roni : ada apa taun muda
memanggil saya,
Radit : Om coba om liat pelayan itu,apa
om kenal?
Roni : tidak tuan muda,
Rangga : Om aku pengen om,Erik
dan Radit ikuti pelayan itu aku dan Ernes akan bilang melaporkan hal ini kepada
kak Rizki,
Roni : baiklah
akhirnya mereka pun berpencar,sementara itu di tempat lain Monica mencari Rizki
dan Rangga
Monica : ke mana mereka
__ADS_1
berdua,,(cemas)
Raya : Monic kamu kenapa?
Monica : gak tau perasaan aku
tiba – tiba gak enak
Raya : coba aku telfon Pak Roni
ya,,
Sementara itu Rangga menghampiri
Rizki dan teman – temannya yang sedang memperhatikan Renata,
Rangga : kak gawat,,
Rasya : ada apa Rangga?
Rangga : ada yang mau
menggagalkan pesta ini,
Rizki : apa,,
Ernes : iya kak, tadi kami lihat
ada seorang pelayan yang mencampurkan obat ke makanan,,
Boby : siapa dia?
Rangga : aku juga tidak tau kak
siapa dia,,
Beberapa saat kemudian Rangga
mendapat telfon dari Roni yang memberitaukan bahwa pelayan tersebut berhasil
kabur
Rangga : apa kabur om,oke om
sekarang om minta para pelayan mengganti makanannya secepatnya,oke makasih om
Rizki : ada apa?
Rangga : pelayan itu kabur kak,
Rizki : gawat,,
Rasya : sekarang gimana?
Rizki : gua ada rencana,,
Boby : apa itu?
Mereka pun berbisik,,sementara
itu Raya mendapat informasi mengenai pelayan yang kabur dan rencana Rizki dari
Rangga,namun Rangga meminta Raya untuk merahasiakannya dari Monica,
Raya : oke,(menutup telfon)
Monica : gimana?
Raya : ooh,mereka sedang menemani
tamu,
Monica : tapi mereka tidak apa
apa kan?
Raya : tidak, mereka aman aman
saja, kamu tenang saja ya
Monica : syukurlah,,
Semenatara itu Rizki melaksanakan
rencana mereka,,
Rizki : oke kita mulai,,
Rangga : tunggu kak,
Rizki : ada apa Rangga?
Rangga : apa ini tidak berbahaya
kak?
Rizki : asal sesuai rencana pasti
akan baik baik saja,,
Rizkipun pergi menghampiri
__ADS_1
Renata,Rangga cemas memikirkan rencana Rizki.