TAK TERKALAHKAN

TAK TERKALAHKAN
Pertempuran Master hantu Hutan dan Capten roaming


__ADS_3

"Bagaimana kamu bisa melawan hantu hutan itu Lana, apa yang sebenarnya terjadi kenapa kamu gak ngajak kami pada saat itu, kan kamu adalah keluarga kamu dan sahabat kamu Lana, kalau kita ngadepinnya sama sama kita pasti dengan muda mengalahkan hantu hutan tersebut Lana"(kata Peters)


"Kejadian itu sangat lah seram pada kala itu, aku gak akan melibatkan kalian karena kalian ada temen ku, lebih baik aku mengorbankan diri ku ketimbang membawa kalian, kalau aku membawa kalian aku tidak bisa menjamin keselamatan kalian, aku takut kalain tumbang kala itu, dan itu permintaan dari master Zhang we agar tidak mengikutkan kalian"(kata Maulana)


Maulana akhirnnya membuka cerita tersebut akan tetapi makanan yang telah dia pesan akhirnnya datang juga, dan akhirnnya cerita itu gak di sambung karena Maulana menyuruh menyantap hidangan tersebut, selesai makan baru ia akan sambung cerita nya


"Permisi kak ini pesanannya udah siap kami hidangkan ya kak"(kata waiter)


"Oh iya, letak kan di meja ini Kak, kebetulan sekali perut sangat lapar ada baiknnya kita makan dulu ntar aku sambung deh ceritannya agar kalian gak penasaran"(kata Maulana)


"Baiklah, aku juga lapar nih ayo temen temen kita makan dulu selepas makan baru kita dengarkan cerita capten kita"(kata thander)


Dan mereka pun memakan hidangan tersebut dengan lahap hingga tidak tersisa, makannya pun tim roaming tergesa-gesa agar Maulana kembali menceritakan, pangalamannya melawan hantu hutan tersebut, dan akhirnnya mereka selesai juga makan Thander pun ngomong meminta untuk melanjutkan ceritannya


"Oke teman-teman kita selesai makan sudah mari kita dengarkan cerita Maulana yang melawan hantu hutan tersebut sehingga kita gak khawatir sekarang dengan keadaan roaming karena capten kita udah menyelesaikan misinya dengan baik"(kata thander)


"Waktu itu master Zhang we memerintah kan ku untuk menemui hantu hutan karena, hantu hutan sering mengganggu tempat kita terus, master Zhang we sangat jengkel sama hantu hutan tersebut, dan aku pergilah kenhutan mencari hantu hutan tersebut setelah 1 jam aku mencarinya gak butuh berapa lama, dia menghampiri ku sambil berkata"

__ADS_1


"Hai bocah ingusan mengapa kamu kemari bukankah ini hutan terlarang, gak manusia biasa yang berani memasuki hutan ini kecuali kamu seorang, mau ngapain kamu, apa kamu mau cari mati datang kesini"


"Hahahaha, nggak aku ingin menyampaikan pesan dari guru ku agar kamu tidak menganggu tempat latihan kami yaitu Roaming kalau kamu masih ingin menggangu aku tidak segan-segan untuk menghajar mu"


"Hahahah, lantang sekali kamu anak muda berbicara seperti itu, apakah kamu tidak tau aku siapa dan dengan siapa kamu berbicara berani-beraninya kamu berbicara seperti itu di depan ku hahaha"


"Aku bersungguh sungguh dengan ucapan ku ini, apakah kamu kira aku ini berbohong dengan perkataan ku ini"


"Dasar bocah ingusan kamu akan aku bunuh malam ini juga karena aku gak suka dengan bocah ingusan yang sombong seperti kamu, dan akan ku cincang daging kamu untuk aku kasih hewan peliharaan ku hahahaha"


"Yaudah kalau kamu berani kita bertengkar saat ini juga akan tetapi kalau kamu kalah, kamu harus menuruti apa yang aku mau bagaimana, apakah kamu berani"


"Oke, hahaha akan aku hancurkan kamu sekarang juga hantu hutan"


Ciaakkkkkkhh thderrrrrr Maulana pun bertengkar dengan hantu hutan dan banyak serangan Maulana yang di lontarkan kepada hantu hutan tidak mengenai nya, dengan mudah hantu hutan menepes semua serangannya dan akhirnnya hantu hutan mulai memainkan beladirinnya dengan sekali pukulan, Maulana langsung terpental jauh seraya berkata


"Ciakhhhhhhhh thederrrrrrree rasakan itu kenak kamu kan bocah ingusan hahahaha sekarang masih ingin bertarung dengan ku baru saja kamu kenak pukulan satu dari ku kamu udah merasakan sakit yang hebat bawak sini teman-teman kamu yang baj*angan itu Belum tentu dia bisa memukul walaupun kalian beramai" (kata hantu hutan)

__ADS_1


"Aduhh, kok pukulannya sakit banget ya hingga dada ku sesak dan terasa seperti organ ada yang patah, ternyata hantu hutan ini gak bisa di pandang sebagai mata karena dia sangat kuat dan ahli dalam seni beladiri, serangan ku yang aku lontarkan semuannya sia-sia gak ada yang mengenai nya satu pun ada apa di ni, bagaimana aku ini dan gimana mengalahkan hantu hutan yang sangat kuat ini"(kata maulana) berkata dalam hati dan merasa kesakitan pada saat itu


Setelah Maulana terjatuh karena terkena pukulan hantu hutan yang begitu dahsyatnnya Maulana terbangun dia gak akan menyerah begitu saja walaupun taruhannya agar hantu hutan bisa ia kalahkan dan tidak menggangu kediaman roaming lagi


"Ciakhhhhh dhaarrr rasakan ini, tas tas tas dher dher dher" serang maulana


Namun serangan tersebut tidak ada artinnya Sama sekali bagi hantu laut dan menendangnya pada saat itu yang mengenai kepalannya dan terjatuh tidak bisa bergerak lagi


"Hahaha sudah aku bilang bocah ingusan kamu jangan macam macam dengan ku karena aku bukan sembarang orang, banyak korban ku yang aku jatuhkan dengan tangan aku sendiri termasuk kamu ini pada saat ini kamu akan menjadi santapan hewan peliharaan hahahahaha, aku tidak tau kenapa kamu begitu kekeh untuk melawan ku bocah ingusan kamu panggil master Zhang we itu yang seperti wanita hanya bisa menyuruh anak muridnnya untuk melawan ku, dia itu kek t*ik dan seperti hewan kotor kalau berhadapan dengan ku"(kata hantu hutan)


Mendengar master Zhang we di hina Maulana pun segera bangun dari baringnnya dan dia akhirnnya mulai bertarung serius, seketika itu mata Maulana berubah menjadi sangat merah dan mengeluarkan air mata pada saat itu sembari berkata kepada hantu laut


"Berani-beraninya kamu menghina guru ku dan teman temanku akan ku buat kamu menyesali perbuatanmu, karena kamu telah membangunkan harimau yang sudah tidur" (kata Maulana) seraya menatap hantu hutan dengan tatapan penuh amarah


"Sini kalau mau aku bunuh, Zhang we itu seperti kotoran hewan sama halnya teman teman kamu juga karena dia gak berani. berhadapan dengan ku"


"Jangan banyak omong kamu ckckck that rasakan"

__ADS_1


Dan akhirnnya Maulana memukul hantu hutan dan mengenai nya dan mengeluarkan darah dari mulutnya setelah mengenai pukulan Maulana yang mengarah ke dada hantu laut


__ADS_2