
Setelah Dosen yang mengajar di kelas Rani keluar, Nesya dan Arin langsung mendekati Rani yang berjalan keluar kelas.
"Ran, cerita sekarang kan kamu tadi janji mau cerita", ucap Nesya yang memang lebih cerewet di antara mereka
"Iya Ran aku juga pengen tau karena kan kamu selama ini nolak cowok yang ngajak kamu jalan, bahkan kakak tingkat aja kamu tolak cinta mereka", ucap Arin yang mulai kepo juga karena Rani memang jarang sekali punya teman dekat cowok bahkan dia menolak cinta semua cowok.
"Iya aku cerita tapi kita ke tempat biasa aja karena di sini banyak orang", ucap Rani sambil berjalan ke arah samping kampus tempat mereka biasa duduk dan berkumpul.
Sesaimpainya mereka di tempat itu, mereka duduk di bangku yang memang sudah ada di sana.
Tempat itu merupakan tempat nongkrong mereka sekaligus tempat yang paling nyaman karena tidak banyak orang yang tau tempat itu.
Mereka memang suka tempat yang tidak terlalu ramai jika ingin berbicara apalagi membicarakan hal yang serius seperti ini. menurut mereka.
"Ran jadi gimana ceritanya", ucap Nesya yang tidak sabar
"Intinya dia itu temen masa kecil aku di kampung yang dulu pindah ke kota", Ucap Rani memberitahu kepada Nesya dan Arin yang terlihat sangat serius ingin mengetahui itu
"Iya tapi pasti ada yang spesial dong dari dia makanya kamu bersikap kayak gitu sama dia", ucap Arin yang memang tau dengan sikap Rani kalau berhadapan sama cowok.
Rani pun menceritakan sejak Awal tentang perpisahannya dengan Alif hingga mereka bertemu kemarin.
__ADS_1
"Wah hebat juga ya kalian masih bisa saling mengingat bahkan saling merindukan seperti itu", ucap Arin setelah mendengar cerita Rani.
"Hmmm Ran mungkin kalian jodoh deh makanya kalian masih bisa saling mengingat dan bertemu kemarin", ucap Nesya dengan mengoda Rani
"Apaan sih kalian, dia itu cuma temen aku jadi ngk mungkin lah itu, aku juga masih ngk mau pacaran dulu", ucap Rani tegas karena memang dia masih tidak ingin pacaran.
Mereka pun cuma bisa mendengarkan ucapan Rani karena mereka memang tau kalau Rani sangat membenci hubungan semacam itu gara gara masa lalunya yang buruk.
Setelah mereka berbicara mereka pun kembali ke ruangan karena mereka masih punya 1 jadwal matakuliah hari ini.
"Ran kamu mau kemana sekarang", tanya Arin kepada Rani.
"Aku ada janji mau ketemu sama seseorang hari ini, kalian mau kemana", Ucap Rani.
"Atau kamu mau ketemu sama cowok yang kemarin ya?, ucap Nesya lagi sambil menunjuk Rani
"Kamu kepo banget sih Nes, biari kenapa dia pergi sama itu cowok kan supaya dia bisa punya pacar juga. Udah lama ngejomblo tuh kasian tau", ucap Arin yang tertawa karena mereka senang melihat Rani mau kenal dekat sama cowok lagi
Di saat mereka tengah menggoda Rani tiba tiba hp Rani berbunyi dan ada pesan masuk dari Alif yang mengatakan kalau dia sudah ada di taman menunggu Rani.
"kalian ini berisik tau ngk, aku udah di tungguin ini. Aku duluan ya mau ketemu Alif", ucap Rani kemudian pergi sebelum di ledeki sama kedua temannya yang cerewet itu.
__ADS_1
Nesya dan Arin hanya tersenyum sambil melambaikan tangan kepada Rani yang sudah keluar dengan menaiki motornya.
Mereka pun pergi dan pulang ke rumah masih masing.
###
Sesampainya di taman tempat mereka akan bertemu Rani pun melihat Alif yang sedang duduk di salah satu kursi taman.
Rani menghampiri Alif dan duduk di sebelahnya.
"Udah lama nunggu ya, maaf tadi ngobrol dulu sama temanku jadinya lama", ucap Rani melihat Alif yang juga sedang melihatnya
"iya ngk apa kok, aku juga baru sampai", ucap Alif sambil memegang tangannya Rani. "Ran... Aku kangen banget sama kamu", ucap Alif yang menatap Rani tanpa melepaskan genggaman tangannya.
Rani yang melihat dan merasakan hal yang sama pun hanya bisa terdiam sambil menatap Alif juga.
Melihat Rani dia Alif kembali bicara, "Ran... kamu masih ingatkan sama janji kita waktu itu, kalau setelah dewasa nanti kamu akan jadi pacarku dan sekarang aku mau menepati janji itu", ucap Alif tulus
Rani yang mendengar itu masih terdiam
.............
__ADS_1
Jangan lupa vote, lika dan komen
Terima kasih