Takdir Cinta Rani

Takdir Cinta Rani
Bertemu Orang tuanya Alif


__ADS_3

Hari hari berlalu begitu cepat, mereka semua baru saja menyelesaikan ujian akhir semester hari ini.vMulai besok mereka akan libur.


"Akhirnya selesai juga ujiannya tinggal tunggu hasilnya deh", ucap Nesya sambil merentangkan kedua tangannya. Saat ini merekan sedang berada di tempat biasa mereka nongkrong yaitu belakang kampus.


"Iya akhirnya bisa terbebas dari tugas kampus beberapa hari", ucap Arin.


"Eh kalian rencananya setelah ini mau kemana", tanya Rani


"Aku sih rencana mau pulang kampung", ucap Nesya


"Aku sih palingan liburan kalau bosan di rumah, kalau kamu Ran", ucap Arin


"Kalau aku dih mau pulang kampung seperti biasanya",ucap Rani


"Trus Alif gimana Ran" Tanya Arin


"iya Ran masa kamu mau tinggalin dia, kalian ngk mau liburan bareng gituh", ucap Nesya sambil tersenyum menggoda Rani.


"Aku bakalan ikut pulang ke kampung nya Ran barenga orangtuaku", ucap Alif yang tiba tiba datang dari belakang mereka


Mereka berbalik dan melihat Alif yang berjalan sambil membawa bunga di tangannya.


"Alif kamu ngapain ke sini", tanya Rani melihat Alif yang tiba tiba datang.


"Aku mau kasi bunga ini ke kamu sekalian mau bilang kalau orang tuaku udah datang dan mereka ngundang kamu makan siang di rumah sekalian bahas tentang lamaran aku ke kamu", ucap Alif yang membuat Mereka kaget.


Rani memang sudah menceritakan kepada Sahabatnya tentang Alif yang melamarnya tetapi mereka tidak menyangka akan secepat ini.

__ADS_1


"Apa tidak terlalu cepat Lif" ucap Rani sedikit ragu


"Lebih cepat lebih baik Ran, kita udah lama kenal dan supaya kita bisa lebih dekat lagi aku juga mau selalu di dekat kamu", ucap Alif sambil memandang Rani dan tanpa mereka sadari kedua orang di dekat mereka hanya bisa memandang iri melihat keromantisan itu.


"ehmm masih ada kami ini loh", ucap Arin menyadarkan sepasang pasangan itu


"Rin kamu ini merusak suasana aja, kan lumayan bisa liat drama romantis secara langsung", ucap Nesya yang memang sangat menyukai drama romantis


Merekapun tertawa bersama kemudian mereka pulang dengan Arin dan Nesya kembali ke rumah masing masing sedangkan Alif dan Rani menuju rumah Alif untuk bertemu dengan orang tua Alif.


Kali ini mereka naik mobil dan motor Rani di bawa oleh supir Alif yang tadi menyupirinya, karena hari ini sangat panas jadinya Rani setujuh untuk naik mobil.


Sesampainya mereka di rumah Alif yang bertingkat dan mewah bercat putih. Rani sudah beberapa kali datang ke rumah Alif bersama Temannya untuk sekedar belajar dan berkumpul bersama.


"Ayo masuk Ran", ucap Alif setelah mereka keluar dari mobil


"Nak kamu udah pulang, apa ini Rani Nak?", tanya mamanya Alif setelah melihat putranya pulang dengan seorang wanita.


Orang tua Alif sudah tau hubungan mereka dan niat Alif untuk menikah dengan Rani, mereka juga sudah setuju asalkan putranya itu bahagia mereka pun bahagia apalagi melihat cinta Alif yang sejak kecil tidak bisa melupakan Rani sahabat masa kecilnya.


"Iya ma, ini Rani calon mantu mama, cantikkan", ucap Alif sambil tersenyum kepada Rani pipinya sudah memerah karena mendengar itu.


"Kamu udah besar ya ternyata cantik lagi", ucap Mamanya Alif dan Rani juga menyalami tangan Mamanya Alif.


"Iya tante", hanya itu yang bisa keluar dari mulut Rani saat ini karena gugup bertemu dengan Mamanya Alif pertama kali setelah sekian lama.


Mamanya Alif mengajak Rani duduk di sofa ruang tamu dan bercerita banyak hal. Rani sebenarny Sedikit canggung tapi karena Mamanya Alif yang ramah dan penuh kasih sayang saat bicara membuat Rani bisa beradaptasi dengan cepat.

__ADS_1


Alif yang melihat hal itu hanya tersenyum senang karena melihat 2 wanita yang penting dalam hidupnya itu bisa akrab dengan cepat.


Papanya Alif yang baru datang dari luar kota langsung masuk ke rumah dan melihat itu Alif dan Mamanya sangat senang melihat itu. Papanya memang tidak datang bersamaan dengan Mamanya Alif karena masih ada tugas yang harus dia selesaikan.


"Pa kenapa ngk ngabarin kalau mau pulang kan bisa aku jemput", ucap Alif sambil menyalami papanya


"Papa sengaja ngk kasi tau kamu supaya jadi kejutan" ucap papanya Alif sambil menepuk bahu putranya.


"Kenalin Mas ini calon mantu kita itu loh temen masa kecilnya Alif waktu di kampung", ucap Mamanya Alif memperkenalkan Rani.


Rani menyalami papa nya Alif. "Rani, Om" ucap Rani.


"Jadi ini Rani yang selama bertahun tahun membuat kamu jadi tidak pernah kenalin cewek ke mama papa selama ini" ucap Papanya Alif yang tersenyum melihat putranya.


Rani dan Alif hanya bisa tersenyum mendengar godaan papanya itu.


Mereka kemudian ke meja makan dan makan siang bersama, setelah makan siang mereka kembali ke ruang Tamu untuk ngombrol.


Papanya Alif yang suka bercanda dan humoris membuat Rani tidak terlalu canggung meskipun Papanya Alif terlihat tegas tapi dia sangat ramah.


Rani sangat senang berada di antara keluarga Alif karena meskipun kaya mereka tidak suka merendahkan orang lain.


.................


Jangan lupa vote, like dan komen


Terima kasih

__ADS_1


__ADS_2