
SIAPA DIA SEBENARNYA?
seorang pria tampan dengan langkah kaki yang memburu memasuki rumah sakit milik keluarganya dan diikuti juga dengan seorang pria tampan dibelakangnya, sorot mata elangnya mulai menangkap asisten eomma nya segera melangkahkan kakinya menuju asisten eomma nya tersebut.
"dimana eomma?"tanyanya dengan nada dingin dan tatapan yang mengintimidasi
"t-tuan t-tenanglah nyo-"ucap asisten eomma nya tersebut yang sudah terpotong oleh perkataan pria dingin didepannya
"apa kau bilang !!!!!tenang hah, disaat eomma ku sedang berjuang dengan maut hah, kau bilang tenang hah!!!!"ucapnya frustasi
"Lio-ya tenanglah eomma pasti akan baik baik saja, eomma adalah orang yang kuat"tenang pria yang berada dibelakangnya tadi
tatapan mata elangnya kini beralih pada para pengawal yang berbaris dengan kepala menunduk, mereka sudah berkeringat dingin, mereka harus menerima konsekuensi dari tuan mudanya yang kini tengah berada di mode singa.
"sebenarnya apa pekerjaan kalian hah!bedebah !!!!!"bentak Lio lagi
para pengawal itu tidak ada yang berani membuka mulutnya sedikit saja .
"kenapa? kenapa? , kenapa diam saja?apa gaji yang selama ini aku berikan masih kurang hah, sampai sampai tidak becus bekerja?"Tanyanya masih dengan nada membentak
"t-tuan-"
"apa kalian hanya akan beradu argumen?sedangkan di dalam sana ada seseorang yang tengah melawan maut? hah!!" ucapan seorang gadis itu mampu membuat semua orang diam
membuat mata elang Lio menatap gadis yang baru saja membentaknya, seumur hidup ia bahkan tidak pernah dibentak, dan dengan beraninya gadis itu membentaknya, siapa dia sebenarnya? punya nyali berapa untuk membentak Lio.
"siapa kau? berani sekali membentak ku?"tanya Lio dengan nada remeh
wanita tersebut segera menundukkan pandangannya saat ditatap oleh pria yang tengah emosi tersebut.
"hei kenapa sekarang kau menunduk? dimana nyali mu tadi hah!!!!!" ucap Lio sambil menghampiri gadis yang baru saja membentaknya tadi belum sampai Ia memegang kepala gadis itu dokter yang menangani operasi eomma nya sudah keluar.
gadis tersebut segera bangun dari duduknya dan menghampiri dokter tersebut.
"dokter bagaimana keadaannya?"tanya gadis itu khawatir
dokter itu nampak tersenyum tipis, membuat gadis tersebut makin dilanda rasa yang amat cemas.
"Han Lio,kau kah itu?"tanya dokter tersebut
"ya, apa kau sudah lupa dengan ku?"jawab seseorang yang berada dibelakang gadis itu
"tidak tidak,kau saja yang tidak pernah menemuiku,sudah mari ikuti aku!"ucap dokter tersebut sambil akan melangkahkan kakinya tapi terhenti karena gadis didepannya tadi bersuara lagi
"dokter"ucap gadis tersebut
"iya ada apa?"
"bolehkah aku ikut?"tanyanya sedikit takut tapi ia ingin mengetahui kondisi nyonya han
"baiklah mari?"ucap dokter itu sambil tersenyum
Lio menatap gadis itu lalu menghembuskan nafas kasar, siapa gadis ini sebenarnya?
__ADS_1
mereka berdua lalu melangkahkan kakinya mengikuti dokter tersebut menuju ke ruangan dokter itu.
"duduklah !" perintah dokter
mereka berdua segera duduk
"bagaimana keadaan eomma paman?" tanya Lio tidak sabar
"hei tenanglah, bahkan aku saja belum duduk"ucap dokter tersebut kesal
"baiklah sekarang kau sudah duduk bukan?"ucap Lio dingin
"hei kau ini sama sekali tidak berubah Lio, Lio, bagaimana ada gadis yang mau denganmu jika sangat dingin seperti itu? haha"kekeh dokter tersebut yang senang sekali menggoda keponakannya itu
"cih, apakah paman meremehkan ku? gadis gadis dari mancanegara saja banyak yang mengejarku, bahkan jika aku mau aku tinggal menunjuknya"ucap Lio sombong
"ya ya ya, terserah kau saja?"
"jadi bagaimana keadaan eomma han dokter?"tanya gadis tadi
"eomma han? kau siapa? apakah kau calon istrinya Lio? kenapa kau mau dengan manusia es batu ini ?kau cantik banyak yang mau denganmu kenapa mau dengannya?"tanya dokter tersebut
"bu-bukan se-seperti itu-"
"haha Lio dia bahkan tidak mau mengakui mu"
Lio hanya memutar bola matanya malas, ia juga tidak tau siapa gadis disampingnya itu, tapi sang paman malah gencar menggodanya
"cepat beri tahu keadaan eomma, atau aku akan menghancurkan rumah sakit ini sekarang juga"ancam Lio yang sudah bosan dengan celotehan pamannya tersebut
"baiklah jika kau ingin melanjutkan percakapan tidak berguna mu itu akan kuhancurkan sekarang juga"
membuat dokter itu diam dan segera memberi tahu keadaan nyonya han.
"mijoo adalah wanita kuat, dia bahkan bisa melawan racun yang sangat mematikan"
"racun!!"ucap Lio dan gadis tadi
"apa maksudnya racun ?bukankah eomma ku di tusuk?"tanya Lio
"iya dia memang ditusuk tapi, senjata untuk menusuk eomma mu itu mengandung racun yang cukup mematikan, tapi syukurlah ia bisa mengatasinya, hanya tinggal menunggu ia sadar saja eomma mu akan pulih kembali"ucap dokter itu
"a-apakah i-itu la-lama "tanya gadis itu gugup
"aku tidak tau "ucap dokter itu pasrah.
☺❄☺
"iya ada apa?"
"eonni ya ! kau ini kemana saja dari kemarin, aku dan ae-ri eonni sangat khawatir"
"maafkan aku Da-in telah membuat kalian khawatir, "ucap hafsah tak enak
__ADS_1
"tidak apa apa, eonni sekarang eonni dimana, aku dan Ae-ri eonni sudah di apartemenmu tapi kau masih belum pulang?" tanya Da-in
"a-aku-"
"kau dimana eonni?"
"aku dirumah sakit"
"eonni kau kenapa?"
"aku tidak apa apa tenanglah"
"jadi kenapa kau ada dirumah sakit?"
"eomma Han ditusuk"
"hah eomma Han, eomma yang biasanya kau ceritakan itu?"
"iya, emm bolehkah kau bawakan baju untuk ku kesini?"
"baiklah akan ku bawakan, aku dan ae-ri eonni, akan segera kesana, kirimkan lokasinya"
"baiklah akan kukirim, aku tutup dulu ya"
Hafshah menutup panggilannya lalu melangkahkan kakinya menuju ruangan nyonya han, karena nyonya han sudah dipindahkan ke ruangan rawat .
"nona"pangil asisten nyonya han
"iya, cyra eonni"
"emm, bolehkah aku titip nyonya sebentar aku ada urusan"ucap cyra
"baiklah, selesaikan urusanmu dulu eonni"ucapnya sambil tersenyum
"terimakasih nona"ucap cyra tersenyum
"ya ya "ucap hafsah lembut
cyra segera melangkahkan kakinya menjauh dari hafsah untuk menyelesaikan urusannya yang kemarin tertunda, diperjalanan dia tersenyum sambil bersyukur
"nyonya sangatlah pandai memilih calon menantu, nona hafsah sangatlah baik dan tidak sombong, beruntung sekali tuan muda dapat istri seperti nona hafsah, tapi sayang sekali mereka berbeda keyakinan huh!!"ucap cyra sambil menghela nafas kasar
"itu pasti sangat sulit, tuan muda juga orang yang tekun beribadah walaupun sangat sibuk ia masih menyempatkan ke gereja sejenak huh ini sangat sulit"ucap cyra memikirkan tuan mudanya
"tapi ku lihat nona hafsah juga seorang muslimah yang sangat tekun beribadah, ya Tuhan ini sangat sulit, nyonya juga pasti akan sedih jika rencananya gagal, aku sangat bingung bagaimana ini?"ucap cyra frustasi sendiri karena sebelum kejadian ia tertusuk nyonya han sudah menyampaikan rencananya untuk menjodohkan Lio dengan hafsah, jika sampai itu tidak berhasil entah bagaimana keadaan nyonya han nanti, karena jika nyonya han berbicara harus segera terlaksana ah sudahlah cyra hari ini sangat bingung dan lelah belum lagi masih ada satu urusan lagi yang belum terselesaikan.
☺❄☺
**gimana agak gak jelas ya😢
soalnya ini karya pertama aku
mohon maaf jika ada kalimat yang tidak sesuai dan penempatan kata yang kurang tepat 🙏
__ADS_1
salam dari hafsah 🥰**